Home » Rockstar Batalkan Midnight Club, Kalah Pamor dari GTA?

Rockstar Batalkan Midnight Club, Kalah Pamor dari GTA?

Diorama.id – Eksistensi Midnight Club mungkin sudah jarang diperbincangkan, namun waralaba balap jalanan garapan Rockstar Games ini masih memiliki kesan mendalam bagi para penggemar setianya.

Midnight Club memiliki kemiripan dengan Need for Speed era modern. Kamu dapat memacu kendaraan di dunia terbuka yang sangat masif. Perbedaannya? Game ini menawarkan kebebasan bagi pemain untuk menentukan jalur balapan sendiri, tanpa terikat pada rute yang kaku.

Kecepatan merupakan identitas utama Midnight Club, menjadikannya salah satu seri yang tidak hanya menyuguhkan kegembiraan dalam balapan, tetapi juga sanggup memacu adrenalin para pemainnya.

Sayangnya, Rockstar tidak lagi melanjutkan Midnight Club setelah perilisan Midnight Club Los Angeles serta edisi lengkapnya pada tahun 2008 dan 2009. Publik sempat bertanya-tanya mengenai alasannya, dengan asumsi bahwa Rockstar lebih memilih untuk memprioritaskan seri GTA. Kini, penyebab pastinya telah terungkap.

Tak Semasif GTA? Seberapa Besar Dampak Midnight Club?

Dalam bincang-bincang bersama Insider Gaming, mantan desainer senior Rockstar, Kris Roberts, mengungkapkan bahwa seri Midnight Club terbaru sempat dikerjakan oleh Rockstar San Diego dengan prototipe yang mengambil latar kota London.

Akan tetapi, proyek tersebut terpaksa dihentikan akibat perselisihan internal antara Rockstar San Diego dan Rockstar New York. Konflik ini dipicu oleh kegagalan dalam mencapai target pengembangan serta adanya perbedaan visi manajemen mengenai masa depan waralaba tersebut.

Roberts juga membeberkan bahwa faktor krusial di balik pembatalan proyek tersebut adalah posisi GTA yang selalu menjadi fokus utama bagi Rockstar New York.

Midnight Club dianggap tidak sanggup memberikan kontribusi sebesar Grand Theft Auto, sehingga mayoritas anggota tim dialihkan untuk mendukung pengembangan RAGE Engine serta waralaba Red Dead Redemption.

Sejak saat itu, haluan Rockstar berubah secara signifikan dengan mengonsentrasikan hampir seluruh sumber daya mereka pada pengembangan GTA dan seri Red Dead Redemption.

Hingga detik ini, Rockstar belum memberikan sinyal untuk membangkitkan kembali Midnight Club. Padahal, di tengah kelangkaan game balap jalanan bergaya arcade, banyak penggemar berpendapat bahwa ini adalah momentum yang tepat untuk menghadirkan kembali waralaba tersebut.

Namun, berdasarkan kesaksian mantan pengembang tersebut, peluang itu tampaknya sangat tipis selama Rockstar tetap memprioritaskan Grand Theft Auto dan Red Dead Redemption.

Melihat strategi bisnis yang serupa dengan EA yang memutuskan untuk tidak merilis game Need for Speed baru, menurutmu, apakah keputusan untuk menghentikan Midnight Club terdengar logis saat ini?


Baca artikel lainnya dari Ayyadana Akbar melalui tautan ini. Baca seluruh artikel editorial/wawancara/opini/listicle Diorama.id di tautan ini, serta simak ulasan video game/gadget/teknologi kami di tautan ini.

Bergabunglah dengan Komunitas Discord kami di tautan ini, Anda bisa bertanya langsung atau berdiskusi mengenai artikel dan konten kami dengan menyebut (mention) admin (nama berwarna merah/oranye), kami tidak bisa merespons dengan cepat tanpa mention.

Untuk berita terkait video game PC/Konsol, ulasan game, siaran pers, dan segala hal yang berkaitan dengan gaming/teknologi PC, silakan hubungi saya di: [email protected].

Untuk keperluan iklan dan bisnis dengan Diorama.id serta perusahaan induk kami Suaramerdeka.com, silakan kirimkan pertanyaan Anda ke: [email protected] atau kunjungi tautan ini untuk informasi lebih lanjut (jika Anda perusahaan asing, Anda bisa menggunakan Google Translate karena situs menggunakan bahasa Indonesia).

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *