Home » Fatekeeper: RPG Dark Fantasy Penantang Baru

Fatekeeper: RPG Dark Fantasy Penantang Baru

Diorama.id – Fatekeeper, sebuah nama yang mungkin belum familiar bagi penikmat game indie atau AA belakangan ini.

Game bergenre action adventure RPG ini seringkali disamakan dengan Skyrim, namun dengan pembatasan pada sudut pandang orang pertama. Namun, kenyataannya cukup berbeda dari persepsi umum para gamer.

Pemain akan diajak menjelajahi dungeon yang kompleks, dipenuhi tidak hanya oleh musuh, tetapi juga mekanik pertarungan yang solid.

Secara pribadi, saya melihat potensi besar dalam Fatekeeper sejak pertama kali menonton trailernya. Sebagai penggemar game action RPG dengan tema dark fantasy, game ini langsung menarik perhatian saya.

Yang tidak terduga adalah kesempatan yang diberikan oleh THQ Nordic untuk mencoba game ini lebih awal. Fatekeeper saat ini berada dalam status early access di Steam, dengan versi yang saya mainkan adalah 0.1.1-0.1.2.

Oleh karena itu, artikel ini akan berfokus pada pengalaman pribadi saya selama kurang lebih dua jam bermain. Detail mendalam akan dihindari karena masih banyak konten dan bug yang mengganggu jalannya permainan.

Lantas, bagaimana pengalaman bermain Fatekeeper selama dua jam?

Preview Fatekeeper – Penantang Baru Dark Fantasy RPG

Jalan Menuju Haven

Saat ini cerita Fatekeeper masih belum jelas / Paraglacial, THQ Nordic

Saat ini cerita Fatekeeper masih belum jelas / Paraglacial, THQ Nordic

Pada tahap awal permainan, arah narasi cerita masih belum jelas. Jujur saja, saya sendiri masih bingung mengenai apa yang ingin disampaikan oleh Paraglacial, developer yang beranggotakan 13 orang ini. Game ini terasa lebih seperti sebuah tech demo daripada sebuah early access yang utuh.

Namun, berdasarkan pengalaman bermain, Fatekeeper menceritakan kisah seorang penjelajah bernama Kor Tenarim, yang ditemani oleh seekor tikus yang bisa berbicara bernama Kor Guran. Mereka berpetualang menuju wilayah bernama Haven, tanah suci bagi para Druid of Solace.

Petualanganmu akan ditemani tikus yang bisa berbicara / Paraglacial, THQ Nordic

Petualanganmu akan ditemani tikus yang bisa berbicara / Paraglacial, THQ Nordic

Dari titik ini, cerita mulai menyebar secara naratif. Paraglacial tampaknya lebih ingin pemain segera menikmati gameplay-nya, yang menurut saya sudah cukup kompleks untuk tahap pengembangan awal.

Namun, sebelum menyelami gameplay, mari kita bahas aspek visualnya.

Dunia Gelap yang Memanjakan Mata

Fatekeeper dibangun menggunakan Unreal Engine 5, sebuah game engine yang konon memiliki tantangan dalam hal optimalisasi. Namun, dari sisi positifnya, game ini cukup optimal di awal, meskipun masih membutuhkan peningkatan optimalisasi lebih lanjut.

Game action RPG ini menyajikan tampilan visual yang sangat indah dan memanjakan mata. Setiap bukit, bebatuan, gua, bahkan reruntuhan dibuat dengan detail yang luar biasa. Pencahayaan dalam game ini juga memainkan peran krusial dalam menciptakan atmosfer saat menjelajahi setiap sudut dungeon.

Tampilan visual Fatekeeper sangat indah, tapi di sisi lain cukup optimize di awal dengan DLSS / Paraglacial, THQ Nordic

Tampilan visual Fatekeeper sangat indah, tapi di sisi lain cukup optimize di awal dengan DLSS / Paraglacial, THQ Nordic

Ada nuansa kesepian, kegelapan, namun juga keindahan yang berhasil tertuang dalam desain dunianya. Meskipun ditemani oleh sang tikus, ia tidak banyak bicara sepanjang perjalanan, memungkinkan pemain untuk menikmati keindahan pemandangan pegunungan di awal permainan.

Namun, karena grafisnya belum sepenuhnya teroptimalisasi, masih ada beberapa elemen yang terasa kurang nyaman dilihat, terutama mengingat Fatekeeper sangat bergantung pada teknologi ray tracing.

Perbedaan grafis Fatekeeper di High dan Low cukup terasa, versi low sekarang masih belum optimal, wajar, game-nya belum jadi / Paraglacial, THQ Nordic

Perbedaan grafis Fatekeeper di High dan Low cukup terasa, versi low sekarang masih belum optimal, wajar, game-nya belum jadi / Paraglacial, THQ Nordic

Hal ini saya temukan saat menurunkan pengaturan grafis ke level low, yang seketika menghilangkan atmosfernya. Semuanya terasa hilang, termasuk tekstur senjata yang kehilangan kedalaman. Saat karakter saya jatuh ke sistem saluran pembuangan air, ray tracing membuat kegelapan dunia terasa sangat pekat jika diatur ke medium atau low. Namun, saat diatur ke ultra, efek ray tracing justru membantu menunjukkan jalan.

Lucunya, meskipun di pengaturan low, FPS saya justru turun drastis dari 50-60 fps menjadi 20-30 fps, menandakan bahwa optimalisasi belum sepenuhnya diterapkan.

Desain dunia, lorong sempit, dan berbagai wilayahnya membuat game ini terasa banget dark fantasy-nya / Paraglacial, THQ Nordic

Desain dunia, lorong sempit, dan berbagai wilayahnya membuat game ini terasa banget dark fantasy-nya / Paraglacial, THQ Nordic

Namun, secara keseluruhan, game ini memiliki atmosfer visual yang luar biasa, menciptakan perasaan seperti seorang petualang sejati.

Setiap petualanganmu akan dimanjakan dengan visual yang memukau / Paraglacial, THQ Nordic

Setiap petualanganmu akan dimanjakan dengan visual yang memukau / Paraglacial, THQ Nordic

Di sisi lain, desain peta terasa cukup memuaskan meskipun bersifat linear. Pemain diberikan beberapa lorong dan mekanik unik yang menyimpan rahasia, item, atau tanaman untuk membantu petualangan.

Kamu bisa meracik potion atau bom, entah ikut resep yang kamu temukan, atau tidak sama sekali / Paraglacial, THQ Nordic

Kamu bisa meracik potion atau bom, entah ikut resep yang kamu temukan, atau tidak sama sekali / Paraglacial, THQ Nordic

Pemain juga dapat meracik ramuan (potion), bom, atau enhancement untuk senjata di kuali yang tersebar di peta. Proses ini membutuhkan tiga bahan, atau bisa juga menggunakan resep yang ditemukan di tengah dungeon. Sebuah mekanik sederhana yang tidak memerlukan banyak pemikiran saat pemain dapat menikmati aspek gameplay action RPG.

Campfire untuk save point di game ini jumlahnya masih tidak konsisten dari sisi frekuensi, terkadang saling berdekatan, terkadang terlalu jauh / Paraglacial, THQ Nordic

Campfire untuk save point di game ini jumlahnya masih tidak konsisten dari sisi frekuensi, terkadang saling berdekatan, terkadang terlalu jauh / Paraglacial, THQ Nordic

Salah satu hal yang cukup disayangkan dari aspek eksplorasi adalah frekuensi campfire sebagai save checkpoint yang tidak konsisten. Di satu sisi, campfire muncul dalam jarak yang berdekatan, namun di sisi lain terkadang sangat jauh, terutama dengan adanya musuh yang terkadang terlalu banyak untuk dihadapi.

Action RPG Solid

Dari sisi gameplay, game ini menawarkan kesempatan untuk menikmati action RPG dengan fondasi yang cukup solid. Mulai dari serangan ringan, serangan berat, menghindar, hingga yang paling unik: menggunakan sihir dari berbagai elemen seperti api, es, angin, dan telekinesis.

Kamu bisa menebas, menghindar, atau menangkis serangan musuh, cukup basic / Paraglacial, THQ Nordic

Kamu bisa menebas, menghindar, atau menangkis serangan musuh, cukup basic / Paraglacial, THQ Nordic

Setiap sabetan pedang maupun kapak ke musuh akan terasa cukup memuaskan bagi pemain yang menyukai elemen gore, seperti kepala terputus atau bagian tubuh lain yang bisa ditebas. Pemain bebas menjalankan game ini dengan tempo lambat, cepat, atau strategis, menggunakan kombinasi sabetan dan sihir, atau hanya serangan jarak dekat.

Pemain juga dapat menendang musuh yang berada di tepi jurang untuk langsung menghabisi mereka.

Capek pake pedang/senjata jarak dekat? Kamu bisa pake sihir / Paraglacial, THQ Nordic

Capek pake pedang/senjata jarak dekat? Kamu bisa pake sihir / Paraglacial, THQ Nordic

Mengelola stamina dalam game ini adalah hal yang wajib, karena semua aktivitas menyerang dan bertahan membutuhkan stamina. Karakter di awal permainan juga terasa sangat lambat sebelum naik level, sehingga disarankan untuk bermain dengan lebih hati-hati.

Yang menarik dari gameplay game ini adalah kemampuan memanfaatkan lingkungan sekitar. Seperti yang disebutkan sebelumnya, pemain dapat menendang musuh ke jurang, menggunakan jebakan seperti besi berduri, atau elemen lingkungan lainnya. Hal ini memungkinkan pemain menggunakan kreativitas sambil menghemat ramuan atau tumbuhan pemulih HP.

Tendang musuh ke jurang atau bacok, semua tergantung pilihanmu / Paraglacial, THQ Nordic

Tendang musuh ke jurang atau bacok, semua tergantung pilihanmu / Paraglacial, THQ Nordic

Jika mekanik ini dikembangkan lebih lanjut, game ini akan menawarkan banyak opsi dalam menghadapi musuh. Mekanik ini terlihat sangat potensial.

Namun, saya menemukan bug di mana tangkisan pedang/kapak terkadang tertahan pada animasi tertentu. Hal ini menyebabkan saya sering salah menggunakan urutan tangkisan atau sabetan. Di beberapa titik, animasi tangan terlihat siaga, namun karakter justru menangkis serangan musuh.

Kamu bakal sering ketemu monster dalam jumlah banyak seperti ini / Paraglacial, THQ Nordic

Kamu bakal sering ketemu monster dalam jumlah banyak seperti ini / Paraglacial, THQ Nordic

Kondisi pertempuran yang terkadang melibatkan banyak musuh sekaligus cukup membingungkan. Selain harus menangkis serangan, pemain juga harus menghindar, yang keduanya membutuhkan stamina.

Hit feedback yang masih buruk, seperti saat sabetan seharusnya mengenai musuh namun tidak terjadi, serta musuh penyerang jarak jauh seperti pemanah, pelempar racun, atau pelempar batu yang sulit atau bahkan tidak bisa ditangkis. Meskipun suara tangkisan terdengar, pemain tetap menerima damage dari serangan jarak jauh tersebut.

Untuk saat ini, AI musuh masih terlalu simple, mereka tak punya sistem deteksi dengan cooldown, dan akan mengejarmu sampe manapun, jadi kamu harus menghabisinya / Paraglacial, THQ Nordic

Untuk saat ini, AI musuh masih terlalu simple, mereka tak punya sistem deteksi dengan cooldown, dan akan mengejarmu sampe manapun, jadi kamu harus menghabisinya / Paraglacial, THQ Nordic

AI musuh juga masih berantakan. Mereka hanya mengincar pemain dan tidak memiliki sistem cooldown deteksi. Setelah terdeteksi oleh AI, mereka akan terus mengejar dan menandai pemain. Seberapa jauh pun pemain pergi dari area musuh, musik pertempuran akan terus berbunyi, menandakan bahwa pemain masih menjadi target AI.

Pertarungan melawan bos juga masih terasa mentah. Saya melihat potensinya untuk menjadi lebih baik di masa depan, namun saat ini, penentuan jarak serangan bos dan protagonis yang terkadang membingungkan membuat pertarungan terasa seperti melawan musuh biasa yang lebih besar dan memiliki HP lebih banyak.

Pertempuran melawan boss berasa biasa saja untuk saat ini, mereka hanya... ada? Udah gitu aja / Paraglacial, THQ Nordic

Pertempuran melawan boss berasa biasa saja untuk saat ini, mereka hanya… ada? Udah gitu aja / Paraglacial, THQ Nordic

Sama seperti game RPG pada umumnya, saat naik level, pemain akan mendapatkan skill point untuk memilih salah satu jalur: stamina, force/spell, serangan jarak dekat, atau alkimia.

Jika pemain memilih salah satu pohon skill, mereka hanya dapat memilih satu jalur hingga mencapai jalur skill lainnya. Misalnya, jika memilih spell di bagian kiri, maka harus menambahkan skill tree dari spell ke arah atas untuk mendapatkan skill stamina.

Skilltree di game ini sangat banyak, pilih jalurnya salah satu dan arahkan ke jalan berbeda agar kamu bisa buka skill lain dari sihir ke melee / Paraglacial, THQ Nordic

Skilltree di game ini sangat banyak, pilih jalurnya salah satu dan arahkan ke jalan berbeda agar kamu bisa buka skill lain dari sihir ke melee / Paraglacial, THQ Nordic

Namun, dengan luasnya pohon skill yang disajikan, ambisi developer untuk membuat game ini lebih kompleks dan menyenangkan bagi pemain yang gemar membangun karakter terlihat jelas. Ini menunjukkan niat developer untuk terus mengembangkan Fatekeeper menjadi lebih baik di masa depan.

Kesimpulan

Fatekeeper menawarkan angin segar bagi para penggemar game action RPG, terutama yang menyukai dungeon linear dengan sedikit eksplorasi.

Paraglacial, THQ Nordic

Paraglacial, THQ Nordic

Namun, game ini menunjukkan dua sisi yang sangat berbeda. Mulai dari hit feedback yang belum konsisten, frekuensi save point yang tidak menentu, AI musuh yang masih sederhana, pertarungan bos yang terasa mentah, hingga bug yang membuat pengalaman bermain belum sepenuhnya nyaman.

Paraglacial, THQ Nordic

Paraglacial, THQ Nordic

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *