Home » Kreator Yakuza Muncul Lagi Tanpa Nagoshi Studio

Kreator Yakuza Muncul Lagi Tanpa Nagoshi Studio

Diorama.id – Industri game tengah menghadapi masa-masa yang penuh tantangan belakangan ini. Sejumlah perusahaan besar dilaporkan mulai melakukan pemangkasan investasi dan meninjau ulang proyek-proyek yang dianggap memiliki risiko tinggi.

Situasi ini turut berdampak pada Nagoshi Studio, yang didirikan oleh Toshihiro Nagoshi, seorang veteran industri game Jepang yang namanya identik dengan seri Yakuza dan Like a Dragon. Setelah memutuskan untuk hengkang dari SEGA, Nagoshi Studio menjalin kerjasama dengan NetEase.

Kehadiran Nagoshi Studio sempat menarik perhatian publik pada akhir tahun lalu dengan pengenalan proyek perdana mereka, Gang of Dragon. Namun, perkembangan selanjutnya justru menimbulkan berbagai pertanyaan.

Laporan sebelumnya mengindikasikan bahwa pengembangan Gang of Dragon membutuhkan suntikan dana tambahan sebesar 44,4 juta USD agar dapat diselesaikan. Hal ini memicu kekhawatiran mengenai keberlanjutan proyek tersebut.

Toshihiro Nagoshi Muncul dalam Wawancara Famitsu, Tanpa Afiliasi Studio

Menyusul laporan tersebut, NetEase dikabarkan mengambil keputusan untuk menghentikan pendanaan kepada Nagoshi Studio mulai Mei 2026. Keputusan ini sontak memunculkan spekulasi luas bahwa studio tersebut berada di ambang penutupan.

Edisi spesial majalah Famitsu akan wawancara 52 kreator game Jepang / Famitsu

Berbagai indikasi semakin memperkuat dugaan tersebut. Aktivitas media sosial Nagoshi Studio dilaporkan terhenti sejak Februari 2026. Selain itu, situs web resmi mereka tidak dapat diakses dan kanal YouTube mereka juga dilaporkan menghilang.

Meskipun NetEase dikabarkan membuka kemungkinan bagi Nagoshi Studio untuk beroperasi secara mandiri, belum ada informasi pasti mengenai apakah studio tersebut berhasil mendapatkan investor baru.

Kini, muncul sebuah petunjuk baru yang kembali memicu kekhawatiran para penggemar. Dalam edisi spesial 40 tahun majalah game Jepang, Famitsu, yang menampilkan wawancara dengan puluhan tokoh industri game, nama Toshihiro Nagoshi memang turut disertakan.

Namun, yang menarik perhatian adalah profil singkatnya hanya mencantumkan dirinya sebagai “game creator” tanpa menyebutkan afiliasi perusahaan mana pun. Hal ini sangat kontras dengan tokoh-tokoh industri lainnya yang profilnya tetap mencantumkan nama perusahaan tempat mereka bernaung.

Toshihiro Nagoshi (kanan bawah) disebut sebagai "Game Creator", sementara di atasnya, Hironobu Sakaguchi ditambah nama perusahaannya "Mistwalker" / Famitsu, diedit oleh Diorama.id

Bahkan, kreator yang tidak terikat dengan perusahaan secara eksplisit disebut sebagai freelancer. Perbedaan ini menimbulkan interpretasi di kalangan penggemar di Jepang bahwa absennya nama Nagoshi Studio dalam profil Nagoshi bisa menjadi sinyal negatif mengenai masa depan studio tersebut.

Meski demikian, hingga kini belum ada pengumuman resmi yang mengkonfirmasi penutupan Nagoshi Studio atau upaya mereka untuk bertahan. Masih ada kemungkinan bahwa proses negosiasi dengan investor baru atau urusan internal lainnya masih berlangsung, sehingga pihak terkait belum dapat memberikan kejelasan.

Nasib Gang of Dragon masih diselimuti misteri seiring belum adanya informasi lanjutan mengenai kelanjutan proyek tersebut. Namun, pertanyaan besar tetap menggantung: apakah ada harapan bagi Nagoshi Studio untuk berhasil menyelesaikan proyek ambisius mereka?

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *