Home » Hal Penting God of War Laufey: Wajib Tahu!

Hal Penting God of War Laufey: Wajib Tahu!

Indotify.com – God of War kembali menjadi sorotan setelah Santa Monica Studio mengumumkan God of War: Laufey dalam ajang PlayStation State of Play 2026. Berbeda dari seri utama yang selama ini berpusat pada Kratos, game terbaru ini menghadirkan sudut pandang baru dengan menempatkan Laufey atau Faye sebagai karakter utama. Sosok yang selama ini dikenal sebagai istri Kratos dan ibu dari Atreus akhirnya mendapatkan kisahnya sendiri untuk dieksplorasi lebih dalam.

Kehadiran game ini sekaligus menjawab rasa penasaran para penggemar mengenai kehidupan Faye, termasuk perannya dalam berbagai peristiwa penting yang menjadi fondasi cerita God of War era Nordik. Menariknya, karakter Faye akan diperankan oleh Deborah Ann Woll, aktris yang dikenal luas lewat perannya sebagai Karen Page dalam serial Daredevil. Lalu hal apakah yang akan ditawarkan oleh game yang satu ini? Berikut adalah hal yang wajib kamu ketahui dari God of War: Laufey.

1. Mengambil Setting di The Everywhen

God of War Laufey bakal bersetting di alam roh bernama The Everyone, tempat dimana dewa-dewa pergi setelah mati

God of War Laufey bakal bersetting di alam roh bernama The Everyone, tempat dimana dewa-dewa pergi setelah mati

Salah satu hal paling menarik dari God of War: Laufey adalah latar dunianya yang benar-benar baru. Game ini mengambil setting di sebuah alam bernama The Everywhen, sebuah wilayah misterius yang digambarkan sebagai tempat peristirahatan para dewa setelah kematian mereka. Tidak hanya dihuni oleh dewa-dewa dari satu mitologi, The Everywhen menjadi titik pertemuan berbagai sosok ilahi dari berbagai mitologi dunia. Lokasi ini membuka peluang besar bagi Santa Monica Studio untuk memperluas semesta God of War ke arah yang belum pernah dijelajahi sebelumnya.

Dari informasi yang beredar, kisah dalam game ini berlangsung setelah kematian Faye namun masih memiliki keterkaitan erat dengan peristiwa yang terjadi pasca berakhir game God of War dan saat event God of War Ragnarok berlangsung. Dengan konsep dunia yang unik tersebut, pemain akan diajak menjelajahi wilayah penuh misteri, konflik, dan rahasia yang selama ini tidak pernah diperlihatkan dalam seri utama.

2. Menghadirkan Dewa Perang dari Berbagai Mitologi

Sekhmet dan Begtse dua dewa dari mitologii Mesir dan Mongolia dipastikan hadir di game God of War Laufey

Sekhmet dan Begtse dua dewa dari mitologii Mesir dan Mongolia dipastikan hadir di game God of War Laufey

Sebagai dunia yang menjadi tempat berkumpulnya para dewa yang telah gugur, The Everywhen tentu menghadirkan karakter-karakter baru dari berbagai mitologi dunia. Jika selama ini seri God of War lebih banyak berfokus pada mitologi Yunani dan Nordik, kali ini cakupannya jauh lebih luas. Sejauh ini telah dikonfirmasi bahwa Sekhmet, dewi perang dari mitologi Mesir, akan menjadi salah satu karakter yang hadir dalam petualangan Faye. Selain itu, terdapat pula Begtse, sosok dewa perang dari mitologi Mongolia yang juga dipastikan muncul dalam cerita.

Baca juga: Until Dawn 2: Game Horor Interaktif Menghantuimu Tahun Depan

Kehadiran kedua karakter tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Santa Monica Studio mulai membuka jalan menuju eksplorasi mitologi lain yang selama bertahun-tahun hanya menjadi spekulasi para penggemar. Tidak menutup kemungkinan pemain akan bertemu lebih banyak dewa dari berbagai kebudayaan yang memiliki tujuan dan kepentingan masing-masing dalam perebutan kekuasaan di The Everywhen. Hal ini berpotensi membuat dunia game terasa lebih luas, beragam, dan penuh kejutan.

3. Faye Ditemani Kubus Kosmik dan Pita Hidup yang Bisa Bicara

Frank dan Rue bakal menemani perjalanan Faye di The Everywhen

Frank dan Rue bakal menemani perjalanan Faye di The Everywhen

Jika Kratos memiliki Mimir sebagai teman perjalanan yang selalu memberikan informasi, candaan, dan nasihat sepanjang petualangannya, maka Faye akan ditemani oleh dua sosok unik yang tidak kalah menarik. Yang pertama adalah Phranque atau Frank, sebuah kubus kosmik hidup yang memiliki tekad kuat untuk melindungi seluruh penghuni The Everywhen. Sosok ini tidak hanya berfungsi sebagai senjata, tetapi juga menjadi teman seperjalanan yang aktif berinteraksi dengan Faye. Karakter tersebut akan disuarakan oleh Jack Quaid, aktor yang dikenal lewat serial The Boys.

Sementara itu, Faye juga ditemani oleh Rue, pita hidup yang menempel pada pedangnya dan mampu berbicara. Rue berfungsi sebagai sistem peringatan dini terhadap berbagai ancaman sekaligus membantu Faye dalam pertempuran. Disuarakan oleh Perlina Lau, karakter ini diperkirakan memiliki peran penting dalam cerita maupun mekanik gameplay. Kombinasi keduanya berpotensi menghadirkan dinamika interaksi yang berbeda dibanding hubungan Kratos dan Mimir.

4. Combat yang Lebih Cepat dan Brutal

Berbeda dengan Kratos, Faye bakal punya gerakan lincah dan mobilitas tinggi saat bertarung

Berbeda dengan Kratos, Faye bakal punya gerakan lincah dan mobilitas tinggi saat bertarung

Perbedaan terbesar antara Faye dan Kratos tampaknya akan terlihat dari sistem pertarungannya. Berdasarkan penjelasan Deborah Ann Woll, Faye memiliki gaya bertarung yang jauh lebih lincah dan agresif dibandingkan sang Dewa Perang Sparta tersebut. Jika Kratos identik dengan heavy attack, kekuatan fisik luar biasa, dan pukulan yang menghancurkan lawan secara langsung, maka Faye mengandalkan kecepatan, akrobatik, serta mobilitas tinggi dalam menghadapi musuh. Pemain akan melihat berbagai gerakan seperti lompatan udara, putaran cepat, kombinasi serangan berantai, hingga manuver menghindar yang lebih dinamis.

Pendekatan ini membuat pertarungan terasa lebih cepat dan responsif dibandingkan seri sebelumnya. Meski demikian, gaya bertarung Faye tetap mempertahankan kesan brutal yang menjadi ciri khas franchise God of War. Santa Monica Studio tampaknya ingin menunjukkan bahwa kekuatan seorang pejuang tidak selalu berasal dari otot dan tenaga besar, tetapi juga dari kecerdikan, kelincahan, serta kemampuan memanfaatkan momentum dalam setiap pertempuran.

5. Punya Misi Menyelamatkan Kratos dan Atreus

Meski sudah mati dan terdampar di The Everywhen, misi Faye adalah tetap melindungi anak dan suaminya

Meski sudah mati dan terdampar di The Everywhen, misi Faye adalah tetap melindungi anak dan suaminya

Inti cerita God of War: Laufey berpusat pada perjuangan Faye untuk melindungi keluarganya. Setelah kematiannya, Faye secara tak terduga terbangun di The Everywhen dan menemukan bahwa berbagai rencana yang sebelumnya ia susun demi menjaga keselamatan Kratos dan Atreus mulai berantakan. Ancaman yang muncul tidak hanya berasal dari satu pihak, melainkan dari berbagai dewa kuat yang berasal dari beragam mitologi dan sedang berebut pengaruh di alam tersebut. Situasi itu memaksa Faye untuk kembali berjuang meskipun dirinya telah meninggal.

Dalam perjalanannya, ia harus mengungkap berbagai misteri, menghadapi musuh-musuh berbahaya, dan mencari cara agar masa depan keluarganya tidak berubah menjadi bencana. Premis ini memberikan sudut pandang baru terhadap karakter Faye yang selama ini hanya dikenal melalui kenangan dan cerita orang lain. Melalui game ini, pemain akhirnya dapat melihat secara langsung sejauh apa pengorbanan Faye demi memastikan Kratos dan Atreus tetap selamat dari ancaman yang mengintai mereka.

Spin-off Ambisius yang Membuka Babak Baru God of War

Kehadiran God of War: Laufey menjadi langkah berani Santa Monica Studio dalam memperluas semesta God of War ke arah yang lebih segar dan penuh kemungkinan baru. Dengan menjadikan Faye sebagai tokoh utama, pemain tidak hanya mendapatkan perspektif berbeda dari kisah keluarga Kratos, tetapi juga berkesempatan mengenal lebih dalam sosok yang selama ini menjadi kunci berbagai peristiwa penting di balik layar cerita.

Mulai dari dunia baru bernama The Everywhen, kehadiran dewa-dewa dari berbagai mitologi, rekan perjalanan yang unik, sistem pertarungan yang lebih cepat, hingga misi emosional untuk menyelamatkan Kratos dan Atreus, semuanya menunjukkan bahwa game ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari seri sebelumnya. Jika seluruh konsep tersebut mampu dieksekusi dengan baik, God of War: Laufey berpotensi menjadi salah satu spin-off paling ambisius sekaligus memperkaya warisan franchise God of War di masa mendatang.


Read more articles from Andi Permana on this link.

For Mobile video game or tech related news, game review, press release, and business related to it, please contact me at: [email protected]

For business and advertising, please send your enquiry to [email protected]

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *