Home » Nvidia RTX Spark: Tantang MacBook Pro dengan AI 1 Petaflop, RAM 128 GB

Nvidia RTX Spark: Tantang MacBook Pro dengan AI 1 Petaflop, RAM 128 GB

– Nvidia tampaknya tidak ingin bermain di segmen laptop murah dengan platform terbarunya.

Berdasarkan laporan terbaru, laptop yang ditenagai chip RTX Spark diperkirakan akan hadir dengan harga premium yang bahkan mampu bersaing langsung dengan lini MacBook Pro milik Apple.

Menurut estimasi yang muncul dalam laporan Morgan Stanley, perangkat berbasis chip Nvidia N1x diprediksi memiliki harga awal sekitar 2.899 dollar AS atau sekitar Rp 52 Juta’an.

Sementara model yang menggunakan platform Nvidia N1 diperkirakan mulai dijual di kisaran 1.799 dollar AS atau sekitar Rp 32 Juta’an.

Jika bocoran tersebut akurat, RTX Spark akan menyasar kalangan profesional, kreator konten, pengembang perangkat lunak, hingga pengguna yang membutuhkan performa AI dan komputasi tinggi dalam sebuah laptop portabel.

Di balik banderol yang tinggi, Nvidia memang menyiapkan spesifikasi yang tidak biasa. RTX Spark menggabungkan prosesor berbasis ARM Grace CPU dengan GPU Blackwell RTX dalam satu platform.

Kombinasi tersebut diklaim mampu menghadirkan performa tinggi untuk komputasi modern sekaligus efisiensi daya yang lebih baik.

Konfigurasi tertingginya disebut dapat menawarkan hingga 20 inti CPU, 6.144 CUDA Core, dan memori terpadu atau unified memory hingga 128 GB.

Nvidia bahkan mengklaim platform ini mampu menghasilkan performa kecerdasan buatan hingga 1 petaflop, angka yang menunjukkan fokus besar perusahaan terhadap beban kerja AI generatif dan machine learning.

Meski menonjolkan kemampuan AI, Nvidia tidak melupakan performa gaming. Dalam ajang Computex, perusahaan mendemonstrasikan kemampuan RTX Spark menjalankan Forza Horizon 6 dengan frame rate lebih dari 100 FPS pada resolusi 1440p.

Nvidia juga menekankan bahwa perangkat berbasis RTX Spark dapat menghadirkan performa kelas desktop tanpa harus menggunakan desain laptop gaming yang tebal dan berat seperti kebanyakan perangkat berperforma tinggi saat ini.

Baca juga: Build a Ring Farm: Semua Seeds, Harga, dan Rarity Terlengkap!

Sejumlah produsen ternama telah bergabung dalam gelombang pertama peluncuran platform tersebut.

Beberapa perangkat yang diperlihatkan antara lain Surface Laptop Ultra dari Microsoft, Dell XPS 16 Creator Edition, Asus ProArt P16 dan P14, HP OmniBook X 14, HP OmniBook Ultra 16, Lenovo Yoga Pro 9n, hingga MSI Prestige N16 Flip AI+.

Nvidia juga memiliki ambisi yang cukup besar untuk mengembangkan ekosistem RTX Spark.

Perusahaan menargetkan sekitar 30 model laptop dan 10 sistem desktop berbasis platform ini tersedia di pasar pada musim gugur mendatang.

Beberapa merek seperti Acer dan Gigabyte juga diperkirakan akan ikut merilis perangkat berbasis RTX Spark.

Meski demikian, keberhasilan platform ini masih akan sangat bergantung pada pengalaman penggunaan di dunia nyata.

Salah satu tantangan terbesar adalah kompatibilitas aplikasi pada Windows berbasis ARM yang hingga kini masih terus berkembang.

Selain itu, daya tahan baterai juga menjadi faktor penting. Nvidia harus mampu membuktikan bahwa RTX Spark tidak hanya unggul dalam performa AI dan grafis, tetapi juga mampu menawarkan efisiensi yang cukup untuk menyaingi laptop premium seperti MacBook Pro.

Dengan spesifikasi yang sangat tinggi dan fokus kuat pada AI, RTX Spark berpotensi menjadi salah satu proyek PC paling ambisius Nvidia dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, harga yang diperkirakan cukup mahal menunjukkan bahwa perusahaan lebih memilih bersaing di segmen premium dibanding mengejar pasar laptop mainstream.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *