Diorama.id – Bagi para pencinta permainan horor, menelusuri fasilitas kesehatan yang sudah tidak berpenghuni senantiasa menjadi formula jitu untuk memicu adrenalin. Koridor yang remang-remang, bebunyian ganjil, hingga teror yang datang tiba-tiba adalah paduan pas yang sanggup membuat detak jantung berpacu kencang. Sensasi itulah yang ingin ditawarkan oleh Ghostcase lewat karya teranyarnya yang bertajuk Hariti.
Pengembang indie tersebut menyatakan pada 27 Juli bahwa Hariti dijadwalkan meluncur di Steam pada bulan Agustus. Sebelum peluncuran versi penuh, pengguna dapat menjajal pengalaman awal melalui demo cuma-cuma yang sudah tersedia di Steam. Demo ini menyuguhkan akses ke durasi 20 menit awal permainan, yang sudah cukup untuk memperkenalkan nuansa mencekam sekaligus memberi gambaran mengenai misteri yang akan ditemui sepanjang alur cerita.
Dalam Hariti, pemain akan mengemban peran sebagai seorang ibu yang berupaya mencari putrinya yang lenyap secara misterius. Penelusuran tersebut menuntunnya menuju sebuah rumah sakit terbengkalai yang menyimpan segudang rahasia kelam. Akan tetapi, lokasi itu bukanlah sekadar bangunan kosong. Di tiap sudutnya, pemain harus berhadapan dengan entitas mengerikan yang siap merintangi langkah, sembari mengumpulkan berbagai petunjuk yang perlahan menyingkap tragedi di balik rumah sakit tersebut.
Eksplorasi memegang peranan krusial dalam mekanik permainan. Pemain diwajibkan menyusuri beragam ruangan yang penuh marabahaya sembari memanfaatkan perlengkapan atau “senjata” yang relevan dengan situasi tertentu. Metode ini membuat permainan tidak sekadar menitikberatkan pada aksi bertahan hidup, melainkan juga memacu pemain untuk berpikir kritis dan menyusun strategi saat menghadapi ancaman yang terus muncul.
Dari segi visual, Ghostcase berupaya menyajikan rumah sakit dengan tampilan yang tampak nyata. Detail lingkungan yang kelam dikombinasikan dengan pencahayaan minim sukses membangun suasana yang penuh tekanan. Setiap lorong, ruang operasi, hingga area yang telah rusak dirancang agar pemain merasa tidak pernah benar-benar aman selama proses penelusuran berlangsung.
Hariti pun memiliki ciri khas yang cukup unik berkat inspirasi narasi yang diusungnya. Semesta yang dihadirkan mengombinasikan berbagai legenda rakyat Tiongkok, mitos hantu tradisional, serta memori horor yang akrab dengan masa kecil para anggota tim pengembang. Perpaduan tersebut diharapkan mampu menyuguhkan nuansa yang berbeda dibandingkan gim horor pada umumnya.
Ghostcase sendiri merupakan studio indie yang didirikan oleh tiga sahabat dengan ketertarikan yang serupa terhadap genre horor. Sebelumnya, mereka telah meluncurkan Dread Flats dan Malice, sementara Hariti menjadi proyek ketiga yang sekaligus memperlihatkan ambisi studio tersebut dalam menyajikan pengalaman horor yang lebih sinematik dan mendebarkan.
Dengan premis yang menyentuh, latar rumah sakit yang menyeramkan, serta sentuhan cerita rakyat yang jarang diangkat, Hariti berpotensi menjadi salah satu gim horor indie yang patut dinantikan kehadirannya pada Agustus mendatang. Jika penasaran dengan atmosfernya, kamu sudah bisa mencoba demonya saat ini dan bersiaplah menghadapi mimpi buruk yang menanti di balik pintu rumah sakit tersebut.

Leave a Reply