Indotify.com – Tim Nasional (Timnas) Esports Indonesia berhasil mengukuhkan diri sebagai juara umum pada ajang SEA Esports Nations Cup 2026 yang baru saja usai digelar.
Prestasi gemilang ini dicapai di Vietnam, negara tuan rumah turnamen esports regional perdana tersebut.
Indonesia sukses mengumpulkan total 446 poin, sebuah pencapaian signifikan yang mengukuhkan dominasinya di kancah Asia Tenggara.
Kemenangan ini dibarengi dengan perolehan tiga medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu.
Medali-medali tersebut diraih dari berbagai cabang game yang dipertandingkan, menunjukkan kedalaman dan konsistensi para atlet esports Indonesia.
Secara khusus, cabang PUBG Mobile, Teamfight Tactics, dan Crossfire: Legends menjadi arena di mana atlet Indonesia menunjukkan performa terbaiknya.
Mereka berhasil mengungguli para pesaing dari negara-negara tetangga dengan strategi yang matang dan eksekusi yang ciamik.
Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI), Budi Gunawan, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini.
Beliau menegaskan bahwa kemenangan ini adalah bukti nyata keberhasilan sistem pembinaan esports nasional yang telah berjalan secara terstruktur.
Pembinaan yang terukur dan berkelanjutan ini diharapkan dapat menjadi standar baru bagi perkembangan esports di Indonesia.
SEA Esports Nations Cup 2026 sendiri berlangsung pada tanggal 7 hingga 9 Mei 2026 di Ho Chi Minh City, Vietnam.
Turnamen ini menjadi ajang unjuk gigi bagi talenta-talenta esports terbaik dari seluruh Asia Tenggara.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan yang sengit, kontingen Indonesia, termasuk para atlet, pelatih, dan ofisial, telah kembali ke Tanah Air.
Mereka disambut hangat setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada tanggal 10 Mei 2026.
Perjalanan Indonesia di turnamen ini diwarnai dengan penampilan yang konsisten di setiap nomor pertandingan yang diikuti.
Mereka berhasil mengamankan posisi podium di berbagai cabang, yang secara kumulatif mengantarkan pada gelar juara umum.
Dalam cabang PUBG Mobile, atlet Indonesia Alan Raynold “Satar” Kumaseh berhasil menyabet medali emas di kategori Solo.
Satar menunjukkan performa yang stabil sepanjang kompetisi, mengumpulkan 42 poin, 6 eliminasi, dan satu kali meraih Winner Winner Chicken Dinner (WWCD).
Tidak hanya Satar, Fazriel Haikal “Yummy” Aditya juga turut berkontribusi dengan meraih medali perak di kategori yang sama.
Yummy menutup perjuangannya dengan 37 poin, 5 eliminasi, dan satu WWCD.
Kolaborasi Satar dan Yummy kembali berlanjut di kategori PUBG Mobile Duo.
Meskipun persaingan sangat ketat, kedua atlet Indonesia ini berhasil meraih medali perunggu.
Mereka mencatatkan 14 poin dan 7 eliminasi dalam pertandingan tersebut.
Dominasi Indonesia tidak berhenti di situ, terbukti dari cabang Teamfight Tactics (TFT).
Atlet Indonesia, Stefanus Aditya, menunjukkan konsistensi luar biasa sepanjang turnamen.
Performa stabilnya berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia.
Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Indonesia dalam perburuan gelar juara umum.
Medali emas ketiga bagi Indonesia berhasil direbut dari cabang Crossfire: Legends.
Timnas Esports Indonesia untuk cabang ini diperkuat oleh Gede Bagus Panji Narajaya, Ibnu Qayyim Al Jauziah, Kautsar, Faruqurrohman Ekatama, Muhammad Ilyas Alfarizi, Riddho Putra Muharam, dan Tubagus Mochammad Cipta.
Di bawah arahan pelatih Iqbal Mauldhan Yusup, tim ini tampil impresif dan berhasil mengatasi perlawanan sengit dari tim-tim negara lain.
Mereka berhasil mengamankan posisi teratas di podium cabang Crossfire: Legends.
Jenderal Polisi (P) Prof. Dr. Budi Gunawan S.H., M.Si., Ph.D., selaku Ketua Umum PB ESI, menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diraih.
Beliau mengapresiasi seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang membawa nama Indonesia.
Menurutnya, gelar juara umum ini merupakan buah dari kedisiplinan dan kerja keras seluruh kontingen.
“Gelar juara umum dengan perolehan poin tertinggi ini adalah hasil dari kedisiplinan dan kerja keras seluruh kontingen. Membawa nama Indonesia dan meraih posisi tertinggi di tingkat internasional menjadi bukti nyata keberhasilan sistem pembinaan esports nasional yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan,” ungkap Budi Gunawan.
Beliau menambahkan bahwa pencapaian ini akan menjadi tolok ukur baru bagi perkembangan esports Indonesia di masa mendatang.
Ini juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan daya saing di kancah global.
Keberhasilan di SEA Esports Nations Cup 2026 ini menunjukkan bahwa proses pembinaan yang dilakukan oleh PB ESI melalui Badan Tim Nasional (BTN) Esports berjalan efektif.
Persiapan atlet-atlet terbaik Indonesia untuk menghadapi kompetisi internasional berikutnya kini semakin terjamin.
FAQ
Apa itu SEA Esports Nations Cup 2026?
SEA Esports Nations Cup 2026 adalah sebuah turnamen esports regional yang diikuti oleh negara-negara di Asia Tenggara.
Turnamen ini mempertemukan tim nasional dari berbagai negara untuk bersaing dalam beberapa judul game populer.
Berapa medali yang diraih Indonesia di SEA Esports Nations Cup 2026?
Indonesia berhasil meraih total 5 medali pada turnamen ini.
Rinciannya adalah 3 medali emas, 1 medali perak, dan 1 medali perunggu, yang sekaligus mengantarkan Indonesia menjadi juara umum dengan 446 poin.
Siapa saja atlet Indonesia yang meraih medali di turnamen ini?
Beberapa atlet yang turut menyumbangkan medali bagi Indonesia antara lain Alan “Satar” Kumaseh, Fazriel Haikal “Yummy” Aditya, dan Stefanus Aditya.
Selain itu, tim Crossfire: Legends Indonesia juga berhasil meraih medali emas.
Di mana SEA Esports Nations Cup 2026 diselenggarakan?
SEA Esports Nations Cup 2026 diselenggarakan di Ho Chi Minh City, Vietnam.
Baca juga: Timnas Indonesia Borong Tiga Medali di PUBG Mobile SEA 2026
Turnamen ini berlangsung selama tiga hari, yaitu dari tanggal 7 hingga 9 Mei 2026.

Leave a Reply