Diorama.id – Keputusan Sony untuk menghentikan produksi disc fisik bagi game PlayStation baru mulai Januari 2028 telah menimbulkan gelombang kekhawatiran di kalangan komunitas gamer. Banyak yang memandang langkah ini sebagai pertanda akhir dari era game fisik, sekaligus sinyal kuat bahwa konsol PlayStation generasi mendatang akan sepenuhnya bertumpu pada distribusi digital.
Kekhawatiran ini semakin mengemuka melalui survei informal yang dilakukan oleh Digital Foundry di YouTube. Hasilnya cukup mencolok, dengan lebih dari 85% dari 69 ribu responden memilih agar media fisik tetap dipertahankan dalam industri game.
Namun, di tengah kecemasan yang meluas, kini muncul secercah harapan. Sony dilaporkan telah memberikan klarifikasi tambahan kepada para publisher dan mitra bisnisnya. Penjelasan ini menegaskan bahwa koleksi game fisik yang sudah ada tidak akan serta-merta lenyap begitu saja setelah batas waktu yang ditentukan.
Sony Tetap Buka Peluang Cetak Ulang Disc PlayStation untuk Game Pra-2028
Menurut laporan dari Game File, Sony mengonfirmasi bahwa para publisher masih memiliki opsi untuk melakukan pemesanan cetak ulang (reprint) bagi game PlayStation yang telah dirilis dalam format disc sebelum batas waktu Januari 2028.
Artinya, judul-judul game yang sudah memiliki versi fisik sebelum tenggat waktu tersebut masih dapat dicetak ulang oleh publisher untuk memenuhi permintaan di masa mendatang. Perubahan utama terletak pada mekanisme pemesanan cetak ulang itu sendiri, yang detailnya akan diinformasikan lebih lanjut oleh Sony.
Sementara itu, kebijakan yang berbeda akan berlaku untuk game yang dijadwalkan rilis setelah Januari 2028. Judul-judul baru tersebut tidak akan lagi mendapatkan versi disc. Distribusinya akan sepenuhnya beralih ke ranah digital, baik melalui PlayStation Store maupun melalui retailer yang menawarkan kode unduhan dalam kemasan fisik.
Hingga saat ini, Sony belum memberikan rincian mengenai format penjualan fisik untuk kode unduhan tersebut. Belum jelas apakah akan berupa kartu dengan kode digital atau bentuk lain.
Implikasinya, game yang dirilis sebelum tahun 2028 masih memiliki kesempatan untuk hadir dalam media fisik seperti disc dan dapat dicetak ulang di kemudian hari. Namun, bagi para pengembang yang berencana merilis game mereka setelah tahun 2028, opsi distribusi fisik melalui disc tidak akan lagi tersedia.
Keputusan ini tentu memicu diskusi lebih lanjut mengenai masa depan format fisik dalam industri game yang semakin didominasi oleh digitalisasi.

Leave a Reply