Home » Review WWE 2K26: Sistem Grindy & Monetisasi Bikin Kecewa

Review WWE 2K26: Sistem Grindy & Monetisasi Bikin Kecewa

Indotify.com – Setiap tahun, game bergenre olahraga hampir selalu hadir dengan satu pertanyaan yang sama dari para penggemarnya, apakah edisi terbaru benar-benar membawa perubahan berarti, atau sekadar memperbarui daftar pemain dan kemasan visualnya. Pola ini juga berlaku pada game gulat tahunan dari 2K bersama Visual Concepts, yang kembali merilis WWE 2K26 sebagai lanjutan dari tradisi tersebut. Seperti seri-seri sebelumnya, game ini berusaha menarik perhatian penggemar lama sekaligus membuka pintu bagi pemain baru dengan mengembangkan elemen dan fitur baru, serta sentuhan nostalgia didalamnya.

Dirilis pada 13 Maret 2026, WWE 2K26 hadir di berbagai platform generasi terbaru seperti PlayStation 5, Xbox Series X and Series S, Nintendo Switch 2, serta PC, dengan membawa salah roster terbesar dalam sejarah seri WWE. Lebih dari 400 pegulat dari berbagai berbagai promosi, seperti Smackdown, RAW, NXT, AAA, TNA, hingga para Legends, dipastikan hadir dalam game ini.

Dengan fokus utama CM Punk, perubahan apa saja yang ditawarkan oleh WWE 2K26? Simak review berikut! Dengan fokus utama CM Punk, perubahan apa saja yang ditawarkan oleh WWE 2K26? Simak review berikut!

Pada Edisi kali pihak pengembang menempatkan CM Punk sang “Best in the World”, sebagai wajah utama sekaligus fokus dari mode Showcase. Kehadirannya menjadi pusat narasi yang membawa pemain menelusuri kembali perjalanan karier sang pegulat melalui sejumlah pertandingan ikonik. Tidak hanya itu, WWE 2K26 juga mengusung nuansa Attitude Era, periode paling berpengaruh dalam sejarah WWE yang dikenal lewat rivalitas panas, karakter kontroversial, serta atmosfer pertandingan yang jauh lebih brutal dibandingkan era modern.

Kombinasi antara nostalgia era klasik dan figur populer ini memberi sinyal bahwa WWE 2K26 ingin menghadirkan pengalaman gulat yang lebih emosional sekaligus penuh fan service. Namun di balik semua sorotan tersebut, pertanyaannya tetap sama seperti setiap tahun, apakah WWE 2K26 benar-benar mampu membawa evolusi berarti bagi seri ini, atau justru kembali menjadi pembaruan tahunan yang terasa akrab bagi para pemain lama?

Tanpa berlama-lama lagi berikut adalah pengalaman kami setelah menjajal game WWE 2K26!

Aksi di Atas Ring yang Solid

Sebagai game gulat, tentunya gameplay diatas ring adalah elemen utama sekaligus nyawa bagi game WWE 2K26. Dimana hal tersebut berhasil dieksekusi dengan baik oleh pengembang. Begitu bel berbunyi dan para pegulat memasuki ring, gameplay terasa mengalir dengan tempo yang jauh lebih stabil dibandingkan beberapa edisi sebelumnya.

Respons kontrol terasa halus, animasi gerakan tampak natural, dan setiap benturan tubuh di atas ring mampu menghadirkan sensasi pertarungan yang mendekati aksi-aksi didunia nyata. Realisme karakter dan transisi gerakan antar-animasi juga tampil konsisten, membuat gerakan dan manuver yang dihadirkan terasa lebih solid dan fluid.

Salah satu perubahan paling menarik dalam sistem gameplay hadir melalui mekanisme stamina baru yang diperkenalkan oleh 2K. Jika pada seri-seri sebelumnya pemain dapat dengan mudah melakukan reversal selama mampu menekan tombol pada waktu yang tepat, WWE 2K26 mencoba mengurangi dominasi mekanik tersebut melalui fitur Purple Stamina. Sistem ini bekerja dengan cara membatasi kemampuan pegulat ketika stamina mereka habis. Ketika indikator stamina berubah menjadi ungu, karakter tidak lagi dapat berlari bebas atau melakukan reversal untuk sementara waktu.

Sistem stamina ungu, membuat pemain harus menjaga tempoi serangan ke lawan Sistem stamina ungu, membuat pemain harus menjaga tempoi serangan ke lawan

Awalnya mekanisme ini memang membutuhkan sedikit penyesuaian, terutama bagi pemain yang terbiasa mengandalkan counter secara terus-menerus. Namun seiring berjalannya pertandingan, sistem ini justru meningkatkan pengalaman bermain yang lebih terasa taktikal dan bervariatif yang membuat setiap keputusan di dalam ring terasa lebih penting. Pemain tidak lagi bisa menyerang tanpa perhitungan. Pegulat yang terlalu sering melakukan gerakan dan manuver akan cepat kelelahan, sehingga tempo pertandingan harus diatur dengan lebih hati-hati. Pendekatan ini membuat alur pertarungan terasa lebih mendekati ritme pertandingan WWE yang sesungguhnya.

Perubahan tersebut juga diperkuat oleh peningkatan perilaku AI yang kini terasa lebih responsif. Lawan tidak lagi sekedar menunggu kesempatan untuk diserang, tetapi mampu membaca pola permainan pemain dan merespons dengan strategi yang lebih variatif. Pada tingkat kesulitan normal atau diatasnya, pertandingan bahkan dapat berubah menjadi duel taktik yang menuntut konsentrasi penuh.

Kombinasi antara sistem stamina baru dan peningkatan kecerdasan AI inilah yang membuat aksi di atas ring dalam WWE 2K26 terasa lebih hidup, menantang, sekaligus memuaskan bagi para pemain yang ingin merasakan dinamika pertandingan gulat yang lebih autentik.

Nuansa Attitude Era yang Kental

Salah satu keputusan kreatif paling menarik dalam WWE 2K26 adalah menjadikan Attitude Era sebagai salah satu fondasi utama presentasi game tahun ini. Era yang berlangsung pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an tersebut dikenal sebagai periode paling liar dan penuh kontroversi dalam sejarah WWE, ketika rivalitas personal, momen-momen dramatis, dan pertandingan brutal menjadi identitas utama acara mingguan mereka. Menghidupkan kembali atmosfer tersebut tentu bukan perkara sederhana, namun 2K tampaknya cukup serius mencoba membangun kembali nuansa itu melalui berbagai elemen konten yang tersebar di dalam game.

Upaya tersebut pertama kali terasa dari kehadiran sejumlah pegulat legendaris yang menjadi ikon era tersebut. Nama-nama seperti Diamond Dallas Page, The Dudley Boyz, hingga Chyna turut meramaikan roster dan memberi kesempatan bagi pemain untuk menghidupkan kembali rivalitas klasik yang pernah mewarnai era paling brutal WWE. Kehadiran para legenda ini kemudian diperkuat oleh variasi pertandingan baru yang semakin menegaskan identitas Attitude Era dalam game. WWE 2K26 menghadirkan kembali berbagai tipe pertandingan ekstrem seperti Inferno Match, Dumpster Match, hingga I Quit Match, serta kembalinya format klasik Three Stages of Hell.

Inferno match jadi salah satu satu stipulation match yang kembali di WWE 2K26 Inferno match jadi salah satu satu stipulation match yang kembali di WWE 2K26

Nuansa brutal yang menjadi ciri khas era tersebut juga terasa melalui penambahan sejumlah senjata baru di dalam pertandingan. WWE 2K26 memperkenalkan senjata baru seperti keranjang belanja dan kantong paku payung (thumb tacks) yang dapat digunakan untuk menciptakan momen-momen ekstrem di atas ring. Interaksi dengan thumb tacks bahkan dibuat cukup detail.

Dimana Pemain dapat memukul lawan menggunakan kantongnya terlebih dahulu sebelum menumpahkan paku-paku kecil tersebut ke atas ring untuk menciptakan serangan yang lebih menyakitkan. Di sisi lain, demi menjaga kesimbangan gameplay dan menahan mu dari menghajar musuh secara terus menerus, pihak pengembang menghadirkan fitur senjata yang bisa hancur yang jika digunakan terlalu sering.

Namun Attitude Era tidak hanya dikenal karena kekerasannya, melainkan juga karena dramanya yang intens. Unsur ini juga coba dihadirkan dalam WWE 2K26 melalui berbagai interaksi kecil sebelum pertandingan dimulai. Pemain kini dapat memancing reaksi penonton, langsung menyerang lawan sebelum bel berbunyi, melakukan face-off di tengah ring, bahkan menawarkan jabat tangan sebagai bentuk sportivitas.

Sebelum pertandingan dimulai kamu diberi kebebasan untuk menyerang lawan atau sekedar memancing gemuruh penonton Sebelum pertandingan dimulai kamu diberi kebebasan untuk menyerang lawan atau sekedar memancing gemuruh penonton

Meski terlihat minor, fitur-fitur mampu menambah lapisan presentasi yang membuat pertandingan terasa lebih hidup. Kombinasi antara aksi brutal di dalam ring dan drama sebelum pertandingan inilah yang membuat WWE 2K26 secara gameplay dan atmosfer pertandingan terasa lebih hidup dan realistis.

Ubah Takdir Sang Best of the World di Showcase

Menempatkan CM Punk sebagai highlight utama dalam WWE 2K26 terasa seperti keputusan yang cukup tepat dari 2K. Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas sosok yang dikenal dengan julukan “Best in the World” tersebut kembali melonjak setelah comeback kontroversialnya pada Survivor Series 2023. Popularitas itu semakin diperkuat oleh posisinya saat ini sebagai pemegang gelar WWE World Heavyweight Championship, menjadikannya salah satu figur paling relevan pada edisi kali ini untuk menarik perhatian para penggemar gulat di dunia nyata untuk ikut merasakan kisah karier sang pegulat di dalam game.

Namun seperti beberapa edisi sebelumnya, mode Showcase ini masih membawa masalah lama yang belum sepenuhnya teratasi, yaitu struktur gameplay yang cenderung repetitif. Dalam setiap pertandingan, pemain diwajibkan menyelesaikan serangkaian objektif spesifik yang telah ditentukan, mulai dari melakukan gerakan tertentu hingga menciptakan momen pertandingan yang mengikuti alur narasi yang ada. Mekanik ini memang membantu membangun kembali momen-momen ikonik dalam karier CM Punk, tetapi pola dan formula yang terus berulang tiap tahun tersebut dapat terasa melelahkan.

Lewat mode What If di Showcase CM Punk dapat persona baru CM Hart Lewat mode What If di Showcase CM Punk dapat persona baru CM Hart

Meski demikian, bukan berarti Showcase Mode tahun ini hadir tanpa perubahan menarik. WWE 2K26 mencoba memberi sentuhan baru dengan membagi perjalanan karier CM Punk ke dalam tiga kategori berbeda, Historical Matches, Fantasy Warfare, dan What If. Pendekatan ini membuat mode Showcase tidak hanya berfungsi sebagai rekonstruksi sejarah, tetapi juga sebagai ruang eksperimen bagi pemain untuk membayangkan kemungkinan lain dalam karier sang pegulat.

Dalam kategori Historical Matches, pemain dapat kembali memainkan berbagai pertandingan penting yang benar-benar terjadi dalam karier CM Punk. Namun bagian yang paling menarik justru muncul dalam segmen Fantasy Warfare dan What If, di mana pemain diberikan kebebasan untuk mengubah jalannya sejarah. Bayangkan jika CM Punk berhasil mengakhiri rekor kemenangan legendaris The Undertaker di WrestleMania 29, atau jika ia mampu mengalahkan Brock Lesnar pada pertandingan brutal di SummerSlam 2013.

Bahkan game ini juga membuka kemungkinan pertandingan impian yang tidak pernah terjadi di dunia nyata, seperti duel antara CM Punk melawan Stone Cold Steve Austin, atau skenario unik di mana ia menggantikan idolanya Bret Hart dalam pertandingan kontroversial melawan Shawn Michaels di Survivor Series 1997 dengan persona yang disebut “CM Hart”.

Baca juga: Oppo Find X10: Peningkatan Signifikan dari Pendahulunya!

Tenang ada Mode Alternatif di Showcase

Bagi kamu yang tidak ingin melihat berbagai cut scene panjang dari Showcase, pihak pengembang menghadrikan Gaunlet Mode yang tetap memberikan berbagai hadiah dan unlockable item di mode Showcase Bagi kamu yang tidak ingin melihat berbagai cut scene panjang dari Showcase, pihak pengembang menghadrikan Gaunlet Mode yang tetap memberikan berbagai hadiah dan unlockable item di mode Showcase

Menariknya, pengembang juga menyediakan alternatif bagi pemain yang mungkin merasa jenuh mengikuti rangkaian cutscene dan objektif panjang dalam Showcase Mode. Mode baru bernama Gauntlet Mode hadir sebagai jalur berbeda untuk membuka seluruh konten yang terkunci. Dalam mode ini, pemain dapat memilih untuk bertarung melawan 20 lawan secara beruntun menggunakan CM Punk atau AJ Lee. Jika berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan tanpa kalah, pemain akan langsung membuka seluruh hadiah Showcase, termasuk karakter tambahan, arena, serta berbagai konten eksklusif lainnya.

MyRISE yang Kurang Menggigit

Di tengah berbagai pembaharuan yang ditawarkan, mode MyRISE dalam WWE 2K26 justru terasa sebagai salah satu bagian yang kurang menonjol. Jika dibandingkan dengan seri sebelumnya, pendekatan yang diambil kali ini terlihat lebih sederhana dan tidak seambisius yang diharapkan. Alih-alih menghadirkan cerita yang bercabang luas dengan berbagai kejutan, MyRISE di WWE 2K26 cenderung bermain aman dengan struktur narasi yang lebih ringkas dan mudah diprediksi.

Jika dibandingkan dengan MyRISE pada edisi sebelumnya, perbedaan kualitasnya cukup terasa. Versi terdahulu menawarkan cerita yang lebih variatif, dengan momen-momen unik yang mampu membuat pemain lebih terlibat secara emosional. Sementara itu, WWE 2K26 justru menghadirkan pengalaman yang lebih sederhana, tanpa banyak kejutan berarti.

Untuk melanjutkan cerita di MyRISE kamu harus menyelesaikan berbagai match yang tidak ada hubungannya dengan cerita utama Untuk melanjutkan cerita di MyRISE kamu harus menyelesaikan berbagai match yang tidak ada hubungannya dengan cerita utama

Salah satu hal yang cukup terasa adalah bagaimana alur storyline untuk karakter pria dan wanita pada dasarnya dibuat sama hanya dibedakan oleh lawan yang dihadapi di dalam ring. Cerita yang disajikan pun tergolong singkat, dengan alur yang linear dan hanya menawarkan dua pilihan utama untuk menjadi face atau heel.

Meskipun di tiap chapter kamu diberikan kesempatan turn face atau heel, eksekusinya terasa kurang dalam, sehingga keputusan dan konsekuensi yang diambil tidak benar-benar memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan cerita.

Selain itu, sistem RISE Matches terasa repetitif dan seolah terpisah dari alur storyline utama. Pemain sering kali harus menyelesaikan tiga hingga empat pertandingan dan memenuhi syarat performance star yang tidak memiliki kaitan apapun pada alur cerita utama. Sehingga, alih-alih memperkuat cerita, sistem ini kadang membuat pengalaman bermain terasa terpisah.

Meski bisa turn face dan heel setiap chapter, MyRISE WWE 2K26 terasa repetitif dan ceritanya hambar Meski bisa turn face dan heel setiap chapter, MyRISE WWE 2K26 terasa repetitif dan ceritanya hambar

Meski demikian, bukan berarti mode ini sepenuhnya kehilangan daya tarik. Bagi pemain yang ingin membuka berbagai konten tambahan atau sekadar menikmati perjalanan karier dari awal, MyRISE tetap layak untuk dicoba, bahkan dimainkan lebih dari satu kali untuk melihat variasi pilihan yang tersedia. Namun pada akhirnya, mode ini terasa seperti langkah yang sedikit mundur, cukup untuk dimainkan untuk membuka berbagai pegulat dan arena baru, tetapi belum mampu menawarkan kesenangan dan menyamai keseruan ditawarkan pada seri-seri sebelumnya.

Tentukan Show Kamu Sendiri Lewa Universe dan MyGM

Bagi pemain yang ingin merasakan pengalaman di balik layar dunia WWE, WWE 2K26 kembali menghadirkan dua mode andalan yang berfokus pada kreativitas dan manajemen, yaitu MyGM dan Universe Mode. Keduanya menawarkan pendekatan berbeda, namun memiliki tujuan yang sama, yaitu memberi kebebasan bagi pemain untuk membentuk jalannya pertunjukan gulat sesuai imajinasi mereka.

MyUniverse jadi mode yang paling memanjakan pemain di WWE 2K26 MyUniverse jadi mode yang paling memanjakan pemain di WWE 2K26

Universe Mode tetap menjadi ruang kreativitas yang memungkinkan pemain mengontrol hampir seluruh aspek dalam game, mulai dari memilih Superstar, membangun rivalitas, hingga menentukan hasil pertandingan. Mode ini terbagi menjadi dua pendekatan, yakni Superstar Mode yang berfokus pada perjalanan satu karakter, serta Sandbox Mode yang memberi kendali penuh atas seluruh elemen pertunjukan.

Menariknya, pada edisi ini, 2K menambahkan fitur baru bernama Universe Wizard, yang mempermudah pemain dalam menyusun pondasi awal permainan. Melalui fitur ini, pemain dapat menentukan weekly show, Premium Live Event, hingga pemegang tittle. Sejumlah peningkatan lain seperti opsi Watch Show, penyempurnaan sistem cash-in Money in the Bank, serta variasi promo baru juga membuat mode ini lebih hidup dan memberikan opsi kreativitas bagi para pemain.

Di sisi lain, MyGM kembali hadir dengan fokus pada simulasi manajemen brand yang lebih strategis. Penambahan variasi pertandingan seperti intergender match serta format 5, 6, hingga 8 pegulat membuka lebih banyak kemungkinan dalam menyusun match card.

Meski hadirkan banyak pembaruan di segi match, namun secara mekanik permainan MyGM tidak menghadrikan perubahan yang signifikan Meski hadirkan banyak pembaruan di segi match, namun secara mekanik permainan MyGM tidak menghadrikan perubahan yang signifikan

Jumlah show yang lebih banyak dalam satu musim juga menambah kompleksitas pengelolaan weekly show, menuntut pemain untuk lebih cermat dalam mengatur roster dan momentum cerita. Namun meski menawarkan kedalaman mekanik yang lebih luas, perubahan yang dihadirkan terasa belum cukup signifikan untuk membuat mode ini benar-benar terasa baru bagi pemain lama.

Mode Segar The Island

Sebagai penyempurnaan dari mode Island yang sempat menuai reaksi beragam di edisi sebelumnya, WWE 2K26 kini menghadirkan The Island sebagai pendekatan baru yang terasa lebih menarik dan ambisius. Mode ini membawa konsep open-world online, di mana pemain akan menggunakan Custom Superstar untuk menjelajahi sebuah area luas dengan nuansa khas WWE. Alih-alih sekadar menjadi pelengkap, The Island mencoba menjadi ruang sosial bagi para pemain, sekaligus arena kompetitif yang menggabungkan eksplorasi dan pertarungan dalam satu pengalaman.

Dalam mode The Island kamu bisa bertarung di ruang terbuka dengan pemain lain secara online Dalam mode The Island kamu bisa bertarung di ruang terbuka dengan pemain lain secara online

Jika sebelumnya tema yang diangkat berfokus pada Bloodline, kali ini 2K menghadirkan tiga faksi berbeda yang bisa dipilih sejak awal, yaitu Order of Anarchy yang dipimpin CM Punk, Order of Shadows bersama Rhea Ripley, serta Order of Tradition yang identik dengan Cody Rhodes.

Dari sisi desain, area yang ditawarkan kini terasa lebih dinamis dengan struktur vertikal yang memungkinkan pemain memanjat, bertarung di ketinggian, hingga melakukan aksi dan manuver berbahaya. Namun seperti mode online pada umumnya, pengalaman bermain juga cukup dipengaruhi oleh sistem monetisasi, di mana pemain yang mengeluarkan uang cenderung memiliki progres yang lebih cepat dibandingkan lainnya.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *