Home » Harga RAM Naik Karena AI: Prediksi dan Penyebabnya

Harga RAM Naik Karena AI: Prediksi dan Penyebabnya

Diorama.id – Kecerdasan buatan atau AI kini menjadi topik hangat yang terus dibicarakan. Tidak hanya karena perkembangan teknologinya yang pesat, AI juga disebut-sebut sebagai penyebab kelangkaan perangkat keras komputer di berbagai belahan dunia.

Hal ini terjadi karena perusahaan-perusahaan teknologi raksasa berlomba-lomba memesan memori dalam jumlah besar dari produsen untuk membangun server AI mereka sendiri. Akibatnya, stok untuk konsumen umum menjadi sangat terbatas.

Selain isu lingkungan terkait kebutuhan air bersih untuk pendinginan server, penipisan stok perangkat keras, terutama RAM, diprediksi akan mendorong kenaikan harga dalam waktu dekat.

Perhatian bagi yang Ingin Upgrade: Harga RAM Diprediksi Melonjak Hingga Dua Kali Lipat di Akhir 2026

Prediksi ini disampaikan oleh Chris Xia, regional manager Australia dan Selandia Baru untuk merek memori komputer Lexar, dalam acara COMPUTEX 2026. Pernyataan tersebut dilansir oleh Toms Hardware.

Xia memperkirakan bahwa harga RAM akan mengalami kenaikan signifikan, bahkan bisa mencapai dua kali lipat dari harga saat ini yang sudah dianggap tidak wajar, menjelang akhir tahun 2026.

RAM laptop / Credits: Kingston

RAM laptop / Credits: Kingston

Penyebab utama lonjakan harga ini adalah kebutuhan memori yang terus meningkat untuk pengembangan AI. Permintaan dari sektor AI diprediksi tidak akan surut hingga akhir tahun ini.

Investasi besar-besaran perusahaan teknologi dalam pengembangan AI terus meningkat. Diperkirakan lebih dari 750 miliar USD telah digelontorkan oleh perusahaan teknologi raksasa semata-mata untuk mengejar tren AI.

Xia juga menambahkan bahwa jika ditemukan ada perusahaan, merek, atau toko yang menjual RAM dengan harga lebih murah, kemungkinan besar itu adalah sisa stok lama.

Bisa jadi pula perusahaan atau toko tersebut telah membeli RAM dengan harga rendah sebelum kenaikan harga terjadi, atau mereka mendapatkannya dari sumber yang lebih terjangkau, misalnya dari China.

Setelah stok lama tersebut habis, produk baru yang akan masuk ke pasar diperkirakan akan dibanderol dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Meskipun prediksi ini belum menjadi kepastian mutlak, tren pasar memori belakangan ini dan peningkatan kebutuhan chip memori oleh AI memberikan sinyal kuat. Peringatan dari Lexar setidaknya menjadi indikasi bahwa harga komponen PC, khususnya RAM, kemungkinan belum mencapai titik tertingginya.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda masih berencana untuk merakit atau meng-upgrade PC dalam waktu dekat?

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *