Home » Aegis Force The Scorian War: RPG Taktis Klasik Unik

Aegis Force The Scorian War: RPG Taktis Klasik Unik

Diorama.id – Mencari permata tersembunyi di genre RPG indie memang seringkali memerlukan proses coba-coba, karena pengalaman yang didapat tidak selalu sesuai dengan selera pribadi.

Namun, ketika Anda menemukannya, rasa penasaran akan semakin mendalam, terutama jika game tersebut menyediakan demo yang membuat Anda ingin segera mengetahui kelanjutannya.

Perasaan inilah yang saya alami saat mencoba demo Aegis Force The Scorian War, sebuah game yang dikembangkan oleh Deseret Game Studio.

Mencoba Aegis Force The Scorian War – Tactical RPG Klasik Unik

Awalnya, saya menduga game ini hanyalah game turn-based tactical RPG biasa, di mana Anda akan bernavigasi melalui menu atau world map ala Final Fantasy Tactics.

Namun, begitu saya memasuki sesi pertempuran, saya merasakan perbedaan yang cukup signifikan.

Dengan balutan grafis piksel dan tampilan 2.5D, yang mengingatkan pada Ragnarok Online namun dengan karakter piksel dan lingkungan 3D penuh, Aegis Force The Scorian War justru menawarkan pengalaman khas JRPG klasik.

Anda dapat menjelajahi berbagai lokasi, menggerakkan karakter untuk mengungkap misteri dunia, membuka dan menghancurkan peti serta kotak kayu untuk mendapatkan item, hingga terlibat dalam pertempuran tactical RPG yang menurut saya sangat unik.

Deseret Games Studios

Deseret Games Studios

Berbeda dengan kebanyakan game tactical RPG yang berfokus pada menu atau perintah, di Aegis Force The Scorian War, Anda dapat menggerakkan karakter layaknya saat eksplorasi. Ini berarti Anda bisa bergerak tanpa perlu point and click, melainkan lebih kepada pergerakan dan serangan langsung.

Untuk aspek lainnya, saya rasa tidak jauh berbeda dengan game tactical RPG pada umumnya. Anda memiliki opsi untuk menyerang, menggunakan skill, atau item.

Deseret Games Studios

Deseret Games Studios

Meskipun demikian, saya merasa ada beberapa aspek dalam pertempuran yang perlu diperbaiki. Mulai dari probabilitas terkena status efek poison dari musuh yang terasa terlalu sering dan seolah 100% pasti mengenai karakter Anda. Animasi kerusakan yang muncul terlalu cepat dan desain angka kerusakan yang kurang menarik perhatian.

Selain itu, pilihan untuk menggunakan item atau skill terasa terlalu terbatas pada tombol arah atas dan bawah, dibandingkan dengan kebebasan memilih di area pertempuran.

Saat pertempuran berlangsung, Anda juga tidak dapat melihat sisa potion yang Anda miliki ketika menggunakannya. Padahal, informasi ini sangat krusial tidak hanya untuk strategi pertempuran, tetapi juga untuk manajemen item secara keseluruhan.

Kamu nggak bisa liat berapa sisa potionmu, kamu juga cuman bisa memilih menggunakan tombol atas dan bawah untuk mengarahkan penggunaan potion / Deseret Games Studios

Anda tidak bisa melihat sisa potion Anda, dan hanya bisa memilih menggunakan tombol atas dan bawah untuk mengarahkan penggunaan potion / Deseret Games Studios

Namun, jika berbicara mengenai tingkat kesulitan, musuh dalam demo Aegis Force The Scorian War terasa mudah dari segi strategi, terutama bagi Anda yang sudah terbiasa dengan genre ini. Jauh lebih mudah dibandingkan beberapa game serupa seperti Final Fantasy Tactics atau XCOM.

Hanya saja, Anda mungkin perlu sedikit waktu untuk beradaptasi karena giliran dalam game ini tidak dibagi secara jelas antara sekutu dan musuh. Giliran bisa bergantian antara karakter Anda, lalu musuh, kemudian karakter Anda lagi, dan seterusnya.

Untuk aspek eksplorasi, Anda akan disuguhkan keindahan dunia 3D yang dirancang dengan penuh elemen penjelajahan.

Deseret Games Studios

Deseret Games Studios

Anda akan melihat tidak hanya hutan lebat yang hijau, perbukitan terjal, hingga air terjun yang memukau. Skala dunianya yang luas memungkinkan Anda melihat betapa besar dan luasnya dunia tanpa harus berpindah antar wilayah.

Selain itu, terdapat juga beberapa kamp musuh yang tersebar di seluruh dunia, yang juga menyimpan banyak rahasia.

Eksplorasinya terasa sederhana dan minimalis, sehingga memudahkan pemain baru dalam genre RPG untuk segera memahami cara menjelajahinya.

Dunia yang kamu lihat di sini masih satu wilayah dari banyaknya screenshot yang kami bagikan sebelumnya / Deseret Games Studios

Dunia yang Anda lihat di sini masih satu wilayah dari banyaknya screenshot yang kami bagikan sebelumnya / Deseret Games Studios

Lebih dari itu, dari segi cerita, narasi disajikan dengan cukup rapi dan tidak bertele-tele. Anda akan berperan sebagai Callon yang sedang menyamar dalam misi pengiriman senjata, sebelum akhirnya dijebak oleh beberapa monster dan harus mengejar mereka hingga ke ujung peta.

Meskipun saya pribadi kurang memahami konteks cerita sepenuhnya, kemungkinan karena demo ini berada di tengah konflik yang belum jelas. Saya juga kurang menyukai adanya narator yang hanya membaca di awal tanpa adanya voice actor di bagian selanjutnya, yang menurut saya cukup disayangkan.

Beberapa elemen humor yang disisipkan juga cukup menghibur, meskipun saya sudah mengenali tipe humor seperti ini yang terlalu sering digunakan, sehingga tidak lagi mengejutkan.

Deseret Games Studios

Deseret Games Studios

Sayangnya, saya tidak dapat melanjutkan permainan karena masih banyak bug yang mengganggu progres cerita dan pengalaman bermain.

Karakter saya sempat terjebak di antara pepohonan dan tidak bisa bergerak keluar. Ketiadaan fitur auto save juga membuat bug seperti ini, jika terjadi, tidak dapat diatasi dengan memuat ulang dari auto save, melainkan harus mengulang dari awal.

Saya sempat terjepit di pohon ini, nggak bisa jalan sama sekali / Deseret Games Studios

Saya sempat terjebak di pohon ini, tidak bisa jalan sama sekali / Deseret Games Studios

Masalah lain dalam game ini juga terkait dengan karakter teman Anda saat eksplorasi. Mereka akan menghalangi pergerakan Anda dan tidak dibuat menjadi tidak terlihat saat Callon berjalan melewati mereka.

Akibatnya, jika karakter teman Anda mengikuti di sela-sela batu atau pohon tepat di belakang Anda, Anda secara otomatis tidak dapat keluar karena jalan Anda terhalang oleh karakter Anda sendiri.

Saya juga mengalami bug saat ingin mengambil kunci dengan memasuki gua. Di mana saat itu, cerita tidak dapat dilanjutkan setelah salah satu karakter mengatakan “musuhnya di sana”.

Tentu saja, saya berharap saat perilisan pada tahun 2026 mendatang, Aegis Force The Scorian War akan tampil lebih baik, mengingat potensi besar yang ditawarkan oleh game ini.

Terutama bagi Anda yang menyukai tactical JRPG atau RPG yang mudah dimainkan tanpa perlu berpikir terlalu keras.

Deseret Games Studios

Deseret Games Studios

Bagi Anda yang ingin mencoba demonya, dapat langsung mengklik tautan berikut untuk menuju laman Steam dan mengunduhnya.

Baca juga: The Toll Keeper Story 1998: Kisah Tragis Sejarah dari Penjaga Tol

Anda juga dapat menambahkan game ini ke daftar keinginan Anda melalui tautan berikut jika tertarik setelah memainkan demonya.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *