Home » Onimusha Way of the Sword: Lokasi Keramat Jepang Hidup Kembali di Game Capcom

Onimusha Way of the Sword: Lokasi Keramat Jepang Hidup Kembali di Game Capcom

Indotify.com – Demi menghadirkan pengalaman yang imersif dan otentik, pengembang game seringkali berupaya keras untuk mereplikasi latar sejarah dalam karya mereka. Capcom, khususnya dalam pengembangan game terbarunya, Onimusha: Way of the Sword, tampaknya telah mengalokasikan sumber daya yang signifikan untuk menghidupkan kembali elemen-elemen kunci dari legenda dan sejarah Jepang kuno.

Dedikasi ini terlihat tidak hanya pada upaya pengembang untuk mendapatkan hak penggunaan wajah mendiang aktor legendaris Toshiro Mifune sebagai karakter Miyamoto Musashi, yang memakan waktu hingga dua tahun. Upaya serupa juga dicurahkan dalam perancangan lingkungan dan lokasi-lokasi yang hadir dalam permainan.

Onimusha: Way of the Sword sendiri mengambil latar di Kyoto pada era Edo, namun dengan sentuhan fantasi gelap yang khas. Dalam game ini, pemain akan menjelajahi sejumlah tempat bersejarah yang memang ada di dunia nyata. Salah satu contoh yang telah diperlihatkan melalui demo terbaru adalah Kuil Kiyomizu-dera, sebuah ikon arsitektur Jepang yang terkenal.

Namun, yang lebih menarik perhatian adalah sebuah lokasi yang bahkan lebih jarang diakses oleh publik. Sutradara game, Satoru Nihei, bersama dengan produser Akihito Kadowaki, mengungkapkan bahwa tim mereka telah merekonstruksi sebuah sumur yang terletak di kompleks Kuil Rokudo Chinno-ji, yang juga berlokasi di Kyoto.

Tempat ini memiliki makna historis dan spiritual yang mendalam dalam cerita rakyat Jepang. Keberadaan sumur tersebut telah dikenal sejak Abad Pertengahan sebagai “pintu menuju neraka”. Menurut legenda yang beredar, Ono no Takamura, seorang pejabat dan penyair terkemuka dari era Heian, konon menggunakan sumur ini setiap malam.

Dalam legenda tersebut, Ono no Takamura dikatakan mengunjungi kerajaan Enma, penguasa alam baka dalam kepercayaan Buddha, sebelum akhirnya kembali ke dunia manusia saat fajar menyingsing. Legenda ini memberikan nuansa mistis yang kuat pada lokasi tersebut.

Rokudo Chinno ji Temples berserta sumur keramatnya dihidupkan kembali dalam game Onimusha Way of the Sword

Area di sekitar kuil Rokudo Chinno-ji juga memiliki keterkaitan historis yang signifikan. Dahulu, wilayah ini berada di dekat area kremasi kuno. Hal ini menjadikan tempat tersebut dipandang oleh masyarakat Jepang kuno sebagai batas yang memisahkan antara dunia orang hidup dan alam kematian.

Pemilihan latar seperti ini dinilai sangat sesuai dengan nuansa supranatural dan horor yang selama ini menjadi ciri khas dari seri Onimusha. Tim pengembang ingin pemain merasakan atmosfer tempat-tempat yang selama ini hanya dikenal melalui cerita dan legenda.

Proses untuk mendapatkan izin dan informasi mengenai sumur keramat di Kuil Rokudo Chinno-ji ternyata tidak mudah. Capcom, karena khawatir dianggap tidak sopan jika menghubungi pihak kuil secara langsung, sampai harus meminta bantuan dari pemerintah Kota Kyoto untuk memfasilitasi proses tersebut. Meskipun lokasi aslinya tertutup bagi wisatawan umum, tim pengembang berupaya keras untuk merekonstruksinya dengan detail setepat mungkin.

Upaya ini menunjukkan komitmen Capcom untuk memberikan pengalaman bermain yang tidak hanya seru secara gameplay, tetapi juga kaya akan nilai sejarah dan budaya. Pengembang ingin pemain benar-benar tenggelam dalam dunia Onimusha yang sarat dengan legenda Jepang.

Onimusha: Way of the Sword dijadwalkan untuk dirilis pada tanggal 25 September 2026. Game ini akan tersedia untuk platform PC melalui Steam, serta konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X|S. Bagi para penggemar yang sudah tidak sabar, demo gratis dari game ini kini sudah tersedia. Demo ini memberikan kesempatan bagi pemain untuk secara langsung merasakan bagaimana Capcom berhasil menghidupkan kembali berbagai lokasi bersejarah yang kaya akan kisah mistis dari Jepang.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *