Indotify.com – Aktor muda Joshia Frederico baru-baru ini mengungkapkan pengalaman uniknya yang ternyata memiliki kaitan erat dengan dunia esports. Ia terlibat dalam sebuah film drama yang berlatar belakang skena kompetitif tersebut.
Film yang dimaksud adalah Nobody Loves Kay. Cerita dalam film ini terinspirasi dari perjalanan karier seorang pemain profesional Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang dikenal luas, yaitu Kairi Rayosdelsol, yang merupakan bagian dari tim ONIC Esports.
Secara garis besar, Nobody Loves Kay mengisahkan perjuangan seorang pemain MLBB yang gigih dalam mengejar mimpinya. Ia bertekad untuk membuktikan bahwa menjadi pro player bukan sekadar khayalan belaka, melainkan sebuah pencapaian yang mungkin diraih.
Menariknya, kisah yang diangkat dalam film ini ternyata cukup menyentuh Joshia secara pribadi.
Perankan Sahabat Kay di Film
Dalam film Nobody Loves Kay, Joshia Frederico didapuk untuk memerankan karakter bernama Aurelio. Aurelio digambarkan sebagai salah satu sahabat terdekat dari tokoh utama, Kay.
Kehadiran Aurelio dalam cerita menjadi elemen penting yang menemani dan mendukung Kay dalam setiap langkah perjuangannya. Karakter ini merepresentasikan pentingnya dukungan dari lingkungan terdekat.
Lebih dari sekadar sahabat, Aurelio dan karakter-karakter lain dalam film ini turut membangun narasi yang kompleks. Film ini secara apik menampilkan bagaimana jalinan persahabatan, dorongan ambisi, serta tekanan yang dihadapi di dunia esports, semuanya dapat memengaruhi perjalanan seorang individu.
Peran para aktor muda berbakat lainnya juga turut memperkaya film ini. Nama-nama seperti Bima Azriel, Rey Bong, dan Aurora Ribero turut menjadi bagian dari proyek ini. Bersama-sama, mereka menciptakan dinamika cerita yang kuat tentang impian dan perjuangan anak muda di era modern.
Pengalaman Pribadi yang Relate dengan Cerita Film
Saat sesi wawancara dengan awak media di ONIC STF, Joshia berbagi pandangannya mengenai keterlibatannya dalam film ini. Ia mengaku bahwa dirinya memiliki sifat yang sangat kompetitif dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat kompetisi ini tidak hanya ia tunjukkan dalam dunia akting, tetapi juga merambah ke berbagai aktivitas lain yang ia jalani. Termasuk di dalamnya adalah olahraga dan tentu saja, bermain game.
“Kalau di kehidupan asli gue, lebih tepatnya gue nih orang kompetitif banget. Di basket, di Mobile Legends maupun game–game lainnya tuh gue pengen berusaha maksimal,” ungkap Joshia.
Pengakuannya ini semakin diperkuat dengan cerita masa lalunya. Joshia membeberkan bahwa ia tidak asing dengan dunia kompetitif game.
Baca juga: Manay Menjabat sebagai Analis EVOS Divine di FFWS SEA 2026
“Nah kebetulan memang gue main Mobile Legends dan gue emmang dulu sempat ikut turnamen offline, terus sempat hampir mau ikut trial di salah satu tim esports,” tambahnya.
Pengalaman mengikuti kompetisi offline dan hampir mengikuti seleksi untuk bergabung dengan tim esports profesional ini, meskipun ia tidak merinci tim mana yang dimaksud, membuatnya merasa sangat terhubung dengan alur cerita film Nobody Loves Kay.
Rasa “relate” ini tentu saja menjadi nilai tambah tersendiri bagi Joshia dalam mendalami perannya sebagai Aurelio. Ia bisa lebih memahami motivasi dan tekanan yang dihadapi oleh karakter yang ia perankan.
Selain pengalaman pribadi yang membuatnya merasa dekat dengan cerita film, Joshia juga mengungkapkan rasa senangnya dapat menjadi bagian dari proyek ini. Salah satu alasan utamanya adalah kesempatan untuk bertemu langsung dengan Kairi Rayosdelsol.
“Senang bisa ikut film ini. Apalagi bisa ketemu Kairi,” ujar Joshia dengan antusias.
Dengan perpaduan antara cerita yang sangat relevan dengan fenomena esports saat ini dan didukung oleh penampilan aktor-aktor muda berbakat, film Nobody Loves Kay diharapkan dapat memberikan sudut pandang baru. Film ini diharapkan mampu menginspirasi banyak anak muda tentang arti perjuangan dalam meraih mimpi di era digital.
Para penggemar film dan dunia esports dapat menantikan penayangan Nobody Loves Kay. Film ini dijadwalkan akan tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia mulai tanggal 4 Juni 2026.
Siapa Joshia Frederico di film Nobody Loves Kay?
Joshia Frederico memerankan karakter Aurelio, salah satu sahabat dekat Kay yang menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup sang tokoh utama.
Film Nobody Loves Kay terinspirasi dari siapa?
Film ini terinspirasi dari perjalanan karier pro player Mobile Legends Kairi Rayosdelsol dari tim ONIC Esports.
Apakah Joshia Frederico juga bermain Mobile Legends di kehidupan nyata?
Ya, Joshia mengaku sering bermain Mobile Legends dan bahkan pernah mengikuti turnamen offline serta hampir mengikuti kualifikasi untuk masuk ke tim esports.
Kapan film Nobody Loves Kay tayang di bioskop?
Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026.

Leave a Reply