Indotify.com – Menjelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, kenangan akan lagu-lagu tema yang membangkitkan semangat sepak bola kembali menyeruak. Sejak dulu, setiap edisi turnamen akbar ini selalu diiringi oleh karya musik yang berhasil merebut hati para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Beberapa lagu bahkan mampu bertahan melampaui masanya, menjadi identik dengan momen-momen tak terlupakan di lapangan hijau.
Dari era 1998 hingga 2022, banyak artis kelas dunia yang turut meramaikan Piala Dunia dengan lagu-lagu mereka. Karya mereka tidak hanya menjadi latar musik pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas setiap edisi Piala Dunia, menciptakan memori kolektif yang kuat.
Berikut adalah tujuh lagu Piala Dunia yang paling ikonik, yang berhasil dikenang dan terus didengarkan oleh para pencinta sepak bola:
- Artikel menyoroti tujuh lagu Piala Dunia paling ikonik dari berbagai edisi, mulai dari era 1998 hingga 2022, yang dinyanyikan oleh artis dunia seperti Shakira, Ricky Martin, dan Jungkook BTS.
- Lagu-lagu seperti ‘Waka Waka’, ‘Wavin’ Flag’, dan ‘The Cup of Life’ disebut paling berkesan karena mampu membangkitkan semangat global serta melekat kuat di ingatan penggemar sepak bola.
- Padi menjadi sorotan khusus sebagai band Indonesia pertama yang berpartisipasi dalam album resmi Piala Dunia 2002 dengan lagu ‘Work of Heaven’, menunjukkan kontribusi musisi lokal di ajang internasional.
1. Waka Waka (This Time for Africa) – Shakira
Sulit untuk tidak menyebut “Waka Waka” sebagai lagu tema Piala Dunia paling ikonik. Dirilis pada tahun 2010 untuk Piala Dunia yang diselenggarakan di Afrika Selatan, lagu ini tidak hanya menjadi hit global tetapi juga berhasil menangkap semangat persatuan dan perayaan.
Shakira, dengan kolaborasinya bersama band Freshlyground, menciptakan sebuah lagu yang memadukan irama Afrika yang khas dengan sentuhan pop modern. Musiknya yang energik, lirik yang penuh semangat, dan video klip yang menampilkan budaya Afrika secara semarak, membuat “Waka Waka” menjadi fenomena budaya.
Lagu ini berhasil melampaui batas-batas sepak bola, menjadi lagu kebangsaan bagi banyak orang yang merayakan keberagaman dan kebersamaan. Hingga kini, “Waka Waka” masih sering diputar dan dikenang sebagai salah satu lagu terbaik yang pernah dihasilkan dari gelaran Piala Dunia.
Zamina-mina, hé-hé
Waka, waka, hé-hé
Zamina-mina, zangalewa?
This time for Africa
2. Wavin’ Flag – K’naan
Meskipun bukan lagu tema resmi FIFA, “Wavin’ Flag” karya K’naan menjadi salah satu lagu yang paling melekat dari Piala Dunia 2010. Lagu ini awalnya diciptakan sebagai bagian dari kampanye Coca-Cola untuk Piala Dunia, namun popularitasnya meroket hingga menjadi semacam anthem tidak resmi.
Liriknya yang inspiratif, menyuarakan harapan dan perjuangan, sangat resonan dengan semangat olahraga. Lagu ini berhasil membangkitkan rasa optimisme dan persatuan di antara para penggemar, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari memori Piala Dunia Afrika Selatan.
When I get older, I will be stronger
They’ll call me freedom just like a wavin’ flag
So wave your flag, now wave your flag
Now wave your flag (Oh)
3. The Cup of Life (La Copa de la Vida) – Ricky Martin
Piala Dunia 1998 di Prancis melahirkan sebuah lagu yang hingga kini masih sering terdengar di berbagai acara sepak bola: “The Cup of Life” atau “La Copa de la Vida” oleh Ricky Martin. Lagu ini berhasil memadukan semangat pesta dengan intensitas pertandingan.
Dengan irama Latin yang menggugah dan teriakan “Ale ale ale” yang ikonik, lagu ini menciptakan atmosfer euforia yang luar biasa. Ricky Martin berhasil membawakan lagu ini dengan penuh gairah, menjadikannya sebuah anthem yang tak lekang oleh waktu dan identik dengan perayaan kemenangan dalam sepak bola.
Here we go! Ale, Ale, Ale!
Go, go, go! Ale, Ale, Ale!
Tonight’s the night we’re gonna celebrate
The cup of life… Ale, Ale, Ale!
4. We Are One (Ole Ola) – Pitbull, Jennifer Lopez, Claudia Leitte
Untuk Piala Dunia 2014 di Brasil, FIFA menggandeng Pitbull, Jennifer Lopez, dan Claudia Leitte untuk menciptakan lagu tema “We Are One (Ole Ola)”. Lagu ini mencoba menangkap semangat Brasil dengan memadukan irama samba yang khas.
Meskipun dirilis sebagai penerus “Waka Waka”, lagu ini memiliki nuansa yang berbeda, lebih fokus pada perayaan keragaman budaya. Kolaborasi antara Pitbull dan Jennifer Lopez memberikan sentuhan pop yang kuat, sementara Claudia Leitte menambahkan elemen musik Brasil yang otentik.
Put your flags up in the sky (Put ’em in the sky, jogue lá no alto)
And wave ’em side to side (Side to side, lado a lado)
Show the world where you’re from (Show ’em where you’re from, we are one, baby)
Show the world we are one (One, love, life)
5. Dreamers – Jungkook BTS dan Fahad Al Kubaisi
Piala Dunia 2022 di Qatar mencatat sejarah baru dengan kehadiran Jungkook dari grup K-Pop ternama, BTS, sebagai penyanyi lagu tema utama. Bersama dengan penyanyi Qatar, Fahad Al Kubaisi, Jungkook merilis lagu “Dreamers”.
Lagu ini berhasil memadukan suara merdu Jungkook dengan melodi khas Timur Tengah, menciptakan sebuah karya yang segar dan berbeda dari lagu-lagu tema sebelumnya. Kesuksesan global BTS tentu saja turut mendongkrak popularitas “Dreamers”, menjadikannya sangat dikenal di kalangan penggemar musik dan sepak bola.
Look who we are, we are the dreamers
We make it happen, ’cause we believe it
Look who we are, we are the dreamers
We make it happen ’cause we can see it
6. Shakira – La La La
Setelah kesuksesan “Waka Waka”, Shakira kembali tampil dalam album resmi Piala Dunia 2014 dengan lagu “La La La”. Meskipun tidak menjadi lagu tema utama, lagu ini tetap mendapatkan tempat di hati banyak penggemar.
Dengan nuansa yang lebih ceria dan lirik yang mudah diingat, “La La La” menawarkan energi yang berbeda namun tetap membangkitkan semangat sepak bola. Kehadiran Shakira lagi-lagi membuktikan kemampuannya dalam menciptakan lagu yang identik dengan Piala Dunia.
Feel how the planet’s become one
Beats like a drum to the same rhythm
Hear the whistle, kick the ball
The entire world soars like an eagle
7. Work of Heaven – Padi
Sebagai tambahan yang membanggakan bagi Indonesia, band Padi pernah menjadi bagian dari album resmi Piala Dunia 2002 yang diselenggarakan di Korea dan Jepang. Lagu mereka, “Work of Heaven”, masuk dalam album kompilasi tersebut.
Meskipun tidak sepopuler lagu-lagu dari artis internasional, “Work of Heaven” memiliki nilai historis karena menjadi kontribusi pertama dari musisi Indonesia di kancah Piala Dunia. Lagu ini sering diputar di berbagai siaran televisi nasional selama gelaran turnamen, menjadikannya kenangan tersendiri bagi para penggemar sepak bola tanah air.
One moment lost and passing me by
Fleding me from my own destiny
Taking away my pride cracking me into pieces making me like a fool
So now I stand here with this conviction reaching our for perfection
I put my life at stake for any reason it’s time for turning back
Baca juga di sini: Bos Palantir Sebut Dua Tipe Orang yang Siap Hadapi Ancaman AI
Lagu-lagu ini tidak hanya menghiasi layar kaca saat Piala Dunia berlangsung, tetapi juga telah menjadi bagian dari sejarah dan memori kolektif para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Masing-masing memiliki cerita dan pesona tersendiri yang membuatnya abadi.

Leave a Reply