Home » Digimon Story Time Stranger: Review Veteran & Pemula

Digimon Story Time Stranger: Review Veteran & Pemula

Diorama.id – Jika berbicara tentang game monster taming yang terus berinovasi, Digimon menjadi salah satu nama yang tak bisa dilewatkan.

Dimulai dari konsep virtual pet ala Tamagotchi, Digimon telah berkembang pesat menjadi anime, permainan kartu, hingga video game yang dikenal luas.

Fokus utama dari setiap game Digimon adalah pada aspek melatih, mengembangkan, dan mengoleksi Digimon untuk kemudian bertarung melawan Digimon liar atau tamer lainnya.

Dengan premis gameplay seperti ini, wajar jika sebagian besar game Digimon menawarkan kebebasan dalam hal pengembangan dan pembiakan Digimon.

Namun, berbeda dengan franchise lain, Digimon lebih dikenal melalui anime dan video game-nya. Hal ini mendorong Bandai Namco, sebagai pemegang lisensi, untuk terus berinovasi dalam setiap seri utama baru agar tetap terasa segar.

Mengingat banyak penggemar Digimon yang kini telah beranjak dewasa dan bahkan menjadi orang tua, Bandai Namco telah lama tidak merilis seri utama baru yang kembali menekankan pada elemen monster tamer, kebebasan, dan pengembangan Digimon.

Digimon Survive menjadi salah satu contoh inovasi seri ini, di mana Bandai Namco mencoba eksperimen dengan memadukan genre tactical RPG dengan fokus utama pada narasi bergaya novel visual. Sayangnya, game ini kurang memberikan penekanan pada kebebasan pengembangan Digimon dan lebih terfokus pada alur cerita yang linear.

Namun, berbeda dengan Digimon Story Time Stranger. Meskipun ini adalah seri ketiga, game ini merupakan bagian dari seri Digimon Story yang sangat dinantikan oleh banyak penggemar, berkat kembalinya fitur-fitur utama yang menjadi ciri khas Digimon.

Dengan basis penggemar yang kini semakin matang, Digimon Story Time Stranger seolah menjadi jembatan yang menghubungkan para pemain lama dengan mereka yang baru mengenal Digimon.

Skalanya yang luas memberikan pengalaman nostalgia bagi tim kami yang berkesempatan mereviewnya, sekaligus menghadirkan sensasi layaknya menonton anime Digimon jadul di era keemasan Tai dan kawan-kawannya.

Lantas, bagaimana pengalaman kami selama lebih dari 50 jam menamatkan Digimon Story Time Stranger? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel ini.

Review Digimon Story Time Stranger – Veteran Suka, Player Baru Bakal Kenalan

Agen Rahasia Penyelidik Anomali

Kamu bisa pilih Dan Yuki sebagai protagonis / Bandai Namco

Kamu bisa pilih Dan Yuki sebagai protagonis / Bandai Namco (Bandai Namco)

Digimon Story Time Stranger menempatkan Anda sebagai Dan Yuki atau Kanan Yuki (pemain dapat memilih karakter yang diinginkan) yang berperan sebagai agen dari organisasi rahasia bernama ADAMAS. Misi Anda adalah menginvestigasi fenomena anomali yang terjadi di dunia nyata, khususnya di Tokyo, Jepang.

Atau Kanan Yuki sebagai protagonis, tenang, kamu bisa ganti karakter kalo nggak suka karakter cowok atau cewek di in-game nantinya / Bandai Namco

Atau Kanan Yuki sebagai protagonis, tenang, kamu bisa ganti karakter kalo nggak suka karakter cowok atau cewek di in-game nantinya / Bandai Namco (Bandai Namco)

Tugas pertama Anda membawa Anda ke distrik Shinjuku, di mana sebagian wilayahnya dibatasi oleh tembok besar yang masih dirahasiakan oleh pemerintah Jepang.

Misimu adalah mencari anomali yang terjadi di Shinjuku, ada tembok besar di depan, apa yang disembunyikan? / Bandai Namco

Misimu adalah mencari anomali yang terjadi di Shinjuku, ada tembok besar di depan, apa yang disembunyikan? / Bandai Namco (Bandai Namco)

Investigasi Anda kemudian membawa Anda ke sebuah ruang bawah tanah yang disegel. Di sana, Anda menemukan musuh baru yang dikenal sebagai Digimon, mulai dari yang berukuran kecil hingga raksasa.

