Diorama.id – Developer game Jepang, Vanillaware, dikenal luas berkat kualitas visual 2D yang memukau dalam setiap karyanya. Gaya seni mereka yang unik, menyerupai lukisan hidup, dipadukan dengan mekanika permainan yang inovatif, berhasil memikat hati banyak penggemar.
Namun, pengalaman bermain yang ditawarkan oleh Vanillaware, termasuk pada judul-judul terbaru seperti 13 Sentinels Aegis Rim dan Unicorn Overlord, belum dapat dinikmati oleh semua kalangan gamer.
Hal ini dikarenakan, hingga kini, seluruh game garapan Vanillaware hanya dirilis untuk konsol dan belum merambah ke platform PC. Meski demikian, pendiri studio tersebut tampaknya memiliki harapan agar portingasi ke PC dapat terwujud di masa depan.
Pendiri Vanillaware Ingin Game Mereka Hadir di PC
Dalam sebuah wawancara dengan James Mielke, salah satu pendiri festival game indie Jepang BitSummit, yang kemudian dipublikasikan melalui platform BlueSky, George Kamitani, pendiri Vanillaware, mengungkapkan keinginannya untuk melihat game-game studionya tersedia di PC.
Namun, Kamitani menekankan bahwa realisasi portingasi tersebut sangat bergantung pada publisher yang bersedia mendanai prosesnya.

Dengan demikian, jika para gamer menginginkan judul-judul seperti 13 Sentinels Aegis Rim, Dragons Crown, atau Unicorn Overlord hadir di PC, suara mereka sangat dibutuhkan untuk meyakinkan para publisher.
Menariknya, laporan tersebut juga mengungkap bahwa Atlus, publisher Unicorn Overlord, sebenarnya memiliki keinginan untuk merilis game Vanillaware tersebut di PC.
Akan tetapi, terbentur pada perjanjian awal kedua belah pihak yang membatasi rilis Unicorn Overlord hanya untuk konsol, sehingga keinginan tersebut belum dapat terealisasi. Hal ini memang terlihat sedikit kontradiktif dengan pernyataan George Kamitani, namun kemungkinan besar ada batasan waktu tertentu dalam perjanjian tersebut mengenai kemungkinan porting ke PC.
Pernyataan Kamitani seolah terkonfirmasi ketika kita melihat rilis game Vanillaware lainnya, Muramasa: The Demon Blade, yang menjadi judul pertama mereka hadir di PC. Publikasi game tersebut ditangani oleh publisher seperti XSEED Games dan Marvelous.
Terlepas dari kemungkinan game-game Vanillaware lainnya akan menyusul ke PC di masa depan, mungkin akan lebih bijak untuk menantikan performa Muramasa: The Demon Blade saat dirilis untuk PC pada tahun 2027 mendatang.
Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda tertarik untuk memainkan game-game Vanillaware di platform PC?


Leave a Reply