Indotify.com – PlayStation kembali mencatat kesuksesan gemilang berkat game eksklusif terbarunya, Ghost of Yotei. Sejak peluncurannya pada Oktober 2025, game ini terus menunjukkan performa penjualan yang mengesankan.
Kini, Ghost of Yotei dilaporkan telah berhasil menembus angka penjualan mendekati 5 juta kopi di seluruh dunia. Prestasi ini mengukuhkannya sebagai game *first-party* Sony dengan penjualan terbaik sepanjang tahun 2026, baik dari segi jumlah unit terjual maupun total pendapatan yang dihasilkan.
Data yang dirilis oleh Alinea Analytics menunjukkan bahwa Ghost of Yotei menjadi game PlayStation dengan penjualan tertinggi di tahun 2026. Game ini berhasil menambahkan sekitar 1,1 juta kopi ke dalam total penjualannya selama periode tersebut saja. Dari angka tersebut, game ini mampu meraup pendapatan kotor sekitar 77,6 juta dolar AS.
Jika dikonversikan ke dalam mata uang lokal dengan kurs Rp16.300 per dolar AS, pendapatan tersebut setara dengan Rp1,26 triliun. Angka ini hanya merupakan kontribusi dari penjualan di tahun 2026, menunjukkan daya tarik luar biasa dari game yang dikembangkan oleh Sucker Punch Productions ini.
Secara keseluruhan, total pendapatan yang berhasil dikumpulkan oleh Ghost of Yotei kini telah mendekati angka fantastis 350 juta dolar AS. Jumlah ini setara dengan sekitar Rp5,7 triliun, membuktikan bahwa petualangan terbaru ini telah menjelma menjadi salah satu proyek paling menguntungkan bagi PlayStation dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, jika dibandingkan dengan pendahulunya, Ghost of Tsushima, laju penjualan Ghost of Yotei masih sedikit tertinggal. Estimasi menunjukkan adanya selisih sekitar 1 juta kopi lebih sedikit dibandingkan dengan periode yang sama setelah peluncuran Ghost of Tsushima.
Meski demikian, perbandingan ini perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas. Ghost of Tsushima dirilis pada masa pandemi COVID-19, sebuah periode di mana banyak orang memiliki lebih banyak waktu luang untuk bermain game. Pasar konsol saat itu juga tengah berada dalam kondisi yang sangat kuat.
Selain itu, penjualan PlayStation 4 pada masa peluncuran Ghost of Tsushima juga turut terdongkrak berkat berbagai paket bundel yang menyertakan game tersebut. Hal ini tentu memberikan keuntungan tersendiri bagi game pendahulunya.
Sebaliknya, Ghost of Yotei hanya tersedia secara eksklusif untuk konsol PlayStation 5 (PS5). Basis pengguna PS5 saat ini tercatat sekitar 93 juta unit, jumlah yang masih lebih kecil dibandingkan dengan sekitar 116 juta pengguna PlayStation 4 (PS4) pada periode yang sama dalam siklus hidup Ghost of Tsushima.
Faktor lain yang patut dipertimbangkan adalah harga peluncuran dan kebijakan diskon. Ghost of Yotei dirilis dengan harga 70 dolar AS, atau sekitar Rp1,14 juta. Game ini pun hanya mendapatkan diskon satu kali, yaitu menjadi sekitar Rp815 ribu selama periode dua minggu.
Sebagai perbandingan, Ghost of Tsushima yang dibanderol dengan harga 60 dolar AS atau sekitar Rp978 ribu, lebih cepat mendapatkan potongan harga setelah peluncurannya. Perbedaan strategi penetapan harga dan ketersediaan platform ini tentu turut memengaruhi dinamika penjualan.
Dengan pencapaian yang luar biasa mendekati 5 juta kopi terjual dan pendapatan mencapai triliunan rupiah, Ghost of Yotei telah membuktikan diri sebagai salah satu game eksklusif PlayStation paling sukses di era PS5. Game ini menjadi andalan utama Sony dalam mendominasi pasar game sepanjang tahun 2026.

Leave a Reply