Ternyata yang disembunyikan pemerintah Jepang adalah keberadaan Digimon, kenapa mereka ada di dunia nyata? / Bandai Namco

Ternyata yang disembunyikan pemerintah Jepang adalah keberadaan Digimon, kenapa mereka ada di dunia nyata? / Bandai Namco (Bandai Namco)

Namun, di tengah investigasi, Anda menyaksikan bagaimana Digimon-Digimon ini membawa bencana ke dunia nyata, mampu menghancurkan sebagian kota yang kemudian dikenal sebagai Shinjuku Inferno.

Kamu akan bertemu dengan seorang gadis misterius, siapa dia? Apa perannya di dunia ini? / Bandai Namco

Kamu akan bertemu dengan seorang gadis misterius, siapa dia? Apa perannya di dunia ini? / Bandai Namco (Bandai Namco)

Anda juga bertemu dengan seorang gadis misterius yang kemudian menghilang begitu saja setelah Anda terpisah dengannya.

Apa yang terjadi kok semuanya hancur di balik tembok raksasa? / Bandai Namco

Apa yang terjadi kok semuanya hancur di balik tembok raksasa? / Bandai Namco (Bandai Namco)

Sayangnya, di akhir pertemuan dengan gadis misterius dan pertarungan melawan Digimon raksasa, Anda terlempar delapan tahun ke masa lalu. Anda kemudian mendapati bahwa garis waktu dan dunia mulai bercampur antara dunia manusia dan dunia digital.

Di tengah perkenalan cerita, kamu akan terlempar ke masa lalu. Misimu kini menghentikan fenomena kehancuran yang disebut Shinjuku Inferno. / Bandai Namco

Di tengah perkenalan cerita, kamu akan terlempar ke masa lalu. Misimu kini menghentikan fenomena kehancuran yang disebut Shinjuku Inferno. / Bandai Namco (Bandai Namco)

Dari kejadian terlempar ke masa lalu ini, Anda memiliki misi baru untuk menghentikan Shinjuku Inferno agar tidak terjadi, sekaligus memahami dunia digital tempat para Digimon tinggal. Mampukah Anda menghentikan Shinjuku Inferno? Temukan jawabannya di Digimon Story Time Stranger.

Dunia Super Masif Eksploratif

Hal pertama yang langsung terasa dari Digimon Story Time Stranger adalah dunianya yang tampaknya dibangun ulang dari seri sebelumnya, dan kini jauh lebih baik.

Kamu yang sudah pernah main seri sebelumnya bakal melihat pemandangan yang familiar banget, tapi kini jauh lebih luas dan detail / Bandai Namco

Kamu yang sudah pernah main seri sebelumnya bakal melihat pemandangan yang familiar banget, tapi kini jauh lebih luas dan detail / Bandai Namco (Bandai Namco)

Kini, Shinjuku dan beberapa wilayah Jepang lainnya, termasuk Akihabara, dibuat jauh lebih eksploratif, luas, dan dipenuhi oleh populasi NPC yang berlalu-lalang.

Media Vision berhasil menghadirkan nuansa Jepang yang otentik untuk dieksplorasi, memungkinkan pemain membayangkan diri mereka berada di sana dalam setting dunia ala anime.

Banyak area baru di Shinjuku yang mungkin nggak bisa kamu akses di seri sebelumnya / Bandai Namco

Banyak area baru di Shinjuku yang mungkin nggak bisa kamu akses di seri sebelumnya / Bandai Namco (Bandai Namco)

Tidak hanya kota, beberapa dungeon dalam game ini juga dirancang dengan kompleksitas yang cukup tinggi. Jika tidak teliti, pemain bisa saja melewatkan beberapa item atau peti harta karun.

Meskipun tidak seluas labirin raksasa, desain dungeon dalam game ini cukup ringkas dan mudah dipahami oleh siapa saja, sehingga pemain tidak akan kesulitan dalam menjelajahinya.

Di dalam kota, pemain dapat melakukan berbagai aktivitas, seperti duel kartu dengan NPC, membeli pakaian, makanan untuk Digimon, serta berbagai item penyembuh.

Kamu bisa duel kartu dengan NPC yang ada icon-nya kayak gini di atas kepalanya / Bandai Namco

Kamu bisa duel kartu dengan NPC yang ada icon-nya kayak gini di atas kepalanya / Bandai Namco (Bandai Namco)

Pemain juga dapat mengakses Digimon Farm melalui pintu in-between, yang sepertinya terinspirasi dari Velvet Room dalam seri Persona.

Akses ke in-between theater beneran ngingetin kamu dengan Persona kalo kamu pernah main game-nya / Bandai Namco

Akses ke in-between theater beneran ngingetin kamu dengan Persona kalo kamu pernah main game-nya / Bandai Namco (Bandai Namco)

Setelah memasuki dunia digital, penggambaran dunianya sangat mirip dengan anime-nya. Dunia ini penuh warna dan imajinasi, seolah mewujudkan impian masa kecil menjadi kenyataan.

Bandai Namco

Bandai Namco (Bandai Namco)
Pemandangan Dunia Digital di Digimon Story Time Stranger beneran ngingetin kamu dengan anime-nya / Bandai Namco

Pemandangan Dunia Digital di Digimon Story Time Stranger beneran ngingetin kamu dengan anime-nya / Bandai Namco (Bandai Namco)

Kita dapat menyaksikan bagaimana dunia digital dipenuhi sukacita dan kedamaian di setiap sudut kota tempat para Digimon tinggal. Namun, di sisi lain, ketika cerita berkembang, pemain juga dapat merasakan atmosfer dunia yang suram dan penuh kesedihan. Ini adalah desain naratif dunia yang umum, di mana suasana dapat dirasakan pemain hanya dengan mengunjungi dunianya, tanpa perlu dialog tambahan.

Kamu bisa melihat bagaimana damainya dunia digital dengan warganya yang berisi ragam Digimon yang bersuka cita / Bandai Namco

Kamu bisa melihat bagaimana damainya dunia digital dengan warganya yang berisi ragam Digimon yang bersuka cita / Bandai Namco (Bandai Namco)

Semuanya digambarkan dengan sangat indah, imersif, dan sesuai dengan imajinasi para penggemar yang pernah mengikuti anime-nya di masa lalu.

Bandai Namco

Bandai Namco (Bandai Namco)
Harus cari Digimon dengan icon begini, ini Digimon yang bisa gunain DigiRide / Bandai Namco

Harus cari Digimon dengan icon begini, ini Digimon yang bisa gunain DigiRide / Bandai Namco (Bandai Namco)

Pemain juga dapat menjelajahi dunia dengan fitur DigiRide, yang hanya tersedia pada Digimon tertentu. Jika Anda memiliki Beelzemon, Anda dapat dibonceng menggunakan motornya.

Kamu bisa berjalan lebih cepat dengan DigiRide / Bandai Namco

Kamu bisa berjalan lebih cepat dengan DigiRide / Bandai Namco (Bandai Namco)
Kamu bisa dibonceng Beelzemon naik motor / Bandai Namco

Kamu bisa dibonceng Beelzemon naik motor / Bandai Namco (Bandai Namco)

Fitur DigiRide memungkinkan pemain bergerak lebih cepat dalam menjelajahi dunia Digimon Story Time Stranger. Meskipun hanya sekadar sistem mount biasa, namun tidak semua Digimon berukuran besar dapat menggunakan fitur ini. Pemain harus mencari ikon khusus untuk mengidentifikasi Digimon yang memiliki fitur DigiRide.

Kamu nggak bisa menunggangi Angewomon, karena nggak semua Digimon besar bisa ditunggangi / Bandai Namco

Kamu nggak bisa menunggangi Angewomon, karena nggak semua Digimon besar bisa ditunggangi / Bandai Namco (Bandai Namco)

Sayangnya, kota dan wilayah yang begitu luas terasa sedikit kosong. Meskipun terlihat ramai, kota dan wilayah dalam game ini terasa hanya sebagai wadah berisi item dan toko.

Ketiadaan mini game acak atau quest mendadak yang menyenangkan membuat kota sebesar ini terasa kurang dimanfaatkan. Mungkin di masa mendatang, penambahan mini game di Akihabara atau wilayah lain dengan beragam aktivitas menarik akan membuat kota terasa lebih layak untuk dijelajahi.

Namun, dengan kondisi saat ini, menurut hemat kami, kota ini sangat tidak layak untuk dijelajahi. Kami sampai memilih untuk segera menyelesaikan quest melalui fast travel di setiap misi utama tanpa terlalu memperhatikan lingkungannya.

Baca juga: Little Nightmares III: Review Kengerian Sinematik Kurang Menggigit

Saya heran, game keluaran tahun 2025 nggak bisa bulk-buy di toko NPC, harus pilih satu-satu / Bandai Namco

Saya heran, game keluaran tahun 2025 nggak bisa bulk-buy di toko NPC, harus pilih satu-satu / Bandai Namco (Bandai Namco)

Kami juga cukup kecewa dengan desain toko dalam game ini. Mengapa harus didesain untuk membeli hanya satu barang saja dan tidak bisa melakukan pembelian dalam jumlah banyak (bulk-buy)? Mengingat ini adalah tahun 2025, sungguh mengecewakan masih ada pengembang game yang tidak menyertakan fitur bulk-buy di toko dalam game. Hal ini sangat membuang-buang waktu kami.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *