Home » MacBook Air M5 Indonesia: Baterai 18 Jam, AI Makin Ngebut

MacBook Air M5 Indonesia: Baterai 18 Jam, AI Makin Ngebut

Diorama.id – Apple secara resmi telah menghadirkan MacBook Air M5 ke pasar Indonesia. Peluncuran global produk ini sendiri telah dilakukan pada Maret 2026.

Perangkat laptop terbaru dari Apple ini mulai dapat dijumpai di berbagai distributor resmi di tanah air sejak Jumat, 22 Mei 2026. Namun, pada tahap awal peluncurannya, pasar Indonesia baru kedatangan varian dengan ukuran layar 13 inci.

Perlu dicatat bahwa secara global, Apple merilis MacBook Air M5 dalam dua pilihan ukuran layar, yaitu 13 inci dan 15 inci.

Menariknya, semua pilihan warna yang tersedia untuk MacBook Air M5 tetap dihadirkan di Indonesia. Pilihan warna tersebut meliputi Midnight, Sky Blue, Starlight, Space Grey, dan Silver.

Harga MacBook Air M5 di Indonesia

MacBook Air M5 dengan layar 13 inci hadir dalam beberapa konfigurasi pilihan RAM dan kapasitas penyimpanan.

Berikut adalah rincian harga resminya di Indonesia:

  • MacBook Air M5 13 inci (10-core CPU, 8-core GPU, RAM 16GB, SSD 512GB): Rp 20.499.000
  • MacBook Air M5 13 inci (10-core CPU, 10-core GPU, RAM 16GB, SSD 1TB): Rp 23.999.000
  • MacBook Air M5 13 inci (10-core CPU, 10-core GPU, RAM 24GB, SSD 1TB): Rp 27.499.000

Varian tertinggi yang saat ini tersedia di Indonesia dilengkapi dengan RAM hingga 24GB dan penyimpanan SSD sebesar 1TB.

Baca juga: Lokasi Chest Wizard Alchemy: Panduan Lengkap

Fokus Baru Apple: Lebih dari Sekadar Tipis

Selama ini, MacBook Air dikenal sebagai laptop yang tipis dan ideal untuk produktivitas ringan. Namun, dengan kehadiran generasi M5, Apple tampaknya mengarahkan perangkat ini menjadi laptop AI yang portabel.

Chip M5 yang disematkan pada laptop ini dilengkapi dengan CPU 10-core dan GPU hingga 10-core. Apple mengklaim bahwa performa AI pada MacBook Air M5 mampu meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Peningkatan performa ini difokuskan untuk berbagai kebutuhan komputasi AI, seperti rendering model 3D, pengolahan gambar, hingga menjalankan large language model (LLM) secara langsung di perangkat, tanpa ketergantungan penuh pada layanan cloud.

Hal ini menunjukkan keseriusan Apple dalam mengintegrasikan tren kecerdasan buatan ke dalam lini laptop konsumennya, tidak hanya terbatas pada perangkat profesional.

Kapasitas Penyimpanan Kini Lebih Besar

Salah satu perubahan signifikan yang patut diperhatikan adalah kapasitas penyimpanan bawaan yang kini dimulai dari SSD 512GB.

Sebelumnya, lini MacBook Air masih menggunakan penyimpanan dasar 256GB, yang seringkali dianggap kurang memadai untuk standar laptop modern.

Apple tampaknya menyadari kebutuhan pengguna yang kini semakin sering bekerja dengan file AI, video, serta konten berukuran besar.

Layar Liquid Retina dan macOS Tahoe

MacBook Air M5 dibekali dengan layar Liquid Retina berukuran 13,6 inci. Layar ini menawarkan tingkat kecerahan hingga 500 nits dan mendukung tampilan satu miliar warna.

Apple juga tetap mempertahankan desain notch khas MacBook untuk menempatkan kamera 12MP yang mendukung fitur Center Stage dan Desk View.

Dari segi audio, laptop ini mendukung teknologi Spatial Audio dan Dolby Atmos untuk pengalaman suara yang lebih imersif.

MacBook Air M5 menjalankan sistem operasi macOS Tahoe. Sistem operasi ini telah dilengkapi dengan berbagai fitur Apple Intelligence, seperti Live Translation di iMessage, pintasan berbasis AI, hingga pengelompokan otomatis di aplikasi Reminders.

Untuk konektivitas, laptop ini mendukung standar WiFi 7 dan Bluetooth 6. Selain itu, tersedia dua port Thunderbolt 4, pengisian daya MagSafe, dan jack audio 3,5 mm.

Apple mengklaim bahwa daya tahan baterai MacBook Air M5 mampu mencapai hingga 18 jam dalam sekali pengisian daya.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *