Indotify.com – Penggemar Path of Exile 2 patut bersiap menyambut konten baru yang signifikan. Kabar baik datang dari Grinding Gear Games, developer game tersebut, yang mengumumkan perilisan ekspansi besar bertajuk “Return of the Ancients” pada tanggal 29 Mei.
Ekspansi ini menjanjikan pengalaman endgame yang lebih kaya dan mendalam, menghadirkan lebih dari 50 jam konten baru. Pemain akan disuguhkan lima alur cerita endgame terpisah, serta dua kelas Ascendancy baru yang menarik, yaitu Martial Artist dan Spirit Walker.
Selain itu, sistem crafting akan diperluas dengan mekanik baru, dan tantangan akan semakin meningkat berkat kehadiran musuh serta bos yang lebih ganas.
Pembaruan ini juga merombak total sistem Atlas, memberikan fondasi yang lebih kuat untuk progresi endgame pemain.
Liga baru yang diperkenalkan adalah Runes of Aldur, yang membawa serta sistem crafting inovatif bernama Ezomyte Runesmithing. Melalui karakter Farrow, seorang pandai besi muda, pemain akan belajar bagaimana mengukir rune pada Ezomyte Remnants. Proses ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan item-item kuat, tetapi juga menghadirkan konsekuensi unik.
Setiap kali Ezomyte Remnant diaktifkan, mayat hidup di sekitarnya akan bangkit dengan kekuatan yang ditingkatkan, sesuai dengan jenis rune yang digunakan. Misalnya, rune api akan memberikan serangan api pada musuh, sementara rune bulan memicu serangan sinar bulan dari langit.
Semakin kuat rune yang diaplikasikan, semakin besar pula tantangan yang harus dihadapi pemain. Setelah berhasil mengalahkan musuh yang muncul, pemain dapat menghancurkan Remnant untuk mendapatkan item hasil crafting. Seiring berjalannya permainan, pemain akan menemukan Remnant yang lebih kompleks dengan slot rune tambahan, membuka potensi untuk menciptakan item-item yang lebih langka dan kuat.
Liga ini juga memperkenalkan material baru bernama Verisium dan mekanik Runic Ward. Runic Ward akan menggantikan penggunaan mana untuk beberapa skill baru, bertindak sebagai lapisan HP tambahan dan sumber energi untuk kemampuan rune. Pengenalan Runic Ward ini membuka berbagai kemungkinan baru untuk strategi dan build karakter.
Grinding Gear Games juga memastikan bahwa cerita di balik liga ini akan mengungkap asal-usul teknologi Runesmithing yang ternyata berasal dari peradaban kuno Kalguuran. Peradaban ini menggunakan logam misterius, Verisium, untuk membentuk realitas melalui kekuatan rune.
Lebih dari 100 rune crafting baru akan tersedia, mencakup berbagai fungsi seperti konversi elemen, peningkatan level item melalui rune Masterwork, dan perluasan modifier item dengan rune meta-crafting. Ini memberikan pemain kebebasan bereksperimen lebih luas dalam menciptakan karakter dan item sesuai keinginan.
Di sisi cerita, dunia Wraeclast akan mengalami perubahan drastis setelah bencana besar yang dipicu oleh The Beast. Pemain akan dipandu oleh penyihir Vaal, Doryani, dalam pencarian jejak para Ancients. Para Ancients ini diyakini sebagai pencipta Dekrit Ketiga, yang krusial untuk memulihkan keseimbangan dunia.
Baca juga: Persaingan Sengit Menuju Babak Playoff MPL ID S17
Perjalanan ini akan membawa pemain ke benteng kuno raksasa yang muncul dari dalam tanah. Benteng ini dipenuhi dengan musuh yang mematikan, mesin kuno yang misterius, rahasia tersembunyi, dan mekanisme peta unik yang akan memberikan pengalaman eksplorasi baru.
Salah satu perubahan signifikan adalah bagaimana pemain mengakses bos endgame. Kini, setiap bos, termasuk Arbiter of Ash, dapat diakses melalui rantai misi khusus. Hal ini menghilangkan ketergantungan pada drop kunci acak yang sebelumnya menjadi salah satu elemen frustrasi bagi sebagian pemain.
Atlas Passive Tree juga mengalami perombakan total. Pemain kini dapat membuka node Atlas dengan menyelesaikan peta di berbagai bagian benteng. Banyak node baru menawarkan pilihan keputusan yang berbeda, memungkinkan pemain untuk menyesuaikan pengalaman endgame mereka sesuai dengan gaya bermain dan preferensi build.
Selain itu, sistem baru bernama Masters of the Atlas memperkenalkan progresi khusus untuk endgame, mirip dengan sistem Ascendancy. Pemain dapat bersekutu dengan berbagai master, seperti Jado dari Order of the Djinn dan Hilda, pemburu monster legendaris. Setiap master memberikan bonus unik yang dapat disesuaikan untuk mendukung kebutuhan spesifik build pemain.
Empat liga dari fase Early Access juga mendapatkan pembaruan cerita dan mekanik. Liga Delirium akan menampilkan kabut Delirium dengan bar kedalaman yang terlihat, serta pertemuan pecahan cermin baru yang berujung pada konfrontasi dengan Tangmazu, The Raven Trickster. Liga Breach akan menghadirkan pertempuran melawan ras Hiveborn dengan timer yang terlihat, dan fase mengamuk jika portal Breach dibiarkan terbuka terlalu lama.
Liga Ritual akan memperkenalkan roh bernama Aoife yang akan memanggil pemain ke Wildwood untuk menghadapi kekuatan gelap yang dipimpin oleh Raja Kabut. Sementara itu, cerita Expedition berlanjut dengan pencarian Gwennen yang hilang. Pemain akan menjelajahi lautan prosedural untuk menemukan pulau misterius, bos kuat, dan artefak Kalguuran kuno.
Dua Ascendancy baru yang sangat dinantikan adalah Spirit Walker dan Martial Artist. Spirit Walker adalah kelas pemburu yang memanfaatkan roh Azmerian seperti Rusa, Burung Hantu, dan Beruang. Kelas ini memungkinkan pemain untuk memanggil kawanan hewan, memperkuat proyektil, dan bahkan menjinakkan bos monster untuk dijadikan sekutu.
Martial Artist, di sisi lain, adalah Ascendancy untuk kelas Monk yang berfokus pada ilusi dan energi spiritual. Pemain dapat menciptakan bayangan serangan, memanggil lonceng spektral, dan mengubah sarung tangan menjadi senjata dahsyat melalui kemampuan unik Way of the Stonefist.
Ekspansi ini juga tidak lupa menambahkan lebih dari 40 item unik baru yang menarik. Beberapa di antaranya termasuk Raven’s Flock, yang memanggil kawanan burung gagak untuk memberikan damage area, dan Liminal Coil, sebuah tongkat sihir chaos yang memperkuat serangan terhadap musuh yang terkena curse.
Selain konten baru, Grinding Gear Games juga memasukkan beberapa peningkatan kualitas hidup yang signifikan. Pemain akan merasakan navigasi yang lebih jelas, peta pencarian Atlas yang langsung terintegrasi di UI, serta sistem Build Guide yang memungkinkan para kreator untuk membagikan build mereka dalam format file .build. Fitur cek harga item instan dengan kombinasi tombol Shift + Alt juga ditambahkan untuk memudahkan pemain.
Return of the Ancients disebut sebagai pembaruan konten besar terakhir sebelum perilisan penuh versi 1.0 dari Path of Exile 2. Setelah ekspansi ini, Grinding Gear Games akan fokus pada patch keseimbangan dan event liga lainnya hingga peluncuran penuh yang dijadwalkan pada tahun 2026, pasca acara ExileCon.
Ekspansi Return of the Ancients akan tersedia mulai 29 Mei (PDT) untuk berbagai platform, termasuk PC, Steam, PlayStation, Xbox, dan Epic Games Store. Pemain yang ingin mencoba lebih awal dapat mengaksesnya melalui Early Access Supporter Pack yang tersedia mulai dari harga USD30.
FAQ
Kapan Path of Exile 2: Return of the Ancients dirilis?
Ekspansi Return of the Ancients dijadwalkan rilis pada 29 Mei (PDT) untuk PC dan konsol.
Apa saja fitur utama yang ditawarkan oleh update Return of the Ancients?
Update ini menghadirkan lima alur cerita endgame baru, 15 bos baru, dua kelas Ascendancy baru, sistem crafting berbasis rune, serta desain ulang Atlas Tree.
Apa itu Runes of Aldur League dalam Path of Exile 2?
Runes of Aldur adalah liga baru yang memperkenalkan sistem Ezomyte Runesmithing, memungkinkan pemain untuk membuat item kuat menggunakan rune khusus yang memiliki efek berbeda.
Apakah Path of Exile 2 sudah dirilis secara penuh?
Belum. Game ini masih dalam fase Early Access. Versi penuh 1.0 ditargetkan untuk rilis setelah acara ExileCon di tahun 2026.

Leave a Reply