Home » Mirip Samsung Galaxy S26 Ultra, Xiaomi 18 Disebut Bakal Hadir Dengan Fitur Layar Anti Intip!

Mirip Samsung Galaxy S26 Ultra, Xiaomi 18 Disebut Bakal Hadir Dengan Fitur Layar Anti Intip!

Indotify.com – Inovasi smartphone belakangan ini banyak terfokus pada peningkatan kualitas layar, penipisan bezel, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

Namun, sebuah fitur yang menarik perhatian tahun ini adalah yang berkaitan dengan privasi pengguna di tempat umum.

Setelah Samsung memperkenalkan fitur Privacy Display pada Galaxy S26 Ultra, kini Xiaomi dikabarkan sedang mengembangkan teknologi serupa untuk ponsel buatannya.

Bocoran terbaru mengindikasikan fitur ini akan hadir bersama pembaruan HyperOS 4 yang dijadwalkan rilis akhir tahun ini.

Informasi ini datang dari tipster Yogesh Brar, yang mengungkapkan bahwa Xiaomi sedang menggarap mode privasi layar untuk mencegah orang lain melihat isi layar dari samping.

Bocoran ini memperkuat laporan sebelumnya dari Digital Chat Station, yang menyebutkan beberapa produsen ponsel Tiongkok sedang menguji fitur serupa untuk lini flagship mereka berikutnya.

Jika rumor ini terbukti benar, seri Xiaomi 18 berpotensi menjadi lini perangkat pertama yang mendapatkan teknologi privasi layar terbaru ini.

Samsung sendiri mengimplementasikan Privacy Display dengan pendekatan berbasis perangkat keras. Pada Galaxy S26 Ultra, perusahaan menggunakan teknologi Flex Magic Pixel yang mengubah perilaku piksel untuk mempersempit sudut pandang layar.

Teknologi ini membuat tampilan layar tetap jelas dilihat dari depan, namun sulit dibaca oleh orang yang melihat dari samping.

Konsep ini mirip dengan teknologi privasi yang telah ada pada laptop bisnis seperti HP Sure View dan Lenovo PrivacyGuard.

Sementara itu, pendekatan yang sedang diuji Xiaomi disebut berbeda. Mengingat fitur ini diperkirakan hadir melalui HyperOS 4, implementasinya kemungkinan besar akan mengandalkan perangkat lunak.

Salah satu skenario yang banyak dibicarakan adalah penggunaan mekanisme yang mirip dengan Privacy Shade milik BlackBerry.

Sistem tersebut bekerja dengan menggelapkan sebagian besar area layar, hanya menyisakan bagian tertentu yang tetap terlihat oleh pengguna.

Pendekatan berbasis perangkat lunak ini dinilai memiliki beberapa keuntungan, salah satunya tidak memerlukan panel layar khusus sehingga lebih mudah diterapkan pada berbagai model smartphone.

Selain itu, solusi perangkat lunak berpotensi menghindari keluhan yang muncul pada fitur Privacy Display milik Samsung.

Beberapa pengguna Galaxy S26 Ultra dilaporkan mengalami penurunan tingkat kecerahan layar dan ketidaknyamanan pada mata saat fitur tersebut aktif.

Karena tidak bergantung pada modifikasi fisik panel layar, fitur privasi Xiaomi kemungkinan tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap tingkat kecerahan maupun kualitas tampilan.

Keuntungan lainnya adalah potensi hadirnya fitur ini pada perangkat lama. Jika Xiaomi benar-benar mengimplementasikannya melalui HyperOS 4, bukan tidak mungkin sejumlah smartphone yang sudah beredar saat ini juga akan mendapatkannya melalui pembaruan sistem.

Meskipun demikian, hingga saat ini Xiaomi masih belum memberikan konfirmasi resmi mengenai keberadaan fitur privasi layar tersebut.

Pengguna kemungkinan harus menunggu peluncuran HyperOS 4 dan seri Xiaomi 18 untuk mengetahui implementasi akhirnya dan seberapa efektif fitur tersebut dibandingkan solusi berbasis hardware yang digunakan Samsung.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *