Indotify.com – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, telah menyita perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir.
Intensitas hujan yang tinggi menjadi pemicu bencana besar ini, yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa. Selain itu, kerusakan masif juga terjadi pada permukiman warga dan fasilitas umum.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Instagram Story Ferry Irwandi, seorang figur yang saat ini bernaung di bawah Bigetron by Vitality, bernama Luke, menunjukkan kepeduliannya terhadap situasi ini.
Luke telah menyumbangkan dana sebesar Rp77 juta untuk mendukung upaya penanganan bencana tersebut.
Sebelumnya, Luke dikenal sebagai salah satu pemain profesional dalam game Mobile Legends di tim Bigetron by Vitality. Namun, kini ia beralih peran menjadi seorang Talent di tim yang sama.
Di luar kiprahnya di dunia profesional esports, Luke dikenal memiliki karakter yang peduli dan aktif dalam mendukung kegiatan sosial.
Salah satu wujud nyata kepeduliannya adalah melalui aksi donasi sebesar Rp77 juta yang telah dilakukannya.
Diharapkan, langkah Luke ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas esports dan masyarakat luas untuk turut serta memberikan bantuan kepada para korban bencana di Sumatera.
Sebagai catatan tambahan, menurut laporan dari Kompas pada Rabu, 3 Desember 2025, jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor di ketiga provinsi tersebut telah mencapai 770 orang.
Secara rinci, Provinsi Aceh mencatat 277 korban meninggal dunia.
Sementara itu, Sumatera Utara melaporkan 299 korban tewas.
Provinsi Sumatera Barat mencatat 194 korban jiwa yang meninggal.
Adapun jumlah korban yang dilaporkan hilang tercatat sebanyak 193 jiwa di Aceh.
Di Sumatera Utara, terdapat 159 korban yang hilang.
Sedangkan di Sumatera Barat, sebanyak 111 korban dilaporkan hilang.
Kerusakan pada rumah warga juga dilaporkan sangat parah.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Pusat Data Informasi (Pusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat 3.300 rumah yang mengalami kerusakan berat.
Baca juga di sini: Tips Awal untuk Pemain Pragmata Agar Tidak Bingung
Selain itu, 2.100 rumah dilaporkan rusak sedang.
Dan sebanyak 4.900 rumah mengalami kerusakan ringan akibat bencana ini.
Bencana ini juga menyebabkan kerusakan pada banyak fasilitas umum.
Jembatan mengalami tingkat kerusakan sebesar 45,48 persen.
Fasilitas ibadah terdampak kerusakan sebanyak 20,21 persen.
Fasilitas pendidikan mengalami kerusakan sebesar 32,92 persen.
Sementara itu, fasilitas kesehatan dilaporkan mengalami kerusakan sebesar 1,38 persen.
Jumlah penduduk yang terdampak oleh bencana ini mencapai 3,2 juta jiwa.
Mereka tersebar di 50 kabupaten di ketiga provinsi tersebut.
Rinciannya, 1,6 juta warga terdampak di Sumatera Utara.
Kemudian, 1,5 juta warga terdampak di Aceh.
Dan 140.500 warga terdampak di Sumatera Barat.
Data ini terus diperbarui oleh BNPB seiring berjalannya proses evakuasi dan pendataan di lapangan.
Semoga dengan adanya bantuan yang diberikan, penanganan bencana banjir di Sumatera dapat segera terselesaikan.

Leave a Reply