Indotify.com – Menjelang peluncuran Grand Theft Auto VI (GTA VI), antusiasme para penggemar semakin membara. Setelah penantian panjang dan berbagai spekulasi mengenai tanggal rilisnya, kabar mengenai dimulainya periode pre-order kini santer terdengar. Dikatakan bahwa pre-order akan dibuka pada 25 Juni 2026. Namun, sebelum pengumuman resmi dari Rockstar Games, sebuah bocoran mengejutkan muncul dari salah satu peritel game terkemuka di Eropa.
FNAC, sebuah perusahaan ritel asal Prancis yang memiliki jangkauan luas di berbagai negara Eropa, sempat memajang lima produk misterius yang diberi kode RS1 hingga RS5. Kelima produk tersebut tercatat memiliki tanggal rilis yang sama, yaitu 19 November 2026. Meskipun nama Grand Theft Auto VI tidak disebutkan secara eksplisit, banyak pihak yang berpendapat bahwa daftar ini sangat mungkin berkaitan dengan proyek terbaru dari Rockstar Games.
Hal yang paling menarik perhatian dari daftar tersebut adalah perkiraan harganya. Kelima produk tersebut dibanderol dengan rentang harga mulai dari €89,99 hingga €199,99. Jika dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah dengan kurs saat ini, perkiraan harganya akan menjadi sebagai berikut:
Standard Edition diperkirakan seharga €89,99, yang setara dengan sekitar Rp1,7 juta. Kemudian, Deluxe Edition diprediksi akan dijual seharga €99,99, atau sekitar Rp1,9 juta. Untuk Premium Edition, harganya diperkirakan mencapai €109,99, atau sekitar Rp2,1 juta. Edisi Ultimate atau Ultimate Edition diprediksi akan dibanderol seharga €119,99, yang setara dengan Rp2,3 juta. Terakhir, edisi kolektor atau Collector’s Edition hadir dengan harga paling tinggi, yaitu €199,99, atau sekitar Rp3,8 juta.
Jika bocoran harga ini terbukti benar, maka GTA VI berpotensi mencatatkan diri sebagai salah satu peluncuran game dengan harga termahal dalam sejarah industri gaming. Bahkan, harga untuk edisi standarnya saja sudah setara dengan harga beberapa game AAA terbaru yang memang telah mematok harga premium sejak awal.
Namun demikian, para penggemar disarankan untuk tetap bersikap hati-hati dan tidak terburu-buru dalam mengambil kesimpulan. Perlu diingat bahwa harga game di wilayah Eropa umumnya memang cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan pasar di wilayah lain. Oleh karena itu, angka-angka yang beredar ini belum tentu mencerminkan harga resmi yang akan ditetapkan untuk pasar Amerika Serikat maupun negara-negara di benua Asia.
Hingga saat ini, baik Rockstar Games selaku pengembang maupun Take-Two Interactive sebagai penerbit, belum memberikan pengumuman resmi mengenai harga Grand Theft Auto VI. Dengan demikian, informasi yang beredar di publik saat ini sebaiknya dianggap sebagai sekadar rumor atau harga sementara (placeholder). Satu hal yang pasti, apabila angka-angka tersebut benar adanya, para penggemar tampaknya harus mulai mempersiapkan anggaran yang lebih besar untuk dapat memainkan salah satu game yang paling dinanti-nantikan sepanjang masa ini.

Leave a Reply