Indotify.com – Kebijakan pembatasan kendaraan berdasarkan nomor plat ganjil atau genap telah lama diterapkan di Jakarta untuk mengatasi kepadatan lalu lintas. Namun, aturan ini kerap menjadi kendala bagi para pengendara, terutama saat jam-jam sibuk.
Aplikasi navigasi Waze menawarkan solusi cerdas untuk membantu pengguna menemukan jalur alternatif. Fitur ganjil genap di Waze memungkinkan Anda untuk merencanakan rute yang tidak melewati area pemberlakuan pembatasan lalu lintas, disesuaikan dengan nomor pelat kendaraan Anda.
Dengan memanfaatkan fitur ini, Anda dapat menavigasi kota dengan lebih efisien. Pengguna Waze dapat menemukan rute terbaik berdasarkan pelat kendaraan secara lebih efektif. Berikut adalah panduan singkat untuk mengatur fitur ganjil genap di Waze.
Sebelum memulai, pastikan perangkat Anda terhubung ke internet dengan koneksi yang stabil. Koneksi yang baik sangat penting untuk memastikan Waze dapat memberikan informasi lalu lintas dan rute terkini secara akurat.
Langkah-langkah untuk mengaktifkan dan mengatur fitur ganjil genap di Waze sangatlah mudah:
- Pertama, pastikan Anda telah menginstal aplikasi Waze di perangkat Anda. Jika belum, unduh dari toko aplikasi resmi. Jangan lupa untuk memperbarui aplikasi ke versi terbaru untuk mendapatkan fitur dan perbaikan terbaru.
- Buka aplikasi Waze setelah terpasang atau terbarui.
- Temukan dan ketuk ikon menu ‘Setting’ atau ‘Pengaturan’ yang biasanya berbentuk gerigi.
- Di dalam menu pengaturan, cari dan pilih opsi ‘Navigation’ atau ‘Navigasi’.
- Selanjutnya, temukan pilihan ‘License Plate Restriction’ yang berarti ‘Pembatasan Plat Nomor’. Ketuk opsi ini.
- Anda akan diminta untuk memasukkan dua digit terakhir dari nomor pelat kendaraan yang Anda gunakan. Masukkan angka tersebut dengan benar. Informasi ini akan digunakan Waze untuk menyesuaikan rute perjalanan Anda sesuai dengan aturan ganjil genap yang berlaku.
- Setelah mengatur pembatasan plat nomor, masukkan lokasi tujuan Anda seperti biasa.
- Aplikasi Waze akan secara otomatis menampilkan rute perjalanan yang telah disesuaikan. Rute yang ditawarkan akan berusaha menghindari jalan-jalan yang memberlakukan aturan ganjil genap pada waktu tersebut.
Setelah fitur ganjil genap diaktifkan di Waze, aplikasi akan secara proaktif merekomendasikan rute-rute terbaik. Rekomendasi ini dirancang untuk membantu Anda menghindari area pembatasan lalu lintas di Jakarta. Keakuratan waktu tempuh dan lokasi secara real-time sangat terjamin berkat dukungan dari komunitas Waze yang terdiri dari ratusan Map Editor lokal.
Selain mengandalkan aplikasi navigasi, penting juga bagi pengendara untuk mengetahui secara pasti ruas jalan mana saja yang menerapkan aturan ganjil genap. Pembatasan lalu lintas ini biasanya menyasar area-area yang kerap mengalami kepadatan, terutama pada jam-jam sibuk.
Perlu diketahui bahwa pada tahun 2026, terdapat sekitar 26 ruas jalan di Jakarta yang memberlakukan aturan ganjil genap. Mengetahui daftar ini akan membantu Anda merencanakan perjalanan dengan lebih baik, bahkan tanpa menggunakan aplikasi navigasi.
Berikut adalah daftar titik jalan yang memberlakukan aturan ganjil genap di Jakarta pada tahun 2026:
- Jalan Jenderal Sudirman
- Jalan Panglima Polim
- Jalan Pramuka
- Jalan Kyai Caringin
- Jalan Sisingamaraja
- Jalan Salemba Raya (sisi Barat dan Timur, dari simpang Jalan Paseban Raya hingga simpang Jalan Diponegoro)
- Jalan Fatmawati (dari simpang Jalan Ketimun 1 hingga simpang Jalan T.B. Simatupang)
- Jalan Tomang Raya
- Jalan Balikpapan
- Jalan Gatot Subroto
- Jalan Suryopranoto
- Jalan H.R. Rasuna Said
- Jalan Jenderal A. Yani (dari simpang Jalan Bekasi Timur Raya hingga simpang Jalan Perintis Kemerdekaan)
- Jalan M.T. Haryono
- Jalan D.I. Panjaitan
- Jalan Medan Merdeka Barat
- Jalan Kramat Raya
- Jalan Majapahit
- Jalan M.H. Thamrin
- Jalan Gunung Sahari
- Jalan Gajah Mada
- Jalan Pintu Besar Selatan
- Jalan Stasiun Senen
- Jalan Hayam Wuruk
- Jalan Jenderal S. Parman (dari simpang Jalan Tomang Raya hingga Jalan Gatot Subroto)
- Jalan Kyai Caringin (tercantum kembali, kemungkinan ada penekanan atau kesalahan pengetikan di sumber asli)
Selain jalan-jalan utama, pembatasan lalu lintas ganjil genap juga berlaku di beberapa ruas jalan bebas hambatan atau tol. Pengendara yang sering menggunakan jalur tol perlu memperhatikan rinciannya agar tidak terkena tilang.
Berikut adalah rincian jalur ganjil genap yang terhubung dengan tol:
- Rute dari Jalan Anggrek Neli Murni hingga akses masuk Tol Jakarta-Tangerang.
- Rute dari Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang hingga Jalan Brigjen Katamso.
- Rute dari Jalan Brigjen Katamso hingga Gerbang Tol Slipi 2.
- Rute dari Off ramp Tol Tomang/Grogol hingga Jalan Kemanggisan Utama.
- Rute dari Simpang Palmerah Utara-Jalan KS Tubun hingga Gerbang Tol Slipi 1.
- Rute dari Jalan Pejompongan Raya hingga Gerbang Tol Pejompongan.
- Rute dari Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang hingga akses masuk Jalan Tentara Pelajar.
- Rute dari Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran hingga akses masuk Jalan Gerbang Pemuda.
- Rute dari Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng hingga simpang Kuningan.
- Rute dari Jalan Taman Patra hingga Gerbang Tol Kuningan 2.
- Rute dari Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu hingga simpang Pancoran.
- Rute dari Simpang Pancoran hingga Gerbang Tol Tebet.
- Rute dari Jalan Tebet Barat Dalam Raya hingga Gerbang Tol Tebet 2.
- Rute dari Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu hingga Jalan Pancoran Timur II.
- Rute dari Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu hingga simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika.
- Rute dari Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata hingga Gerbang Tol Cawang.
- Rute dari Off ramp Tol Halim/Kalimalang hingga Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang.
- Rute dari Jalan Cipinang Cempedak IV hingga Gerbang Tol Kebon Nanas.
- Rute dari Jalan Bekasi Timur Raya hingga Gerbang Tol Pedati.
- Rute dari Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara hingga Jalan Bekasi Barat.
- Rute dari Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran hingga Jalan Bekasi Timur Raya.
- Rute dari Jalan Bekasi Barat hingga Gerbang Tol Jatinegara.
- Rute dari Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya hingga Gerbang Tol Rawamangun.
- Rute dari Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung hingga simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya.
- Rute dari Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung hingga simpang Jalan H. Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan.
- Rute dari Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H. Ten Raya hingga Gerbang Tol Pulomas.
- Rute dari Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung hingga simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan.
- Rute dari Simpang Jalan Pulomas hingga Gerbang Tol Cempaka Putih.
Dengan mengikuti langkah-langkah pengaturan fitur ganjil genap di Waze, Anda dapat dengan mudah menemukan rute perjalanan terbaik. Hal ini akan sangat membantu dalam menghindari aturan pembatasan lalu lintas yang berlaku di Jakarta.
FAQ seputar fitur ganjil genap di Waze
Apa itu fitur ganjil genap di Waze?
Fitur ganjil genap di Waze adalah sebuah sistem navigasi cerdas yang dirancang untuk menyesuaikan rute perjalanan Anda. Penyesuaian ini didasarkan pada peraturan ganjil genap yang berlaku di area tertentu.
Kapan fitur ganjil genap di Waze aktif?
Fitur ganjil genap akan secara otomatis aktif ketika Anda berada di dalam atau mendekati area yang menerapkan pembatasan ganjil genap. Aktivasi ini sesuai dengan jam operasional aturan tersebut.
Baca juga di sini: Tabel Cheat Crimson Desert dan Panduannya
Apakah pengguna perlu mengatur fitur ini setiap hari?
Tidak, pengaturan pembatasan plat nomor hanya perlu dilakukan satu kali. Setelah diatur, Waze akan menyimpan preferensi Anda dan secara otomatis menyesuaikan rute setiap kali Anda berkendara di sekitar kawasan yang menerapkan aturan ganjil genap.

Leave a Reply