Home » Bos Epic Sindir Gaben Harga Steam Deck Naik, Gamer Murka

Bos Epic Sindir Gaben Harga Steam Deck Naik, Gamer Murka

Diorama.id – Kelangkaan memori global akibat dorongan adopsi AI oleh perusahaan teknologi memaksa perusahaan dengan perangkat keras yang lebih spesifik, seperti Valve, untuk melakukan penyesuaian harga.

Valve menaikkan harga Steam Deck OLED hingga lebih dari 300 USD dari harga semula. Pihak Valve menjelaskan bahwa kenaikan ini disebabkan oleh kelangkaan dan tingginya biaya komponen yang mereka butuhkan.

Namun, bos Epic Games, Tim Sweeney, tampaknya melihat situasi ini sebagai peluang untuk menyindir Valve dengan kembali melontarkan komentarnya.

Komentar Bos Epic Games Dirujak Gamer yang Bela Valve Soal Kenaikan Harga Steam Deck

Melalui platform media sosial X, Sweeney secara terbuka menyindir alasan di balik kenaikan harga Steam Deck OLED. Sindirannya ini ditujukan secara tidak langsung kepada Gabe Newell, atau yang akrab disapa Gaben.

Ia menyiratkan bahwa kenaikan harga tersebut bukanlah semata-mata karena peningkatan biaya produksi. Sebaliknya, Sweeney beranggapan bahwa kenaikan ini bertujuan agar pendiri Valve, Gabe Newell, dapat terus menikmati gaya hidup mewahnya, termasuk kepemilikan kapal superyacht Leviathan yang bernilai ratusan juta dolar.

Namun, alih-alih mendapatkan dukungan, komentar Sweeney justru menuai kritik dari banyak gamer. Sejumlah gamer menilai sindiran tersebut tidaklah tepat sasaran.

Beberapa pihak berpendapat bahwa Epic Games tidak berada dalam posisi yang kuat untuk mengkritik Valve. Hal ini mengingat Epic Games sendiri pernah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir, meskipun perusahaan tersebut tetap mencatat pendapatan yang solid.

Tidak sedikit pula gamer yang membandingkan reputasi kedua perusahaan tersebut. Gabe Newell dan Valve umumnya dipandang memiliki hubungan yang baik dengan karyawan serta komunitas gamer. Sementara itu, dukungan Tim Sweeney terhadap berbagai kebijakan industri, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara lebih agresif, juga menjadi sasaran kritik.

Baca juga: Acer Predator Atlas 8: Handheld Gaming PC Intel Arc 120Hz!

Secara implisit, gamer mengkritik bahwa kebijakan AI yang juga diadopsi oleh Epic Games turut berkontribusi pada mahalnya harga komponen PC. Hal ini terjadi akibat minimnya stok yang tersedia bagi perusahaan perangkat keras maupun konsumen secara global.

Hingga saat ini, Gabe Newell belum memberikan tanggapan resmi terkait sindiran tersebut. Kemungkinan besar, ia tidak akan menanggapinya, sebagaimana yang biasa ia lakukan.

Bagaimana menurut Anda? Apakah Gaben tetap unggul tanpa melakukan apa pun?


Baca artikel selengkapnya dari Ayyadana Akbar melalui tautan ini. Baca semua artikel editorial/wawancara/opini/listicle Diorama.id melalui tautan ini, dan baca semua ulasan video game/gadget/teknologi yang telah kami berikan melalui tautan ini.

Bergabunglah dengan Komunitas Discord kami melalui tautan ini, Anda dapat bertanya langsung kepada kami atau memberikan komentar tentang artikel dan konten kami di sana dengan menyebutkan admin (nama berwarna merah/oranye), kami tidak dapat menjawab dengan cepat tanpa penyebutan.

Untuk berita terkait video game PC/Konsol, ulasan game, siaran pers, dan segala hal yang berkaitan dengan teknologi game/PC, silakan hubungi saya di: [email protected].

Untuk iklan dan kerja sama bisnis dengan Diorama.id dan perusahaan induk kami Suaramerdeka.com, silakan kirimkan pertanyaan Anda ke: [email protected] atau lihat tautan ini untuk detail lebih lanjut (jika Anda perusahaan asing, Anda dapat menggunakan Google Translate karena situs web menggunakan bahasa Indonesia).

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *