Home » 4 Film Indonesia di Penjara, Termasuk Ghost in the Cell

4 Film Indonesia di Penjara, Termasuk Ghost in the Cell

4 Film Indonesia di Penjara, Termasuk Ghost in the Cell

Indotify.com – Latar tempat sebuah film memegang peranan penting dalam membangun suasana dan cerita. Film terbaru dari Joko Anwar, Ghost in the Cell, yang mengambil latar di dalam penjara, berhasil menciptakan nuansa yang mencekam bagi penontonnya.

Namun, Ghost in the Cell bukanlah film Indonesia pertama yang menjadikan penjara sebagai latar utamanya. Sebelumnya, beberapa film lain juga telah mengeksplorasi suasana di balik jeruji besi. Berikut adalah empat film Indonesia yang berlatar penjara, termasuk yang terbaru.

1. The Raid 2: Berandal (2014)

Film ini melanjutkan kisah Rama (Iko Uwais) setelah selamat dari pertarungan sengit di film sebelumnya. Rama kemudian direkrut oleh Bunawar (Cok Simbara) untuk menyamar ke dalam kelompok mafia pimpinan Bangun (Tio Pakusadewo). Tujuannya adalah membongkar jaringan korupsi yang melibatkan polisi.

Rama terpaksa menyamar dan masuk ke dalam penjara. Di sana, ia bertemu dengan Ucok (Arifin Putra), anak dari Bangun. Dengan mendekati Ucok, Rama berharap bisa segera mendekati Bangun dan mengumpulkan bukti untuk menghancurkan sindikat korup tersebut.

2. Miracle in Cell No. 7 (2022)

Merupakan remake dari film Korea, versi Indonesia dari Miracle in Cell No. 7 mengisahkan Dodo Rozak (Vino G. Bastian), seorang pria dengan keterbatasan mental yang sangat menyayangi putrinya, Kartika (Graciella Abigail).

Kehidupan mereka yang sederhana namun penuh kasih berubah ketika Dodo dituduh melakukan pemerkosaan dan pembunuhan. Karena keterbatasannya, ia tidak dapat membela diri dan dijatuhi hukuman mati. Di dalam penjara, ia ditempatkan di sel nomor 7 bersama narapidana lainnya.

Melalui bantuan narapidana di sel nomor 7, Dodo berhasil menyelundupkan Kartika ke dalam penjara. Kedekatan dan kasih sayang antara ayah dan anak ini menyentuh para napi, membuat mereka meragukan tuduhan terhadap Dodo dan berupaya membantunya mencari keadilan.

3. Bangsal Isolasi (2024)

Film ini menceritakan Weni (Kimberly Ryder), seorang jurnalis muda yang menyamar sebagai narapidana. Tujuannya adalah mengungkap kebenaran di balik kematian adiknya, Ratna (Hanisah Halim), yang ditemukan tewas di sel yang dikenal angker.

Dengan bantuan seorang sipir penjara bernama Adit (Ibrahim Risyad), Weni berhasil masuk ke dalam penjara wanita. Di sana, ia harus beradaptasi dengan kehidupan narapidana dan berinteraksi dengan tahanan lain, termasuk Bella (Wulan Guritno), pemimpin geng yang ditakuti.

Selama penyamarannya, Weni menemukan banyak kejanggalan, terutama terkait dengan bangsal isolasi yang menyimpan lebih dari sekadar cerita mistis. Perlahan, berbagai permasalahan mulai terungkap dan membahayakan posisinya.

4. Ghost in the Cell (2026)

Ghost in the Cell mengambil latar di Lapas Labuhan Angsana, sebuah penjara yang dilanda korupsi, konflik antargeng, dan ketegangan antar narapidana. Keadaan menjadi lebih mengerikan dengan masuknya Dimas (Endy Arfian), seorang mantan jurnalis.

Kehadiran Dimas memicu serangkaian kejadian aneh dan teror supranatural. Kasus pembunuhan brutal dengan kondisi korban yang tidak wajar mulai terjadi. Seiring berjalannya waktu, rahasia kelam penjara tersebut mulai terkuak.

Ternyata, penjara itu dihantui oleh sosok gaib yang menargetkan individu dengan aura negatif. Dalam situasi terancam, para narapidana yang sebelumnya saling bermusuhan terpaksa mengubah sikap. Mereka harus menahan diri, berbuat baik, dan menjaga hati agar selamat dari ancaman gaib tersebut.

Baca juga: Momen Anisa Rahma Pertama Kali Bawa Anaknya Pulang Setelah Kebakaran

Keempat film Indonesia berlatar penjara ini menawarkan genre yang beragam, mulai dari aksi, drama, hingga horor dan thriller. Masing-masing menyajikan cerita yang menarik dan menegangkan di balik tembok penjara.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *