Indotify.com – Pada November 2025, Snapdragon 8 Gen 5 menjadi topik pembicaraan hangat di kalangan pengguna smartphone kelas atas. Chipset ini diperkenalkan dengan arsitektur baru, peningkatan efisiensi daya, serta kapabilitas kecerdasan buatan (AI) yang lebih canggih.
Kehadiran Snapdragon 8 Gen 5 memicu pertanyaan apakah chipset ini cukup menarik untuk mengganti perangkat yang sudah ada. Namun, tidak semua chipset baru secara otomatis memberikan peningkatan signifikan dalam penggunaan sehari-hari.
Keputusan untuk beralih ke Snapdragon 8 Gen 5 sebaiknya disesuaikan dengan chipset yang sedang digunakan dan kebutuhan spesifik pengguna. Penting untuk menimbang apakah upgrade ini benar-benar sepadan atau justru lebih bijak menunggu generasi berikutnya.
Snapdragon 8 Gen 5 Berada di Posisi Tengah Berdasarkan Hasil Benchmark
Hasil benchmark menunjukkan bahwa Snapdragon 8 Gen 5 menawarkan peningkatan yang signifikan dibandingkan Snapdragon 8 Gen 3. Namun, performanya masih berada di bawah Snapdragon 8 Elite, yang saat ini menduduki puncak performa dari Qualcomm.
Hal ini menempatkan Snapdragon 8 Gen 5 sebagai chipset premium yang berada di antara Snapdragon 8 Gen 3 dan Snapdragon 8 Elite. Peningkatannya nyata, tetapi belum mencapai level tertinggi.
Perbandingan chipset Snapdragon berdasarkan GeekBench 6 menunjukkan:
- Snapdragon 8 Gen 5: Single-core 2.837, Multi-core 9.352
- Snapdragon 8 Elite: Single-core 3.026, Multi-core 9.306
- Snapdragon 8 Gen 3: Single-core 2.243, Multi-core 6.591
Snapdragon 8 Gen 5 unggul jauh atas Snapdragon 8 Gen 3 di kedua kategori benchmark. Bahkan, skor multi-core-nya sedikit melampaui Snapdragon 8 Elite.
Namun, pada skor single-core, Snapdragon 8 Elite masih memimpin. Ini menunjukkan keunggulan dalam respons singkat dan performa puncak.
Dalam pengujian AnTuTu, Snapdragon 8 Gen 5 juga menunjukkan performa yang sangat kuat, dengan skor total yang mendekati Snapdragon 8 Elite. Pengujian AnTuTu mencakup CPU, GPU, memori, dan pengalaman pengguna (UX), memberikan gambaran performa keseluruhan.
Perbandingan chipset Snapdragon berdasarkan benchmark AnTuTu:
- Snapdragon 8 Gen 5: Total skor 2.961.236, CPU 914.878, GPU 974.202, Memory 382.729, UX 689.228
- Snapdragon 8 Elite: Total skor 2.994.563, CPU 862.692, GPU 1.095.049, Memory 393.623, UX 643.199
- Snapdragon 8 Gen 3: Total skor 2.274.520, CPU 607.409, GPU 796.782, Memory 353.279, UX 517.050
Secara rinci, Snapdragon 8 Gen 5 bahkan unggul dalam skor CPU dibandingkan Snapdragon 8 Elite. Namun, di sektor GPU, Snapdragon 8 Elite masih memimpin cukup jauh, menjadikannya lebih cocok untuk gaming berat dan grafis ekstrem.
Snapdragon 8 Gen 3 tertinggal di hampir semua aspek dibandingkan kedua chipset yang lebih baru. Ini menegaskan posisi Snapdragon 8 Gen 5 sebagai pilihan tengah yang menawarkan peningkatan signifikan dari generasi sebelumnya.
Bagi pengguna yang menginginkan performa mendekati flagship tertinggi tanpa biaya premium, chipset ini sangat menarik. Namun, bagi pencari performa absolut, Snapdragon 8 Elite tetap menjadi acuan utama.
Pengguna Snapdragon 8 Gen 3 ke Bawah Disarankan untuk Upgrade
Jika Anda saat ini menggunakan smartphone dengan chipset Snapdragon 8 Gen 3, Snapdragon 8 Gen 2, atau generasi yang lebih lama, melakukan upgrade ke Snapdragon 8 Gen 5 sangat disarankan. Chipset ini menggunakan fabrikasi TSMC N3P 3nm yang lebih efisien dibandingkan generasi sebelumnya.
Qualcomm juga membekali Snapdragon 8 Gen 5 dengan core Oryon generasi baru. Ini menjanjikan performa yang lebih tinggi sekaligus konsumsi daya yang lebih hemat.
Dalam penggunaan sehari-hari, peningkatan performa akan terasa pada gaming yang lebih stabil, multitasking yang lebih cepat, dan aplikasi AI yang lebih responsif. Suhu perangkat juga berpotensi lebih terkendali, dan daya tahan baterai lebih baik berkat efisiensi fabrikasi baru.
Pengguna yang sering membuka banyak aplikasi secara bersamaan akan merasakan respons yang lebih cepat. Oleh karena itu, bagi pengguna chipset lama, Snapdragon 8 Gen 5 menawarkan peningkatan yang nyata.
Snapdragon 8 Elite Masih Unggul untuk Gaming Kelas Berat
Meskipun kencang, Snapdragon 8 Gen 5 belum dapat menggantikan Snapdragon 8 Elite dalam hal gaming kelas berat. GPU Adreno 829 yang digunakan sudah modern, namun performanya masih berada di bawah GPU milik Snapdragon 8 Elite.
Dalam benchmark grafis, Snapdragon 8 Gen 5 tercatat sekitar 12 persen lebih rendah dibandingkan varian Elite. Perbedaan ini akan lebih terasa bagi gamer yang mengincar performa maksimal.
Snapdragon 8 Elite tetap unggul untuk bermain game dengan pengaturan grafis ultra, ray tracing, dan frame rate tinggi yang stabil dalam durasi panjang, serta emulasi game berat. Pengguna yang sering bermain game kompetitif dalam sesi panjang juga akan lebih diuntungkan oleh chipset ini.
Baca juga di sini: Bisikan Sunyi, Gim Otome Unreal Engine 5
Snapdragon 8 Gen 5 tetap sangat kuat untuk mayoritas game modern, tetapi bukan pilihan yang paling ekstrem. Jadi, jika prioritas utama Anda adalah gaming berat, Snapdragon 8 Elite masih menjadi opsi terbaik.
Kamera dan AI Jadi Poin Plus Snapdragon 8 Gen 5
Salah satu peningkatan penting pada Snapdragon 8 Gen 5 terletak pada sektor kamera. Qualcomm menyertakan ISP AI 20-bit, yang sebelumnya hanya ada pada lini chipset yang lebih premium.
ISP ini memberikan ruang lebih besar untuk HDR, pengurangan noise, dan reproduksi warna yang lebih baik. Hasilnya, foto berpotensi lebih detail dan seimbang dalam berbagai kondisi pencahayaan. Bagi pengguna yang gemar fotografi mobile, peningkatan ini sangat berarti.
Chipset ini juga mendukung kamera hingga 320MP dan perekaman video 4K 120fps, setara dengan chipset kelas atas lainnya. Di sisi AI, kemampuannya sangat dekat dengan Snapdragon 8 Elite, karena keduanya menggunakan konfigurasi Hexagon NPU modern.
Fitur AI on-device dan generative AI menjadi nilai jual utama untuk kebutuhan produktivitas maupun hiburan.
Konektivitas Snapdragon 8 Gen 5 Sudah Setara Flagship
Snapdragon 8 Gen 5 membawa fitur konektivitas modern yang sudah setara dengan kelas flagship. Chipset ini mendukung kecepatan jaringan seluler hingga 10Gbps, Wi-Fi hingga 5,8Gbps, dan Bluetooth 6.0.
Ini berarti pengguna dapat menikmati transfer data yang lebih cepat, latensi rendah, dan koneksi aksesori nirkabel yang lebih stabil. Untuk penggunaan beberapa tahun ke depan, fitur ini sangat siap.
Kehadiran konektivitas baru juga penting seiring dengan berkembangnya ekosistem perangkat. Earbuds, smartwatch, cloud gaming, dan streaming resolusi tinggi memerlukan sambungan yang cepat dan konsisten.
Oleh karena itu, Snapdragon 8 Gen 5 tidak hanya unggul dalam performa internal, tetapi juga siap mendukung gaya hidup digital modern. Hal ini membuatnya setara dengan Snapdragon 8 Elite dan lebih maju dibandingkan Snapdragon 8 Gen 3.
Haruskah Upgrade ke Snapdragon 8 Gen 5?
Keputusan untuk upgrade ke Snapdragon 8 Gen 5 sangat bergantung pada perangkat yang Anda gunakan saat ini. Jika Anda masih menggunakan Snapdragon 8 Gen 3 atau generasi yang lebih lama, chipset ini menawarkan peningkatan yang cukup merata.
Performa meningkat, efisiensi lebih baik, kamera lebih pintar, dan fitur AI lebih modern. Dalam kondisi tersebut, upgrade dapat terasa sepadan.
Namun, jika Anda sudah menggunakan smartphone dengan chipset Snapdragon 8 Elite, fokus utama pada gaming maksimal, atau perangkat Anda saat ini masih sangat kencang, pindah ke Snapdragon 8 Gen 5 mungkin bukan keputusan terbaik. Bahkan pada beberapa aspek grafis, Snapdragon 8 Elite masih unggul.
Oleh karena itu, lebih bijak untuk menilai kebutuhan pribadi daripada sekadar tergoda oleh chipset baru. Snapdragon 8 Gen 5 merupakan chipset menarik karena menempati posisi strategis antara performa tinggi dan harga yang lebih realistis.
Qualcomm menghadirkan peningkatan yang seimbang pada CPU, AI, kamera, efisiensi daya, dan konektivitas. Bagi pengguna Snapdragon 8 Gen 3 ke bawah, chipset ini merupakan upgrade yang layak dipertimbangkan.
Kombinasi tersebut membuatnya relevan bagi banyak pengguna Android premium. Namun, keputusan upgrade tetap harus melihat posisi perangkat yang Anda pakai saat ini. Jika Anda sudah memakai Snapdragon 8 Elite atau chipset flagship terbaru, perpindahan ke Snapdragon 8 Gen 5 bisa terasa seperti langkah mundur pada beberapa aspek.
Oleh karena itu, keputusan upgrade bukan semata-mata soal chipset baru atau lama. Yang terpenting adalah apakah peningkatan yang ditawarkan benar-benar terasa untuk kebutuhan harian Anda.

Leave a Reply