Home » Man Brand New Day: Sony Hapus Game Fisik, Fans Murka!

Man Brand New Day: Sony Hapus Game Fisik, Fans Murka!

Indotify.com – Komunitas gamer kembali menunjukkan gelombang protesnya terhadap Sony, kali ini menyasar proyek hiburan yang tidak terkait langsung dengan industri video game. Keputusan Sony untuk menghentikan distribusi game fisik secara bertahap menuai amarah yang meluas, membuat film terbaru Spider-Man, “Brand New Day,” menjadi korban pelampiasan kekesalan penggemar.

Kemarahan publik terhadap Sony terkait kebijakan penghapusan game fisik tampaknya semakin membesar. Alih-alih mendapatkan sambutan antusiasme, unggahan promosi film “Spider-Man: Brand New Day” di platform X (sebelumnya Twitter) justru dibanjiri komentar bernada protes. Para penggemar melampiaskan kekecewaan mereka terhadap Sony Pictures, yang merupakan bagian dari Sony Group Corporation, atas keputusan divisi PlayStation yang dinilai merugikan.

Dalam kolom komentar unggahan tersebut, banyak pengguna menyatakan kekecewaan mereka terhadap Sony. Mereka menyoroti bahwa kebijakan penghapusan game fisik dianggap menghilangkan hak kepemilikan dan mengurangi pilihan bagi para pemain yang masih setia pada format fisik. Beberapa komentar bahkan secara eksplisit meminta Sony untuk membatalkan kebijakan tersebut.

Berbagai kemarahan fans terkait keputusan Sony menghapus game fisik di postingan Spiderman Brand New Day

Berbagai kemarahan fans terkait keputusan Sony menghapus game fisik di postingan Spiderman Brand New Day

Tidak hanya itu, sebagian penggemar juga mengancam akan mengurangi dukungan mereka terhadap berbagai produk Sony, termasuk film-film produksi Sony Pictures, hingga ada kejelasan mengenai masa depan game fisik. Sikap ini menunjukkan betapa dalamnya kekecewaan komunitas terhadap langkah Sony yang dianggap tidak mempertimbangkan preferensi seluruh basis penggemarnya.

Fenomena pelampiasan kekecewaan ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, aplikasi PlayStation App juga menjadi sasaran “review bombing” oleh sejumlah pengguna yang memberikan ulasan bintang rendah. Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap keputusan Sony mengenai game fisik, meskipun aplikasi tersebut tidak memiliki kaitan langsung dengan kebijakan distribusi game.

Latar Belakang Kebijakan Penghapusan Game Fisik Sony

Kontroversi ini berakar dari pengumuman Sony mengenai rencana untuk menghentikan penjualan game fisik secara bertahap. Perusahaan berencana untuk beralih sepenuhnya ke model distribusi digital mulai tahun 2028. Pengumuman ini memicu perdebatan sengit di kalangan komunitas gaming, yang terbagi antara pandangan bahwa ini adalah evolusi industri yang tak terhindarkan dan pandangan bahwa ini adalah pembatasan kebebasan konsumen.

Bagi banyak pemain, game fisik bukan sekadar media untuk memainkan sebuah permainan. Bagi para kolektor, game fisik memiliki nilai historis dan artistik yang tinggi. Mereka melihat koleksi game fisik sebagai bagian dari sejarah industri game yang dapat dimiliki secara permanen, terlepas dari keberlangsungan layanan digital atau ketersediaan server di masa depan.

Kepemilikan fisik memberikan rasa aman dan kontrol yang lebih besar bagi konsumen. Mereka dapat menjual kembali, meminjamkan, atau menyimpan koleksi mereka tanpa dibatasi oleh lisensi digital yang dapat dicabut sewaktu-waktu. Peralihan ke digital murni dikhawatirkan akan menghilangkan aspek-aspek penting dari pengalaman kepemilikan game bagi sebagian besar penggemar.

Hingga saat ini, Sony belum memberikan tanggapan resmi terkait gelombang protes yang terus menerus muncul di berbagai platform media sosial. Namun, dampak dari keputusan ini jelas terlihat, di mana kemarahan komunitas gaming kini telah meluas dan memengaruhi persepsi publik terhadap berbagai produk Sony di luar ranah video game, termasuk kesuksesan film “Spider-Man: Brand New Day.” Situasi ini menyoroti pentingnya Sony untuk mendengarkan dan merespons kekhawatiran basis penggemarnya agar tidak kehilangan kepercayaan dan dukungan di masa mendatang.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *