Indotify.com – Di tengah ramainya panggung esports Indonesia, nama Binx semakin dikenal sebagai salah satu streamer Honor of Kings (HOK) yang menarik perhatian.
Sebelum terjun ke dunia streaming, Binx memiliki latar belakang sebagai mantan pemain profesional League of Legends (LOL).
Perjalanannya di dunia esports dimulai dari hal yang sederhana, yaitu bermain game di warnet untuk mendapatkan akses gratis.
Namun, bakatnya segera terlihat ketika ia berhasil mencapai peringkat Top 1 Challenger di LOL.
Pencapaian ini membukakan pintu baginya untuk bergabung dengan tim dan memulai karir profesionalnya.
Selama menjadi pro player, Binx menemukan inspirasi besar pada sosok Doublelift, seorang legenda League of Legends.
Ia mengagumi Doublelift karena dedikasi dan profesionalismenya, terutama setelah menghadapi tragedi pribadi yang mendalam.
Perjalanan Binx di dunia kompetitif tidak selalu mulus, dan seiring waktu, tawaran dari tim mulai berkurang.
Hal ini kemudian mendorongnya untuk pensiun dari skena pro player.
Meskipun demikian, Binx tidak serta-merta meninggalkan dunia game.
Baca juga di sini: Arfy Tampil Gemilang di MPL ID S17 Bersama Alter Ego Esports
Sebelumnya, ia sudah menjadikan streaming sebagai pelarian dari rutinitas bootcamp yang intens.
Aktivitas streaming memberikan ruang baginya untuk berinteraksi dan bersosialisasi di luar tekanan kompetisi.
Saat ini, Binx aktif sebagai streamer HOK, namun ia tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke ranah pro player jika ada tawaran yang menarik.
Ia melihat bahwa profesi pro player saat ini jauh lebih menjanjikan dibandingkan di masa awalnya.
Dulu, ia harus menanggung sendiri biaya operasional dan kompetisi, sementara kini para pemain profesional mendapatkan dukungan yang lebih baik.
Binx berpendapat bahwa baik menjadi pro player maupun streamer memiliki tantangan tersendiri.
Pro player dituntut untuk terus menjadi yang terbaik dalam permainan.
Sementara itu, streamer dituntut untuk selalu kreatif agar dapat mempertahankan perhatian penonton.
Salah satu tantangan bagi streamer adalah menjaga ide-ide konten tetap segar dan menarik.
Ia juga menyebutkan bahwa membaca komentar negatif bisa menjadi salah satu hal yang memicu stres bagi streamer.
Binx memiliki kenangan berkesan saat menjadi pro player, yaitu momen ketika timnya mengalami comeback yang dramatis oleh creep di game Arena of Valor (AOV).
Menurutnya, ekosistem esports HOK di Indonesia saat ini berkembang dengan baik.
Ia optimis bahwa HOK memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Indonesia.
Binx juga menganggap HOK sebagai jalur karir yang layak diperhitungkan karena keseriusan turnamen yang diselenggarakan.
Ia melihat banyak peluang di game yang tergolong baru ini, terutama dengan banyaknya turnamen yang menawarkan hadiah besar.
Untuk para penggemar yang bercita-cita menjadi pro player atau streamer, Binx berpesan untuk mengikuti kata hati.
Ia menekankan pentingnya melakukan apa yang dicintai tanpa terlalu mempedulikan omongan orang lain.
Perjalanan Binx dari seorang pro player menjadi streamer populer membuktikan bahwa dunia esports menawarkan beragam pilihan karir.
Dengan pengalaman dan dedikasinya, Binx telah berhasil membangun komunitas dan menjadi inspirasi bagi generasi gamer muda di Indonesia.
Berikut adalah biodata dan profil singkat Binx, streamer HOK yang mengidolakan legenda League of Legends, Doublelift:
- Nama Asli: Bintang Karel
- Nickname: Binx
- Asal: Jakarta, Indonesia
- Tanggal Lahir: 24 Januari 1997
- Usia: 28 tahun (pada 2025)
- Instagram: @bintangkarel
- Akun TikTok: @bintangkarel
- Kanal YouTube: Binx

Leave a Reply