Home » Assassin’s Creed Black Flag Resynced: PHK Massal Dev. Picu Protes

Assassin’s Creed Black Flag Resynced: PHK Massal Dev. Picu Protes

Diorama.id – Meskipun Assassins Creed Black Flag Resynced berhasil memukau pasar dengan penjualan lebih dari 2 juta kopi di hari pertama peluncurannya, pencapaian gemilang ini justru berbanding terbalik dengan nasib para pengembangnya di Ubisoft.

Di tengah euforia kesuksesan komersial, raksasa penerbit game asal Prancis ini kembali menuai sorotan tajam akibat kebijakan restrukturisasi yang berujung pada rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, yang sontak memicu gelombang protes dari para karyawannya.

Situasi yang dihadapi oleh karyawan Ubisoft ini merupakan kelanjutan dari strategi efisiensi perusahaan yang telah diumumkan sebelumnya. Ubisoft memang tengah gencar melakukan pemotongan biaya operasional. Salah satu langkah konkretnya adalah penutupan dan perombakan sejumlah studio mereka. Sebagai contoh, fokus Ubisoft Barcelona diarahkan ulang untuk hanya menangani proyek-proyek seri Rainbow Six di masa mendatang.

Kesuksesan Assassins Creed Black Flag Resynced Tak Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Karyawan, Rencana PHK Picu Protes Keras

Keputusan restrukturisasi ini berdampak langsung pada staf Ubisoft Barcelona. Mereka memutuskan untuk menggelar aksi mogok kerja selama tiga hari. Aksi ini diorganisir oleh serikat pekerja bernama Coordinadora Sindical del Videojuego (CSVI), sebagaimana dilaporkan oleh akun X CGT Catalunya.

Aksi mogok kerja ini berlangsung di tengah proses negosiasi yang alot terkait rencana pemutusan hubungan kerja yang menyasar 51 karyawan Ubisoft Barcelona. Pihak Ubisoft, melalui pernyataan kepada VGC, mengklarifikasi bahwa keputusan tersebut masih bersifat usulan dan belum final. Mereka menekankan bahwa proses konsultasi dengan perwakilan karyawan masih terus berjalan.

Lebih lanjut, Ubisoft menyatakan bahwa restrukturisasi ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk menekan biaya operasional sekaligus memfokuskan sumber daya perusahaan pada proyek-proyek yang dianggap strategis bagi masa depan perusahaan.

Namun, dari sisi para pekerja, keputusan ini dinilai sangat tidak adil. Terutama mengingat banyak dari mereka baru saja menyelesaikan kontribusi signifikan dalam pengembangan Assassins Creed Black Flag Resynced. Manel Cota, seorang animator gameplay, mengungkapkan kekecewaannya. Ia membeberkan bahwa tim di Barcelona bertanggung jawab penuh atas seluruh level bawah laut dalam game tersebut, sebuah elemen krusial yang sangat diapresiasi pemain. Ironisnya, tim inilah yang kini justru menjadi salah satu yang terdampak rencana PHK.

Assassins Creed Black Flag Resynced / Ubisoft

Assassins Creed Black Flag Resynced / Ubisoft

Melalui aksi mogok kerja ini, para karyawan Ubisoft Barcelona mengajukan beberapa tuntutan utama. Mereka mendesak agar rencana PHK terhadap 51 pegawai dibatalkan. Selain itu, mereka menuntut jaminan perlindungan kerja untuk mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja massal di masa mendatang. Tuntutan lainnya mencakup pengembalian kebijakan kerja jarak jauh hingga 60 persen, serta pemenuhan janji promosi dan kenaikan gaji yang sebelumnya telah dijanjikan oleh perusahaan.

Menurut serikat pekerja, setelah bertahun-tahun mendedikasikan tenaga dan pikiran untuk menghasilkan game yang sukses secara komersial seperti Assassins Creed Black Flag Resynced, keputusan PHK ini dianggap sebagai bentuk penghargaan yang sangat mengecewakan terhadap kerja keras dan dedikasi mereka.

Assassins Creed Black Flag Resynced / Ubisoft

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *