Home » Star Wars Eclipse: Nasib Game dari Dev Detroit Become Human?

Star Wars Eclipse: Nasib Game dari Dev Detroit Become Human?

Indotify.com – Masa depan proyek ambisius Star Wars Eclipse dari developer ternama Quantic Dream kini diselimuti awan kelabu. Studio yang dikenal dengan mahakarya drama interaktif seperti Detroit: Become Human ini dilaporkan menghadapi hambatan serius dalam pengembangan game terbarunya, bahkan beredar spekulasi bahwa proyek ini bisa saja dibatalkan.

Kabar kurang sedap ini mencuat setelah adanya isu mengenai penundaan masif dalam proses pengembangan Star Wars Eclipse. Sumber internal menyebutkan bahwa masalah finansial menjadi akar persoalan. Akuisisi Quantic Dream oleh raksasa teknologi Tiongkok, NetEase, pada tahun 2022 lalu ternyata belum diikuti dengan aliran dana tambahan yang memadai. Situasi ini diperparah dengan keputusan NetEase untuk menghentikan pengembangan game Spellcasters Chronicles yang masih dalam tahap early access di Steam.

Dampak dari ketidakpastian finansial ini semakin terasa dengan munculnya wacana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 115 karyawan di tim developer. Kabar ini sontak memicu reaksi keras dari para staf, yang memilih untuk menyuarakan protes di depan markas Quantic Dream di Paris.

Para developer yang berdemonstrasi ini tidak hanya menuntut kejelasan nasib rekan-rekan mereka yang terancam di-PHK pasca pembatalan Spellcasters Chronicles, namun juga menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap kelangsungan pengembangan Star Wars Eclipse.

Salah seorang developer yang enggan disebutkan namanya, namun diidentifikasi sebagai ‘Jules’ oleh media GameKult, mengungkapkan bahwa aksi protes ini memiliki tujuan ganda. Selain memperjuangkan nasib 115 karyawan yang dianggap krusial, protes ini juga bertujuan untuk menyelamatkan Star Wars Eclipse dari potensi pembatalan. Menurut Jules, ke-115 developer tersebut adalah tulang punggung yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek Star Wars Eclipse, dan jumlah tersebut dianggap tidak berlebihan.

Jules menambahkan bahwa Quantic Dream saat ini justru sedang mengalami kekurangan staf. Ia menyayangkan pola manajemen yang dinilainya tidak stabil. “Para petinggi di sini sangat paham bahwa semangat dan dedikasi dapat mendorong karyawan untuk bekerja lembur demi merilis sebuah game. Namun, cara seperti ini jelas tidak bisa dipertahankan dalam jangka panjang untuk membangun industri yang sehat dan berkelanjutan,” keluhnya.

Aksi protes yang dikoordinasikan oleh serikat pekerja Prancis, STJV, ini bertepatan dengan jadwal kunjungan delegasi dari Lucasfilm Games. Kedatangan perwakilan dari Lucasfilm Games ini bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi progres pengembangan Star Wars Eclipse secara langsung.

Sumber lain yang diwawancara, yang dikenal sebagai ‘Theo’, menjelaskan bahwa banyak tim developer di Quantic Dream yang dilaporkan menganggur selama hampir satu bulan dan tidak aktif dalam proyek pengembangan. Melalui aksi ini, mereka ingin menunjukkan kepada perwakilan Lucasfilm Games bahwa masih banyak talenta yang siap berkontribusi, namun terhambat oleh situasi internal studio.

Meskipun detail spesifik mengenai Star Wars Eclipse masih minim sejak diumumkan pada tahun 2021, para pengamat industri game memprediksi bahwa game ini akan tetap mempertahankan ciri khas Quantic Dream. Penggemar dapat mengharapkan pengalaman drama interaktif yang mendalam, dengan sedikit sentuhan adegan aksi, serupa dengan pengalaman yang ditawarkan dalam game-game mereka sebelumnya seperti Detroit: Become Human.

Situasi internal Quantic Dream ini tentu menimbulkan pertanyaan besar mengenai masa depan Star Wars Eclipse. Apakah game yang sangat dinanti ini akan mampu bangkit dari badai masalah internal, atau justru akan menjadi korban dari ketidakpastian yang melingkupinya?

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *