Indotify.com – Bagi para penggemar waralaba Ragnarok Online, nama Gravity mungkin sudah terdengar sangat akrab, bahkan mungkin membosankan. Perusahaan ini terus-menerus membanjiri pasar dengan berbagai iterasi game Ragnarok, baik di platform PC, konsol, maupun mobile. Kali ini, mereka kembali mencoba peruntungan melalui Ragnarok The New World, sebuah entri terbaru yang kini hadir untuk pasar Asia Tenggara, dengan ekspansi ke platform Steam yang dijadwalkan menyusul dalam waktu dekat.
Sebagai pemain yang telah menjajal berbagai judul dalam seri ini, impresi awal yang muncul adalah rasa deja vu. Game ini dirancang dengan pendekatan yang sangat kasual, sebuah langkah yang mungkin akan memicu perdebatan di kalangan pemain MMORPG tradisional. Dengan batasan progres harian yang ketat, aktivitas bermain Anda kemungkinan besar hanya akan berlangsung selama 1 hingga 2 jam sebelum mencapai titik jenuh atau limitasi sistem.
Visual yang Disegarkan dengan Sentuhan Sinematik
Dari sisi presentasi, Ragnarok The New World memang menawarkan peningkatan visual yang cukup signifikan di atas kertas. Penggunaan adegan sinematik yang didukung oleh pengisi suara memberikan nuansa yang lebih modern, mirip dengan standar game AAA saat ini. Meskipun demikian, bagi sebagian pemain, kualitas sulih suara bahasa Inggrisnya mungkin terasa kurang pas atau tidak sesuai dengan ekspektasi nostalgia terhadap seri klasik.

Sekarang ada sinematiknya yang mirip game AAA pada umumnya / Gravity
Satu hal yang membedakan judul ini dari pendahulunya adalah keragaman job yang tersedia sejak awal peluncuran. Selain kelas-kelas ikonik dari era PC, pemain kini bisa langsung mencoba job yang relatif baru seperti Gunslinger dan Druid, memberikan variasi strategi yang lebih luas bagi para pemain baru maupun veteran.

Udah ada Gunslinger di awal dan ada Druid / Gravity
Mekanisme Gameplay dan Batasan yang Membatasi
Secara mekanis, pengalaman bermain yang disuguhkan terasa sangat familiar, terutama bagi mereka yang pernah mencicipi Ragnarok X Next Generation. Desain peta dan monster terlihat lebih luas dan lapang, namun inti permainannya tidak banyak berubah. Fitur otomatisasi seperti auto-hunting, auto-questing, hingga auto-dungeon masih menjadi tulang punggung yang mendominasi jalannya permainan.

Sejauh ini tidak begitu jauh bedanya / Gravity

Semuanya bisa di-auto / Gravity
Namun, aspek yang paling sering menjadi keluhan adalah sistem batasan yang sangat restriktif. Game ini menerapkan sistem Monster Extermination dan Healthy Combat yang membatasi perolehan XP dan item. Monster Extermination memberikan bonus 1000% XP dan mata uang, namun harus diisi ulang melalui daily quest. Begitu jatah 600 monster habis, efisiensi perolehan XP akan terjun bebas.

Huntingmu dibatasin dua booster ini, kalau habis ya udah kamu ga dapet XP lagi / Gravity
Setelah seluruh kuota harian habis, pemain praktis hanya akan mendapatkan material kecil yang tidak signifikan. Bahkan fitur offline hunting yang disediakan terasa kurang berguna karena durasi efektifnya yang sangat terbatas, yakni hanya sekitar 2-3 jam per hari. Sistem ini secara tidak langsung “mengunci” progres level pemain, sehingga sulit bagi pendatang baru untuk mengejar ketertinggalan dari mereka yang sudah bermain sejak hari pertama.

Kamu bisa dapat item kayak gini kalo kamu pake booster ini, hoki aja ini saya dapet kartu hehe / Gravity

Quest Board-mu sudah selesai dan huntingmu juga? Yaaa udah, selesai, kamu ga bakal dapat XP lagi, ada sih elite monster, tapi harus pake dead branch / Gravity

Game ini nyediain offline mode, tapi percuma kalau auto hunting yang dapet XP cuman kira-kira 2-3 jam an / Gravity
Kontroversi Guild dan Sistem Gacha Pet
Kejadian yang cukup absurd terjadi pada awal perilisan, di mana pemain dipaksa melakukan transaksi mikro untuk membuat guild. Item bernama Splendid Crystal menjadi syarat mutlak yang hanya bisa dibeli dengan mata uang premium. Meskipun pihak pengembang akhirnya membagikan item tersebut secara gratis akibat protes, hal ini mencerminkan kebijakan monetisasi yang cukup agresif.

Bikin guild pas rilis dan pas tulisan ini ditulis, nggak bakal bisa tanpa item namanya Splendid Crystal, ini cuman bisa dibeli pakai duit asli, harus top up sekitar 100 ribu an, untungnya GM ngasih / Gravity
Selain itu, terdapat pula sistem gacha untuk mendapatkan Pet. Pet ini memiliki peran krusial dalam membantu pertempuran, melengkapi sistem mount dan kostum yang bisa dibeli di toko dalam game. Bagi para pemburu estetika, sistem kostumnya memang cukup memanjakan mata, namun secara fundamental, sistem perdagangan dan enhancement masih mengulang pola yang sama dengan game MMORPG mobile Gravity lainnya.

Ada sistem kostum juga, mirip-mirip lah sama game Ragnarok Mobile 3D lainnya yang fokusnya MMORPG / Gravity

Iya, kamu bisa gacha pet di game ini / Gravity

Apa? Tampilannya mirip gacha Genshin Impact? Iya, benar sekali / Gravity
Kesimpulan: Untuk Siapa Game Ini?
Bagi pemain MMORPG hardcore yang mendambakan kebebasan grinding tanpa batas, Ragnarok The New World mungkin akan terasa sangat mengecewakan. Setelah batasan harian tercapai, tidak banyak aktivitas bermakna yang bisa dilakukan selain berburu MVP atau menyelesaikan side quest tanpa imbalan XP.

Gravity

Gravity
Bagi generasi yang tumbuh di era kejayaan Ragnarok Online PC, seri ini mungkin sudah kehilangan esensi aslinya. Banyak yang beranggapan bahwa era keemasan Ragnarok telah berakhir sejak penutupan server Ragnarok Online 2.
Pada akhirnya, Ragnarok The New World adalah game yang ditujukan bagi audiens kasual yang hanya memiliki waktu luang singkat di sela-sela kesibukan. Jika Anda bisa menerima batasan durasi bermain harian, game ini mungkin bisa menjadi selingan. Namun, jika Anda mencari inovasi atau kedalaman mekanik MMORPG yang sesungguhnya, judul ini mungkin tidak akan memberikan kepuasan yang Anda cari.

Leave a Reply