Diorama.id – Genre souls-like kini menjadi pilihan strategis bagi para pengembang game yang ingin merambah pasar game AA atau AAA. Keunggulan genre ini terletak pada kemudahan pemahaman mekanika permainan oleh khalayak luas, serta kompleksitas pengembangan yang relatif lebih terkendali di atas kertas.
Oleh sebab itu, banyak developer yang sebelumnya fokus pada genre lain kini beralih ke souls-like saat merilis karya baru di tingkatan pasar yang lebih tinggi. Pendekatan ini dianggap sebagai langkah aman untuk meraih audiens yang lebih luas.
Salah satu studio yang mengikuti tren ini adalah pengembang game asal Korea Selatan, yang baru-baru ini secara resmi mengumumkan proyek terbaru mereka, The Relic First Guardian, yang dijadwalkan rilis pada bulan Juli mendatang.
Soulslike Bergaya Asia: Sebuah Keunikan Tanpa Elemen Naik Level
Pengumuman mengenai The Relic First Guardian mungkin tidak mendapatkan sorotan sebesar game-game AAA karena keterbatasan dana pemasaran. Namun, game ini sebenarnya telah beberapa kali diperkenalkan sebelumnya, menampilkan cuplikan gameplay dan sistem pertarungan yang unik.
Kini, sang pengembang, Project Cloud Games, telah mengonfirmasi bahwa The Relic First Guardian akan tersedia pada tanggal 31 Juli 2026 untuk platform PC dan PlayStation 5. Sementara itu, versi untuk Xbox Series dan Nintendo Switch 2 direncanakan menyusul pada akhir tahun 2026.
Secara garis besar, The Relic First Guardian menawarkan atmosfer dark fantasy yang mengingatkan pada seri The Witcher, namun dengan sentuhan khas mitologi dan cerita rakyat Asia. Pemain akan diajak menjelajahi dunia bernama Arsiltus, sebuah negeri yang dilanda kehancuran akibat wabah misterius.
Sebagai seorang First Guardian, pemain akan berjuang memulihkan keseimbangan dunia melalui petualangan yang terinspirasi dari berbagai mitologi dan folklor Asia. Perjalanan ini menjanjikan narasi yang kaya dan latar belakang budaya yang mendalam.
Dari segi gameplay, The Relic First Guardian menyajikan tantangan yang signifikan dengan lebih dari 70 bos yang dijuluki Brutals. Pemain dapat memilih dari lima jenis senjata utama, meliputi pedang, kapak, dan tongkat sihir. Setiap senjata dapat dikustomisasi dengan beragam kemampuan.
Selain itu, terdapat 12 jalur skill berbeda yang dapat dipadukan untuk menciptakan gaya bermain yang sepenuhnya personal. Fleksibilitas ini memungkinkan pemain untuk bereksperimen dan menemukan strategi yang paling sesuai dengan preferensi mereka.
Salah satu mekanik paling menonjol adalah sistem stamina yang berbeda dari kebanyakan game souls-like lainnya. Di sini, stamina hanya difokuskan untuk aksi bertahan dan menghindar. Serangan biasa tidak menguras stamina, sementara penggunaan skill mengandalkan sistem cooldown tanpa konsumsi sumber daya tambahan.
Pendekatan unik ini menciptakan ritme pertarungan yang terasa lebih agresif dan dinamis. Pemain didorong untuk lebih proaktif dalam menyerang sekaligus sigap dalam melakukan pertahanan, menciptakan pengalaman tempur yang intens.
Sistem progresi karakter dalam game ini juga tampil beda. Alih-alih menggunakan sistem level karakter tradisional yang umum dijumpai pada game RPG, The Relic First Guardian menawarkan penguatan karakter melalui Relics. Artefak-artefak ini menyimpan lebih dari 70 efek pasif unik.
Efek pasif tersebut mampu mengubah perilaku skill, gaya bertarung, bahkan efektivitas senjata tertentu. Dengan demikian, perkembangan karakter lebih ditekankan pada aspek eksplorasi dan pilihan pemain sepanjang permainan.
Sistem progresi ini memiliki kemiripan dengan apa yang ditawarkan oleh game Crimson Desert, yang juga hadir tanpa sistem level tradisional khas game RPG. Fokus pada penemuan dan penyesuaian memberikan kebebasan lebih bagi pemain dalam membentuk kekuatan karakter mereka.
Selain versi digital yang akan dirilis pada 31 Juli, edisi fisik untuk PlayStation 5 juga telah dikonfirmasi akan menyusul pada tanggal 4 September. Hal ini memberikan opsi tambahan bagi para kolektor dan penggemar yang menginginkan salinan fisik dari game ini.
Dengan kombinasi elemen souls-like yang menantang, visual dark fantasy yang memukau, serta kekayaan mitologi Asia, The Relic First Guardian berpotensi menjadi salah satu judul menarik di genre ini.
Pendekatan unik pada sistem progresi dan pertarungan juga menjadi daya tarik tersendiri yang membedakannya dari game-game lain di pasaran.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda tertarik untuk menjajal game souls-like baru yang menjanjikan nuansa Asia ini?

Leave a Reply