Home » Leap of Faith Nyata: Cosplay Assassin’s Creed Black Flag!

Leap of Faith Nyata: Cosplay Assassin’s Creed Black Flag!

Diorama.id – Kesuksesan komersial Assassin’s Creed IV: Black Flag yang di-remake menjadi Assassin’s Creed Black Flag Resynced, dengan angka penjualan mencapai dua juta kopi, tampaknya memotivasi Ubisoft untuk terus mempromosikan judul ini lebih jauh. Perayaan atas kembalinya petualangan Edward Kenway ini tidak hanya diwujudkan melalui trailer, tetapi juga melalui sebuah acara yang unik di dunia nyata.

Menariknya, acara promosi ini berlangsung di luar ranah digital, melainkan di dunia nyata. Ubisoft telah menyiapkan kejutan spesial untuk merayakan perilisan Assassin’s Creed Black Flag Resynced di Macau minggu ini.

Rasakan Sensasi ‘Leap of Faith’ Dunia Nyata di Macau Bersama Assassin’s Creed Black Flag Resynced

Assassins Creed Black Flag Resynced - Anne Bonny / Ubisoft

Assassins Creed Black Flag Resynced – Anne Bonny / Ubisoft

Kolaborasi antara Ubisoft dengan Skypark Macau Tower by AJ Hackett menghadirkan sebuah acara tematik Assassin’s Creed Black Flag Resynced yang diselenggarakan mulai tanggal 17 hingga 26 Juli 2026 di Macau Tower. Pengalaman ini dirancang untuk memberikan kesempatan unik bagi para penggemar.

Kamu bisa nikmati leap of faith beneran sambil cosplay Assassins Creed Black Flag Resynced di Macau bareng Ubisoft / Ubisoft

Kamu bisa nikmati leap of faith beneran sambil cosplay Assassins Creed Black Flag Resynced di Macau bareng Ubisoft / Ubisoft

Salah satu daya tarik utama acara ini adalah kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan sensasi “Leap of Faith” secara langsung dari ketinggian Macau Tower, yang merupakan salah satu titik bungy jump tertinggi di dunia. Aksi ini terinspirasi langsung dari gerakan ikonik para Assassin dalam seri Assassin’s Creed.

Selama periode acara, pengunjung dapat menjelajahi area yang didesain khusus bertema Assassin’s Creed. Area ini akan menampilkan berbagai spot foto menarik, galeri yang memamerkan konsep seni dari game, hingga replika properti yang diambil langsung dari dunia Assassin’s Creed Black Flag Resynced.

Ubisoft juga telah menyiapkan berbagai hadiah eksklusif bagi para peserta. Ini termasuk merchandise edisi terbatas bagi mereka yang membeli game di lokasi acara, minuman Red Bull gratis pada periode tertentu, dan replika gulungan surat “Letter for Duncan Walpole” bagi peserta yang berhasil menyelesaikan aktivitas yang disyaratkan.

Assassin’s Creed Black Flag Resynced sendiri merupakan sebuah remake penuh dari game Assassin’s Creed IV: Black Flag yang pertama kali dirilis pada tahun 2013. Pembaruan ini hadir dengan tujuan memberikan pengalaman yang lebih segar dan modern bagi pemain.

Dikembangkan oleh Ubisoft Singapore, game ini memanfaatkan mesin grafis terbaru, Anvil Engine, untuk menghadirkan visual generasi baru. Pemain akan disajikan dengan sistem pertarungan yang lebih fokus pada teknik parry, mekanisme stealth dan parkour yang lebih mulus, perluasan pada pertempuran laut, serta penambahan konten cerita baru yang memperkaya narasi.

Pemain akan kembali memerankan Edward Kenway, seorang bajak laut yang tanpa sengaja terlibat dalam konflik abadi antara kaum Assassin dan Templar di era keemasan Perompak Karibia. Perjalanan Edward tidak hanya sebatas aksi laga, tetapi juga membawanya bertemu dengan tokoh-tokoh bajak laut legendaris yang diadaptasi dalam versi Assassin’s Creed Black Flag Resynced, termasuk nama-nama seperti Blackbeard, Anne Bonny, dan Calico Jack.

Bagi Anda yang tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang detail permainannya, ulasan mendalam dapat dibaca melalui tautan berikut. Pertanyaannya, apakah Anda tertarik untuk mengunjungi Macau, atau mungkin Anda sudah berada di sana bulan ini dan mencari aktivitas menarik?


Baca artikel lainnya dari Ayyadana Akbar melalui tautan ini. Seluruh artikel editorial/wawancara/opini/listicle Diorama.id dapat ditemukan di tautan ini, dan baca ulasan kami tentang video game/gadget/teknologi di tautan ini.

Bergabunglah dengan Komunitas Discord kami di tautan ini, di mana Anda dapat bertanya langsung kepada kami atau memberikan komentar tentang artikel dan konten kami dengan menyebutkan admin (nama berwarna merah/oranye). Kami tidak dapat memberikan jawaban cepat tanpa penyebutan.

Untuk berita terkait game PC/Konsol, ulasan game, siaran pers, dan segala hal yang berkaitan dengan teknologi gaming/PC, silakan hubungi saya di: [email protected].

Untuk keperluan iklan dan bisnis dengan Diorama.id dan perusahaan induk kami, Suaramerdeka.com, silakan kirimkan pertanyaan Anda ke: [email protected] atau lihat tautan ini untuk detail lebih lanjut (jika Anda perusahaan asing, Anda dapat menggunakan Google Translate karena situs ini menggunakan bahasa Indonesia).

Diorama.id – Ketika rumor mengenai remake Assassin’s Creed Black Flag mulai beredar, antusiasme cukup terasa. Seri ini memang dikenal sebagai salah satu yang paling unik dan menarik di masa kejayaan Ubisoft dalam menciptakan judul-judul Assassin’s Creed.

Game ini tidak hanya menyajikan intrik klasik antara Assassin dan Templar, tetapi juga meromantisasi kehidupan bajak laut yang dibalut dengan budaya pop yang akrab di telinga kita. Bayangan bagaimana Ubisoft akan menghadirkan game ini dengan mesin game modern seperti yang digunakan pada Assassin’s Creed Shadows sudah cukup membuat antisipasi meningkat.

Kini, kesempatan untuk memainkan Assassin’s Creed Black Flag Resynced lebih awal telah diberikan oleh Ubisoft, memungkinkan kami untuk mengeksplorasi berbagai perubahan, serta kelebihan dan kekurangannya. Lantas, bagaimana pengalaman kami? Mari kita selami ulasannya.

Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced – Jelajahi Karibia Lagi Bersama Sang Bajak Laut

Dari Bajak Laut Menjadi Assassin

Edward Kenway adalah bajak laut biasa / Ubisoft

Edward Kenway adalah bajak laut biasa / Ubisoft

Bagi para pemain veteran yang sudah akrab dengan cerita Black Flag, bagian ini mungkin bisa dilewati. Namun, bagi Anda yang baru mengenal seri ini atau belum pernah memainkannya, Assassin’s Creed Black Flag Resynced menceritakan kisah Edward Kenway. Ia adalah seorang bajak laut yang menyamar sebagai seorang Assassin yang baru saja ia bunuh, Duncan Walpole. Penyamaran ini terjadi setelah Edward dan krunya terdampar di sebuah kepulauan.

Edward bertemu Duncan Walpole, seorang Assassin / Ubisoft

Edward bertemu Duncan Walpole, seorang Assassin / Ubisoft

Setelah berhasil membunuh Duncan, Edward memutuskan untuk mengambil identitas sang Assassin demi mendapatkan keuntungan finansial. Ia kemudian menyelamatkan seorang pedagang bernama Stede Bonnet dan melanjutkan misi sang Assassin untuk bertemu dengan Gubernur di Havana, dengan harapan mendapatkan imbalan yang dijanjikan.

Sukses membunuh Duncan, Edward menyamar menjadi Assassin untuk mendapatkan uang / Ubisoft

Sukses membunuh Duncan, Edward menyamar menjadi Assassin untuk mendapatkan uang / Ubisoft

Pertanyaan besarnya adalah, mampukah Edward menyelesaikan misinya tanpa identitas aslinya sebagai bajak laut terbongkar? Jawabannya tentu hanya bisa ditemukan dalam Assassin’s Creed Black Flag Resynced.

Edward selamatkan Stede Bonnet, pedagang yang ditawan tentara / Ubisoft

Edward selamatkan Stede Bonnet, pedagang yang ditawan tentara / Ubisoft

Karibia yang Semakin Imersif

Petualanganmu di Karibia sangat imersif dan indah / Ubisoft

Petualanganmu di Karibia sangat imersif dan indah / Ubisoft

Dari segi grafis, Assassin’s Creed Black Flag Resynced memanfaatkan Anvil Engine, teknologi yang sama dengan yang digunakan pada Assassin’s Creed Shadows. Meskipun efeknya tidak jauh berbeda, permainan ini menampilkan palet warna yang lebih cerah dan memanjakan mata. Berbeda dengan nuansa gritty pada Shadows, dunia Black Flag Resynced terasa lebih berwarna, ceria, dan penuh keindahan alam. Ubisoft berhasil menyamakan atmosfernya dengan versi orisinal, dan mereka melakukannya dengan sangat baik.

Dunia yang sudah sangat imersif pada seri orisinal kini terasa semakin mendalam dengan tampilan yang lebih segar, minim blur, dan efek pencahayaan yang optimal. Lautan biru yang memukau, hingga kota-kota padat seperti Havana, kini terasa lebih proporsional dan hidup.

Kamu bisa jelajah kota seperti Havana (sekarang Kuba) di masa keemasan bajak laut / Ubisoft

Kamu bisa jelajah kota seperti Havana (sekarang Kuba) di masa keemasan bajak laut / Ubisoft

Beberapa elemen yang sebelumnya terasa terlalu artifisial karena terintegrasi dengan sistem animus, kini terasa lebih nyata. Namun, terlepas dari keindahan dan imersi visualnya, game ini tampaknya terlalu berfokus pada teknologi ray tracing. Hal ini terkadang membuat malam hari dan cuaca buruk menjadi sulit untuk dilihat dengan jelas.

Atau kamu bisa keliling Karibia naik kapalmu, Jackdaw / Ubisoft

Atau kamu bisa keliling Karibia naik kapalmu, Jackdaw / Ubisoft

Memang benar, dalam realitas, perang kapal atau berada di kota saat badai malam hari akan membuat visibilitas menurun. Namun, dalam sebuah video game, kejelasan visual adalah aspek penting bagi pemain. Menerapkan realisme seperti itu dalam Assassin’s Creed Black Flag Resynced hanya berakhir pada nilai artistik semata, bukan fungsi.

Ketergantungan dengan Ray Tracing membuat malam hari + badai menjadi sulit terlihat / Ubisoft

Ketergantungan dengan Ray Tracing membuat malam hari + badai menjadi sulit terlihat / Ubisoft

Bahkan, menurunkan pengaturan ray tracing ke level rendah pun tidak banyak membantu. Pengalaman menunjukkan bahwa visual game tidak banyak berubah drastis antara pengaturan ray tracing rendah hingga ultra, terutama saat dimainkan pada resolusi 1080p, yang mungkin membatasi kemampuan untuk melihat perubahannya secara jelas.

Sulit sekali melihatnya tanpa adanya sumber cahaya yang oke / Ubisoft

Sulit sekali melihatnya tanpa adanya sumber cahaya yang oke / Ubisoft

Semua Menjadi Lebih Cepat, Efisien, dan Praktis

Selain grafis, aspek gameplay juga mengalami perubahan signifikan. Mengingat sebagian besar konten game tetap sama persis dengan seri terdahulu, termasuk lokasi-lokasi penting seperti Elite Mortar atau Elite Hull, pemain tidak perlu mencari panduan baru karena semuanya identik, kecuali untuk konten yang baru ditambahkan.

Pengalaman gameplay dalam Assassin’s Creed Black Flag Resynced dapat didefinisikan sebagai ‘cepat dan efisien’. Hal ini berlaku tidak hanya untuk parkour, tetapi juga untuk pertempuran, mekanisme stealth, dan elemen lainnya.

Animasi pertempurannya jadi lebih cepat, Edward jadi lebih gesit di sini meski tidak terlalu gesit seperti animasi anime fantasi / Ubisoft

Animasi pertempurannya jadi lebih cepat, Edward jadi lebih gesit di sini meski tidak terlalu gesit seperti animasi anime fantasi / Ubisoft

Seluruh aksi Edward, baik dalam parkour maupun pertempuran, kini terasa lebih cepat, efisien, dan memiliki kontrol yang lebih presisi. Game ini berhasil memberikan imersi pertempuran satu lawan banyak secara efektif, mulai dari mekanisme parry, break defense, menendang kaki musuh untuk menjatuhkan mereka, hingga menggunakan gerakan takedown yang sangat cepat.

Berbeda dengan game-game sebelumnya di mana Edward biasanya membuat musuh pingsan dengan membekap mereka tanpa menggunakan hidden blade, dalam game ini, terlihat seperti Edward membunuh musuh dengan mematahkan tulang mereka secara cepat dan kasar. Ini mengingatkan pada gaya Batman dalam mengalahkan musuhnya, namun alih-alih membuat pingsan, Edward membunuhnya dengan tangan kosong.

Jika ada cahaya biru seperti ini, artinya serangan musuh bisa diparry, jika cahayanya merah, kamu wajib menghindar / Ubisoft

Jika ada cahaya biru seperti ini, artinya serangan musuh bisa diparry, jika cahayanya merah, kamu wajib menghindar / Ubisoft

Dalam pertempuran terbuka dengan pedang dan dua hidden blade, Edward mampu melakukan instant assassinate atau takedown dengan cepat jika berhasil melakukan break defense atau perfect parry.

Bagi pemain yang lebih menyukai alur pertempuran yang terasa lebih manusiawi, lebih lambat, dan memiliki dampak di setiap pukulan, mungkin akan kurang menyukai perubahan ini. Namun, jika efisiensi adalah prioritas, maka pengalaman ini akan sangat memuaskan.

Ubisoft

Ubisoft

Secara pribadi, mekanisme takedown cepat yang jauh lebih efisien dalam pertempuran, memungkinkan Edward menyelesaikan pertarungan lebih cepat, patut diapresiasi. Namun, ini perlu menjadi pertimbangan bagi seri terbaru jika Ubisoft ingin menggunakannya kembali, misalnya dengan menetapkan syarat tertentu seperti mengurangi HP musuh hingga 50% atau melakukan perfect dodge/parry.

Tanpa syarat tersebut, pertempuran bisa terasa kurang menantang, karena pada tingkat kesulitan normal, Edward sudah terasa sangat kuat jika pemain mampu menghindar atau melakukan parry dengan cepat.

Edward bisa memanjat lebih cepat di manapun asal kamu tekan dan tahan tombol lari dan free jump / Ubisoft

Edward bisa memanjat lebih cepat di manapun asal kamu tekan dan tahan tombol lari dan free jump / Ubisoft

Dalam hal parkour, Edward kini dapat memanjat lebih cepat. Dengan menahan tombol free jump (secara default ‘spasi’ di PC) dan tombol lari (‘shift’ di PC), ia dapat memanjat, melompat, dan berpindah antar dinding dengan lebih gesit.

Satu hal yang kurang disukai dari mekanisme parkour adalah fleksibilitas penargetannya yang terkadang kurang memadai. Karena parkour dalam game ini dirancang sangat akurat, pemain harus benar-benar mengarahkan crosshair ke platform tujuan. Sedikit saja meleset, sistem akan menganggap Anda tidak menuju target tersebut.

Kamu bisa lari lebih cepat saat parkour melewati rintangan / Ubisoft

Kamu bisa lari lebih cepat saat parkour melewati rintangan / Ubisoft

Saat turun dari ketinggian, seperti atap atau tebing, fleksibilitasnya juga terasa kurang. Di keyboard, menekan ‘CTRL’ seharusnya membuat Edward turun, namun di beberapa titik, terutama di benteng awal Havana, menekan ‘CTRL’ justru membuat Edward terjun ke laut.

Di satu sisi, kecepatan Edward dalam memanjat sangat disukai, namun di sisi lain, fleksibilitas dalam pergerakan parkour terasa sedikit kacau.

Berkat permainan yang lebih cepat ini, mekanisme stealth menjadi jauh lebih efisien dan cepat. Pemain tidak perlu lagi menunggu AI musuh berjalan ke posisi tertentu atau memaksa pemain untuk bergerak ke area yang aman untuk melakukan penyergapan.

Musuh siaga akan lebih cepat berhentinya daripada berlama-lama mencari player jika ketahuan / Ubisoft

Musuh siaga akan lebih cepat berhentinya daripada berlama-lama mencari player jika ketahuan / Ubisoft

Yang cukup memuaskan dari aspek stealth adalah ketika terdeteksi, game ini tidak langsung memicu respons dari banyak musuh sekaligus (kecuali lonceng alarm dibunyikan). Hanya musuh di sekitar area pertempuran Edward yang akan bereaksi.

Ubisoft

Ubisoft

Durasi siaga musuh juga tidak berlangsung lama seperti pada seri terdahulu, di mana musuh masih akan terus mencari pemain dalam jangka waktu yang cukup lama. Di game ini, durasinya sangat konsisten dan tidak terlalu panjang, memungkinkan pemain yang bermain di tingkat kesulitan normal untuk beraksi kembali dengan lebih cepat tanpa harus menunggu AI musuh mengakhiri status siaga.

[IMG_1

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *