Diorama.id – Vivo, salah satu produsen ponsel terkemuka asal Tiongkok, baru saja meluncurkan produk terbarunya, Vivo Y600 Turbo, di pasar domestiknya.
Peluncuran ini segera menarik perhatian publik berkat kapasitas baterai masif 9000mAh yang ditawarkannya, namun tetap hadir dengan desain bodi yang tergolong ramping.
Vivo bahkan mengklaim bahwa Y600 Turbo merupakan salah satu ponsel dengan baterai terbesar yang pernah mereka produksi, menyusul kesuksesan Vivo Y600 Pro sebelumnya.
Menariknya, kapasitas baterai yang luar biasa besar ini tidak membuat desain perangkat menjadi terlihat terlalu tebal. Vivo Y600 Turbo justru mempertahankan ketebalan hanya 8,29 mm dengan bobot sekitar 215 gram.
Vivo Berusaha Mengubah Persepsi HP Baterai Besar
Selama ini, ponsel pintar dengan kapasitas baterai ekstrem seringkali identik dengan desain yang tebal dan berat, layaknya ponsel jenis rugged atau gaming phone.
Namun, Vivo tampaknya berupaya mengubah pandangan tersebut melalui Y600 Turbo. Alih-alih menciptakan ponsel “monster baterai” dengan bodi yang bongsor, Vivo justru fokus pada mempertahankan desain yang tetap terlihat modern dan tipis untuk penggunaan sehari-hari.
Strategi ini membuat Vivo Y600 Turbo terasa seperti perpaduan harmonis antara ponsel mainstream dan perangkat yang dirancang untuk daya tahan ekstrem.
Baterai 9000mAh Didukung Fast Charging 90W
Sektor baterai jelas menjadi daya tarik utama dari perangkat ini. Vivo Y600 Turbo dibekali dengan baterai berkapasitas 9020mAh yang didukung oleh teknologi fast charging 90W.
Vivo mengklaim bahwa baterai ini mampu mempertahankan kesehatannya di atas 80 persen bahkan setelah melalui 1200 siklus pengisian daya.
Selain itu, ponsel pintar ini juga mendukung fitur reverse wired charging, yang berarti dapat berfungsi sebagai power bank untuk mengisi daya perangkat lain.
Terdapat pula fitur direct power supply global yang memungkinkan perangkat mengambil daya langsung dari adaptor saat digunakan untuk bermain game. Fitur ini dirancang untuk membantu menekan panas berlebih dan mengurangi degradasi baterai.
Layar AMOLED 120Hz dan Performa Snapdragon 7s Gen 4
Baca juga: Jim Carrey di Sonic 4: Konfirmasi Aktor Kembali ke Film
Vivo Y600 Turbo mengusung layar AMOLED berukuran 6,83 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate 120Hz.
Layar ini juga mampu mencapai tingkat kecerahan puncak hingga 5000 nit dan dilengkapi dengan PWM dimming 4320Hz, yang dirancang untuk memberikan kenyamanan visual yang optimal bagi pengguna.
Untuk urusan performa, perangkat ini ditenagai oleh chipset Snapdragon 7s Gen 4 yang diproduksi dengan fabrikasi 4nm.
Chipset ini dipasangkan dengan pilihan RAM hingga 12GB dan penyimpanan internal hingga 512GB, menggunakan teknologi LPDDR4X dan UFS 3.1.
Kamera Sederhana dengan Fokus Stabilitas
Di sektor kamera, Vivo tampaknya mengambil pendekatan yang tidak terlalu ambisius. Perangkat ini dilengkapi dengan kamera utama beresolusi 50MP, didampingi oleh sensor depth 2MP, serta kamera depan beresolusi 8MP.
Meskipun demikian, Vivo tetap menyertakan dukungan EIS (Electronic Image Stabilization) pada kamera depan maupun belakang, serta kemampuan merekam video hingga resolusi 4K.
Ketahanan Air dan Debu dengan Sertifikasi IP69
Untuk fitur konektivitas dan tambahan lainnya, Vivo Y600 Turbo mendukung jaringan 5G, WiFi 6, Bluetooth 5.2, dan NFC. Perangkat ini juga dilengkapi dengan sensor sidik jari yang terintegrasi di dalam layar.
Yang menarik, ponsel ini telah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, menjamin ketahanan terhadap air dan debu.
Di Tiongkok, Vivo Y600 Turbo dibanderol mulai dari 2299 yuan atau setara dengan sekitar Rp 5 jutaan untuk varian 8GB RAM dan 256GB penyimpanan internal.
Sementara itu, varian tertingginya dengan konfigurasi 12GB RAM dan 512GB penyimpanan internal ditawarkan dengan harga 2899 yuan atau sekitar Rp 6 jutaan.
Sayangnya, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan Vivo Y600 Turbo di pasar Indonesia. Kita perlu menunggu pengumuman lebih lanjut dari Vivo mengenai rencana peluncuran globalnya.

Leave a Reply