Home » Harga Steam Deck OLED Naik: Valve Ungkap Penyebab Komponen Mahal

Harga Steam Deck OLED Naik: Valve Ungkap Penyebab Komponen Mahal

Diorama.id – Pasokan komponen PC saat ini mengalami kelangkaan signifikan. Fenomena ini dipicu oleh lonjakan permintaan dari industri kecerdasan buatan (AI) yang masif, di mana banyak perusahaan teknologi besar membangun pusat data yang menguras hampir seluruh stok memori global.

Situasi yang diprediksi akan berlanjut hingga tahun 2030 ini memaksa perusahaan teknologi yang tidak memiliki modal sebesar raksasa seperti Microsoft atau NVIDIA untuk menghadapi kenyataan pahit. Prioritas mereka kini harus bergeser demi menjaga keberlangsungan bisnis, bahkan jika itu berarti harus menyesuaikan harga produk untuk pelanggan.

Salah satu perusahaan yang terdampak adalah Valve, pemilik platform distribusi game PC terbesar di dunia, Steam. Selain dikenal sebagai distributor game, Valve juga aktif dalam pengembangan produk elektronik dan perangkat keras yang berkaitan dengan dunia video game dan PC.

Produk-produk seperti Steam Deck dan Steam Machine merupakan dua contoh perangkat keras PC andalan yang dikembangkan oleh Valve.

Kenaikan Harga Steam Deck OLED Disebabkan Lonjakan Biaya Komponen PC

Dengan biaya komponen yang terus meroket, Valve terpaksa menaikkan harga jual produk mereka, terutama untuk model Steam Deck OLED varian 1 TB. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap tekanan ekonomi yang dihadapi perusahaan.

Valve mengumumkan kenaikan harga untuk Steam Deck OLED 1 TB, yang sebelumnya dibanderol seharga 649 USD, kini menjadi 949 USD. Sementara itu, model OLED 512 GB mengalami kenaikan dari 549 USD menjadi 789 USD. Kenaikan ini terbilang cukup signifikan, mencapai 340 USD.

Baca juga: Kapan Komdigi Tertibkan Judol Setelah PP Tunas?

Steam Deck OLED / Valve

Steam Deck OLED / Valve

Kenaikan harga ini cukup mengejutkan, mengingat Steam Deck selama ini dikenal sebagai salah satu konsol PC gaming portabel yang menawarkan harga yang relatif kompetitif di pasaran.

Valve menjelaskan bahwa kenaikan harga ini merupakan akibat langsung dari meningkatnya biaya produksi komponen, termasuk memori dan penyimpanan (storage). Selain itu, tantangan logistik global yang masih berlanjut juga turut memengaruhi industri perangkat keras secara keseluruhan. Dengan kata lain, mahalnya harga komponen kini mulai berdampak langsung pada harga produk yang sampai ke tangan konsumen.

Kondisi ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen terkait harga Steam Machine terbaru dari Valve. Hingga saat ini, belum ada pengumuman harga resmi untuk perangkat tersebut, meskipun kabarnya jadwal rilisnya sudah semakin dekat.

Sebelumnya, Valve sendiri sempat menyatakan bahwa mereka masih dalam tahap evaluasi harga untuk perangkat tersebut, juga karena alasan biaya komponen yang meningkat.

Menariknya, saat pertama kali diperkenalkan, banyak prediksi yang menyebutkan bahwa Steam Machine kemungkinan akan dibanderol di kisaran 700 USD. Namun, setelah melihat kenaikan harga Steam Deck ini, banyak pihak kini mulai berspekulasi bahwa harga final Steam Machine bisa saja menembus angka 1000 USD atau bahkan lebih.

Bagaimana dengan Anda? Dengan kenaikan harga Steam Deck OLED ini, apakah Anda masih berencana untuk membelinya, atau akan menunda pembelian hingga situasi harga komponen membaik, mungkin sekitar tahun 2030?

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *