Diorama.id – Bagi para penggemar game yang mengikuti perkembangan industri sejak era THQ, nama 1666 Amsterdam tentu tidak asing lagi.
Proyek ambisius ini sempat menjadi salah satu misteri terbesar dalam dunia game setelah dibatalkan lebih dari satu dekade lalu. Peluncurannya tertunda sebelum sempat diperlihatkan secara menyeluruh kepada publik.
Kini, dalam gelaran Summer Game Fest 2026, Patrice Désilets, sang kreator di balik seri Assassin’s Creed yang legendaris, akhirnya mengumumkan kabar gembira mengenai kebangkitan proyek tersebut.
Kreator Assassin’s Creed Akhirnya Ungkap Gameplay Perdana 1666 Amsterdam dan Lepas Prolog Gratis yang Bisa Kamu Mainkan
Melalui studio yang ia dirikan, Panache Digital, Désilets mengonfirmasi bahwa 1666 Amsterdam akan segera memasuki fase Early Access tahun ini.
Tidak berhenti di situ, para pemain kini sudah dapat mencoba prolog game ini secara gratis. Dengan durasi sekitar 30 menit, prolog ini tersedia melalui platform Steam dan Epic Games Store, menawarkan sebuah perkenalan mendalam terhadap dunia dan narasi yang sedang dibangun.
Perjalanan pengembangan 1666 Amsterdam sendiri terbilang sangat panjang dan penuh liku. Awalnya, game ini dikembangkan di THQ Montreal pada tahun 2014. Namun, proyek tersebut terhenti akibat kebangkrutan perusahaan induknya, THQ.
Hak cipta atas proyek ini kemudian beralih ke Ubisoft, yang pada akhirnya memutuskan untuk membatalkannya. Setelah melalui serangkaian proses hukum yang rumit dan memakan waktu, Patrice Désilets akhirnya berhasil mendapatkan kembali hak atas game tersebut.
Kini, dengan tim barunya, ia melanjutkan pengembangan 1666 Amsterdam.
Menurut penuturan sang kreator, tim yang kini beranggotakan hampir 70 orang ini telah mendedikasikan enam tahun terakhir untuk fokus membangun game ini. Mereka memilih pendekatan yang berbeda, tanpa merilis trailer palsu atau demo yang belum matang untuk tujuan pemasaran.
Prioritas mereka adalah menciptakan pengalaman bermain yang benar-benar dapat dinikmati sejak awal pengembangan, sebelum akhirnya siap untuk diperlihatkan kepada publik.
1666 Amsterdam menawarkan sebuah pengalaman unik dengan menggabungkan tiga periode waktu yang berbeda: tahun 1666, tahun 1999, dan masa kini. Alur ceritanya berpusat pada sekelompok entitas misterius yang dikenal sebagai ‘Originals’. Kelompok ini dikisahkan telah hidup berdampingan dengan manusia selama berabad-abad.
Pemain akan mengikuti perjalanan karakter bernama Noa Brooklyn. Ia berinteraksi dengan Aaron, seorang pria dari tahun 1999 yang kini melihat dunia melalui perspektif yang tidak biasa, yaitu sebagai seekor kucing.
Premis cerita yang terdengar sangat orisinal ini menunjukkan bahwa proyek lama yang sempat dianggap telah mati ini akhirnya mendapatkan kesempatan kedua untuk bersinar.
Bagaimana menurutmu? Apakah proyek ambisius dari kreator Assassin’s Creed ini akan masuk dalam daftar game yang kamu nantikan?
Baca artikel selengkapnya dari Ayyadana Akbar di tautan ini. Jelajahi semua artikel editorial/wawancara/opini/listicle dari Diorama.id di tautan ini, dan baca semua ulasan kami tentang video game/gadget/teknologi di tautan ini.
Bergabunglah dengan Komunitas Discord kami di tautan ini. Anda dapat bertanya langsung kepada kami atau memberikan komentar tentang artikel dan konten kami di sana dengan menyebutkan admin (nama berwarna merah/oranye). Kami tidak dapat merespons dengan cepat tanpa penyebutan.
Untuk berita terkait video game PC/Konsol, ulasan game, siaran pers, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan teknologi gaming/PC, silakan hubungi saya di: [email protected].
Untuk iklan dan kerja sama bisnis dengan Diorama.id dan perusahaan induk kami Suaramerdeka.com, silakan kirimkan pertanyaan Anda ke: [email protected] atau lihat tautan ini untuk detail lebih lanjut (jika Anda perusahaan asing, Anda dapat menggunakan Google Translate karena situs web menggunakan bahasa Indonesia).

Leave a Reply