Home » iQOO 15R Resmi Naik Rp11,39 Juta, iQOO Z11/Z11x Ikut Melonjak

iQOO 15R Resmi Naik Rp11,39 Juta, iQOO Z11/Z11x Ikut Melonjak

Indotify.com – Merek smartphone iQOO secara resmi mengumumkan penyesuaian harga untuk tiga model unggulannya, yaitu iQOO 15R, iQOO Z11 5G, dan iQOO Z11x 5G. Perubahan harga ini berlaku efektif mulai tanggal 13 Juli dan berlaku di seluruh jaringan penjualan, baik secara offline maupun melalui Official Store iQOO.

Kenaikan harga yang paling signifikan terjadi pada varian tertinggi iQOO 15R, yakni model dengan konfigurasi memori 12GB RAM dan penyimpanan internal 512GB. Perangkat ini sebelumnya dipasarkan dengan harga Rp9.899.000, namun kini harganya melonjak menjadi Rp11.399.000. Kenaikan ini mencapai Rp1,5 juta dari harga peluncuran.

Sementara itu, varian iQOO 15R lainnya masih mempertahankan harga yang sama. Model dengan konfigurasi 8GB RAM dan 256GB penyimpanan internal tetap dibanderol seharga Rp8.499.000. Begitu pula dengan versi 12GB RAM dan 256GB penyimpanan internal, yang masih dijual pada harga Rp9.499.000.

Bukan hanya lini flagship, seri kelas menengah iQOO juga tidak luput dari penyesuaian harga. iQOO Z11 5G dengan memori 8GB RAM dan penyimpanan 256GB kini harus ditebus dengan harga Rp6.699.000. Angka ini merupakan kenaikan sebesar Rp1 juta dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp5.699.000.

Tren kenaikan harga juga dialami oleh iQOO Z11x 5G. Varian 8GB RAM dan 256GB penyimpanan internal yang sebelumnya dapat diperoleh dengan harga Rp4.799.000, kini dijual dengan harga baru Rp5.599.000. Kenaikan ini berkisar Rp800 ribu.

Meskipun iQOO belum merilis pernyataan resmi yang secara spesifik menjelaskan alasan di balik penyesuaian harga ini, situasi industri semikonduktor global dalam beberapa bulan terakhir memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai faktor-faktor yang memengaruhinya.

Kenaikan harga pada komponen-komponen utama smartphone menjadi salah satu penyebab utama. Perubahan dalam rantai pasok global yang kompleks serta peningkatan biaya produksi secara keseluruhan telah mendorong harga berbagai komponen menjadi lebih mahal.

Salah satu komponen yang mengalami kenaikan harga paling dramatis adalah chip memori. Berdasarkan laporan industri terbaru, harga modul memori jenis DDR4 diprediksi akan melonjak lebih dari 50 persen pada kuartal ketiga tahun 2026. Bahkan, memori generasi lama seperti DDR3 pun terus mengalami kenaikan harga akibat semakin terbatasnya pasokan.

Fenomena ini diperparah oleh strategi produsen memori besar seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron. Perusahaan-perusahaan raksasa ini kini cenderung memprioritaskan produksi memori dengan teknologi terbaru yang memiliki permintaan tinggi. Hal ini meliputi memori High Bandwidth Memory (HBM) yang krusial untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI), DDR5 untuk segmen server, serta LPDDR5X yang banyak digunakan pada smartphone kelas atas (flagship).

Akibat pergeseran prioritas produksi ini, kapasitas produksi memori generasi sebelumnya menjadi semakin terbatas. Hal ini secara langsung berimbas pada kenaikan harga komponen-komponen tersebut, yang pada akhirnya memengaruhi harga jual perangkat elektronik, termasuk smartphone.

Namun, beban biaya tidak hanya berhenti pada sektor memori. Berbagai komponen lain yang menjadi tulang punggung sebuah smartphone juga terus mengalami tekanan harga. Mulai dari chipset yang menjadi otak perangkat, panel layar berkualitas tinggi, modul kamera canggih, baterai berkapasitas besar, hingga material yang digunakan untuk rangka ponsel, semuanya mengalami peningkatan biaya produksi.

Perkembangan tren smartphone modern yang semakin menuntut performa tinggi juga turut berkontribusi. Kehadiran baterai berkapasitas jumbo, layar dengan resolusi dan refresh rate tinggi, serta integrasi fitur-fitur kecerdasan buatan (AI) secara inheren meningkatkan kompleksitas dan biaya produksi sebuah perangkat jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Selain faktor teknis komponen, fluktuasi nilai tukar mata uang asing juga menjadi variabel penting yang memengaruhi harga jual. Biaya logistik internasional yang semakin tinggi, serta peningkatan ongkos distribusi di berbagai negara, juga turut menjadi pertimbangan dalam menentukan harga akhir sebuah produk di pasar.

Kondisi-kondisi tersebut memaksa sejumlah produsen smartphone, termasuk iQOO, untuk melakukan penyesuaian harga. Langkah ini diambil demi menjaga keberlangsungan operasional produksi dan memastikan margin bisnis tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi global.

Kenaikan harga yang dilakukan oleh iQOO kali ini bukanlah sebuah insiden yang terisolasi. Sepanjang tahun 2026, banyak produsen smartphone lainnya yang juga telah melakukan penyesuaian harga di berbagai pasar global. Hal ini sejalan dengan tren peningkatan biaya komponen dan manufaktur yang terjadi secara merata.

Para pengamat industri memprediksi bahwa tren kenaikan harga ini kemungkinan akan terus berlanjut, setidaknya hingga pasokan komponen global kembali stabil dan rantai pasok dapat beroperasi secara normal.

Rincian Harga Terbaru Smartphone iQOO

iQOO 15R

  • 8GB RAM + 256GB Penyimpanan: Rp8.499.000
  • 12GB RAM + 256GB Penyimpanan: Rp9.499.000
  • 12GB RAM + 512GB Penyimpanan: Rp11.399.000 (Sebelumnya Rp9.899.000)

iQOO Z11 5G

  • 8GB RAM + 256GB Penyimpanan: Rp6.699.000 (Sebelumnya Rp5.699.000)

iQOO Z11x 5G

  • 8GB RAM + 256GB Penyimpanan: Rp5.599.000 (Sebelumnya Rp4.799.000)

Harga baru ini telah berlaku sejak 13 Juli dan diterapkan secara seragam di seluruh toko fisik maupun platform penjualan online resmi iQOO. Bagi calon konsumen yang berencana untuk meminang salah satu dari ketiga model smartphone ini, daftar harga terbaru inilah yang menjadi acuan resmi di seluruh kanal penjualan.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *