Indotify.com – Trilogi Yakuza, sebuah seri yang identik dengan jalanan Jepang yang penuh warna dan kisah-kisah kelam namun menyentuh, kini hadir di Nintendo Switch 2. Edisi [Re:Play] kali ini akan mengulas performa Yakuza 0: Director’s Cut, Yakuza Kiwami 1, dan Yakuza Kiwami 2 di konsol hybrid tersebut.
Kembali ke Kamurocho melalui Switch 2 memberikan nuansa nostalgia yang kental. Bagi para penggemar lama, ini adalah kesempatan untuk bernostalgia, sementara bagi pemain baru, ini adalah gerbang masuk yang ideal ke dalam dunia Like a Dragon sebelum seri ini mengambil arah yang berbeda.
Ketiga game ini menawarkan pengalaman yang kaya akan drama, aksi, dan potret kehidupan urban Jepang yang unik. Dari neon yang gemerlap hingga gang-gang sempit yang menyimpan cerita, trilogi ini telah membuktikan diri sebagai lebih dari sekadar game aksi, melainkan sebuah narasi mendalam tentang perjuangan dan kemanusiaan.
Intinya Sih
-
Yakuza 0: Director’s Cut menyajikan pengalaman bermain yang mulus di Switch 2, dengan frame rate 60fps yang stabil dan peningkatan visual yang signifikan.
-
Yakuza Kiwami 1 menawarkan gameplay yang responsif dan performa solid 60fps, minim gangguan frame drop, serta waktu muat yang cepat.
-
Yakuza Kiwami 2, meskipun menawan secara visual berkat Dragon Engine, mengalami beberapa penurunan frame rate dan masalah frame pacing saat dimainkan di Switch 2.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
[Re:Play] merupakan program baru di GGWP untuk bertnostalgia dengan game-game lawas yang pernah menemami hari-hari kita. Pada edisi kedua, GGWP mencoba membahas game Trilogi Yakuza namun versi Nintendo Switch 2
Ada perasaan yang sulit dijelaskan ketika kembali menginjakkan kaki di Kamurocho. Neon yang menyala terang, lorong sempit penuh drama, dan suara kota yang tak pernah tidur. Yakuza 0 Director’s Cut, Yakuza Kiwami 1, dan Yakuza Kiwami 2 bukan sekadar game action penuh nostalgia namun seri ini telah menjelma menjadi potret kehidupan urban Jepang yang keras, absurd, tapi juga hangat.
Rilis ulang trilogi ini di Switch 2 terasa seperti undangan untuk pulang. Bagi pemain lama, ini adalah nostalgia. Bagi pemain baru, ini adalah pintu masuk terbaik ke dunia Like a Dragon sebelum semuanya berubah arah.
Awal Segalanya: Yakuza 0 Director’s Cut
Sebagai prekuel, Yakuza 0 adalah fondasi emosional seri ini. Ceritanya memperkenalkan kita pada Kazuma Kiryu dan Goro Majima di masa muda mereka, saat keduanya mencari jati diri di tengah kerasnya dunia kriminal Jepang. Narasi yang disajikan terasa personal dan penuh konflik yang sangat manusiawi, menjadikannya salah satu cerita terbaik dalam franchise Yakuza.
Dari ketiga game yang dirilis ulang di Switch 2, Yakuza 0: Director’s Cut menawarkan pengalaman bermain yang paling mulus. Saya menikmati frame rate yang konsisten di angka 60fps, baik saat bermain dalam mode docked maupun handheld. Peningkatan visualnya juga terasa bersih dan menyegarkan.
Meskipun ada laporan mengenai output resolusi hingga 4K saat docked, pengalaman saya menunjukkan bahwa game ini cenderung menggunakan resolusi dinamis yang tidak selalu mencapai native 4K, terutama saat ditampilkan di layar besar. Namun, dari segi kelancaran gameplay dan responsivitas kontrol, Yakuza 0 menjadi paket yang paling solid di Switch 2.
Kelahiran Legenda: Yakuza Kiwami 1
Yakuza Kiwami merupakan remake dari game Yakuza orisinal yang pertama kali dirilis pada tahun 2005. Di sini, kita menyaksikan awal mula kisah sang legenda, Kazuma Kiryu. Ceritanya lebih ringkas dibandingkan Yakuza 0, namun justru kesederhanaan itulah yang menjadi kekuatannya, menyoroti konflik personal, pengkhianatan, dan harga sebuah loyalitas.
Penambahan sistem pertarungan modern dan konten baru membuat Kiwami terasa relevan dan bukan sekadar sebuah arsip sejarah. Saat dimainkan di Switch 2, ritme pertarungannya tetap solid dan nyaman untuk dimainkan dalam sesi singkat maupun panjang. Jika Yakuza 0 unggul dalam kemulusan, maka Yakuza Kiwami 1 adalah yang paling konsisten.
Selama bermain Yakuza Kiwami 1 di Switch 2, saya mendapati game ini mampu mempertahankan 60fps secara stabil, dengan minim gangguan frame drop dan waktu muat yang cepat. Baik dalam mode handheld maupun docked, pengalaman bermain terasa sangat menyenangkan.
Skala dan Emosi: Yakuza Kiwami 2
Jika Kiwami adalah pengantar, maka Kiwami 2 adalah eskalasi cerita. Dengan penggunaan Dragon Engine, kota Kamurocho dan Sotenbori terasa lebih hidup, padat, dan ekspresif. Ceritanya membawa konflik yang lebih besar, dengan emosi yang lebih matang dan taruhan yang lebih tinggi.
Di Switch 2, Kiwami 2 menonjol berkat presentasi visualnya yang lebih tajam dan pengalaman eksplorasi kota yang tetap imersif, baik saat dimainkan di dock maupun handheld. Namun, pengalaman saya menunjukkan bahwa game ini berjalan di sekitar 30fps, dengan beberapa kali mengalami penurunan frame rate dan masalah frame pacing, terutama di area perkotaan yang ramai.
Meskipun secara teknis masih dapat dimainkan, transisi dari Kiwami 1 yang berjalan mulus di 60fps ke Kiwami 2 dengan performa yang lebih terbatas tentu terasa cukup kontras.
Docked vs Handheld: Mana yang Lebih Ideal?
Dalam mode handheld, ketiga game ini terasa lebih nyaman untuk dimainkan. Layar yang lebih kecil pada Switch 2 membantu menyamarkan isu resolusi dan frame pacing, terutama pada Kiwami 2. Sementara itu, mode docked lebih direkomendasikan untuk Yakuza 0 dan Kiwami 1, yang tampil stabil dan nyaman di layar yang lebih besar.
Baca juga di sini: Teori Konspirasi Resident Evil: Hubungan dengan Umbrella Corp.
Kesimpulannya, rilis trilogi Yakuza di Switch 2 bukanlah tentang mencari game yang “paling sempurna”, melainkan tentang memberikan pilihan. Untuk pertama kalinya, pemain dapat menikmati fondasi seri Yakuza di platform Nintendo tanpa mengorbankan kedalaman ceritanya. Meskipun mungkin ada kompromi dari sisi performa, terutama pada Kiwami 2, secara keseluruhan, ini tetap merupakan paket nostalgia yang sangat layak untuk dinikmati kembali.
![[Re:Play] Tinjauan Performa Trilogi Yakuza di Nintendo Switch 2](https://indotify.com/wp-content/uploads/2026/04/replay-tinjauan-performa-trilogi-yakuza-di-nintendo-switch-2-13488.jpg)
Leave a Reply