Indotify.com – Setelah cukup lama membuat para penggemar penasaran, Stranger Than Heaven akhirnya memperlihatkan cuplikan gameplay terbaru berdurasi delapan menit yang memberikan gambaran lebih jelas mengenai arah yang diambil oleh Ryu Ga Gotoku Studio.
Dari video tersebut terlihat bahwa game ini tidak lagi sepenuhnya mengikuti formula yang selama ini dikenal lewat seri Like a Dragon, melainkan menghadirkan sistem pertarungan baru yang jauh lebih teknis dan menuntut kemampuan pemain.
Perubahan terbesar terlihat pada mekanisme combat yang dibangun ulang dari nol. Berbeda dari game sebelumnya, pemain kini dapat mengendalikan sisi kiri dan kanan tubuh karakter secara terpisah. Pendekatan ini memungkinkan terciptanya berbagai kombinasi serangan, pertahanan, hingga gerakan menghindar yang lebih variatif dan ekspresif.
Keunikan tersebut juga tercermin dari tata letak kontrol yang digunakan. Tombol LB dan LT (atau L2 dan L1) berfungsi untuk melancarkan serangan menggunakan bagian kiri tubuh, sedangkan RB dan RT (atau R2 dan R1) digunakan untuk menyerang dengan sisi kanan tubuh. Masing-masing tombol memiliki fungsi berbeda, mulai dari light attack hingga pukulan heavy attack.
Sistem ini membuat pemain tidak hanya menekan kombinasi tombol secara berulang, tetapi juga harus mempertimbangkan gerakan apa yang akan dilakukan oleh masing-masing sisi tubuh dalam situasi tertentu. Hal ini menjadikan setiap pertarungan terasa lebih strategis dan membutuhkan pemikiran cepat dari pemain.
Karena itu, Stranger Than Heaven tidak hanya mengandalkan statistik karakter atau combo panjang sebagai penentu kemenangan. Sebaliknya, game ini lebih menekankan kemampuan pemain dalam membaca pergerakan lawan dan menyesuaikan strategi selama pertarungan berlangsung. Musuh yang pada awalnya tampak terlalu kuat pun perlahan dapat ditaklukkan setelah pemain memahami pola serangan mereka dan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menyerang maupun bertahan.
Hal tersebut membuat posisi, timing, dan improvisasi menjadi faktor yang sangat penting. Cuplikan gameplay menunjukkan bagaimana gerakan tubuh bagian atas dan bawah dapat dipadukan untuk menghasilkan serangan maupun manuver menghindar yang tidak biasa, sehingga setiap pertempuran terasa lebih dinamis dan tidak mudah ditebak. Kemampuan untuk melakukan serangan simultan dari kedua sisi tubuh membuka potensi taktis yang belum pernah ada sebelumnya.
Pendekatan tersebut membuat Stranger Than Heaven terasa seperti game aksi berbasis keterampilan, di mana kemenangan diperoleh melalui proses belajar dan penguasaan mekanik, bukan sekadar meningkatkan level karakter. Dengan identitas yang semakin berbeda dari seri Like a Dragon, proyek terbaru Ryu Ga Gotoku Studio ini berpotensi menjadi salah satu game paling ambisius yang pernah mereka ciptakan.

Leave a Reply