Home » Paralives: Game Mirip The Sims Layak Dibeli di Early Access? Review

Paralives: Game Mirip The Sims Layak Dibeli di Early Access? Review

Indotify.com – Dunia game simulasi kehidupan baru saja kedatangan pendatang baru yang patut diperhitungkan, Paralives. Game ini dengan cepat menarik perhatian banyak pemain, bahkan dijuluki sebagai “The Sims versi indie” karena menawarkan berbagai fitur menarik seperti membangun rumah idaman, menciptakan karakter unik, hingga menjalani kehidupan sehari-hari dalam dunia terbuka yang luas.

Sejak diluncurkan dalam tahap Early Access di Steam pada 25 Mei lalu dengan banderol harga sekitar 40 USD, rasa penasaran pemain pun memuncak. Pertanyaan besar yang menghantui adalah, apakah Paralives sudah layak dibeli saat ini, atau lebih bijak untuk menanti perilisan versi penuhnya?

Jika melihat kesan pertama yang dihadirkan, Paralives memang membangun fondasi yang sangat kuat. Bahkan untuk standar sebuah game Early Access, fitur-fitur yang ditawarkan terasa sangat ambisius. Mulai dari sistem pembuat karakter yang sangat mendetail hingga mode membangun yang bebas tanpa batasan grid, semua menjadi daya tarik utama game ini.

Paramaker Paralives: Sebuah Mahakarya Kustomisasi Karakter

Apakah Paralives Worth Dibeli di Early Access? Review Singkat Game Mirip The Sims

Apakah Paralives Layak Dibeli di Early Access? Tinjauan Singkat Game Pesaing The Sims

Salah satu fitur yang paling memukau dari Paralives adalah Paramaker, sebuah alat pembuat karakter yang luar biasa. Tingkat kustomisasi yang ditawarkan benar-benar mendalam dan terasa jauh lebih bebas dibandingkan banyak game simulasi kehidupan lainnya. Pemain memiliki kendali penuh untuk mengatur bentuk tubuh, tinggi badan, ukuran wajah, tangan, kaki, bahkan detail-detail kecil seperti tahi lalat, bintik-bintik, bekas luka, hingga tekstur rambut tubuh.

Selain itu, pilihan warna yang tersedia pun sangat luas. Paralives menyajikan beberapa sistem roda warna yang berbeda, memungkinkan pemain untuk mengatur warna rambut, kulit, riasan wajah, bahkan bagian-bagian kecil tertentu dengan tingkat presisi yang tinggi. Bagi para pemain yang gemar menciptakan karakter yang benar-benar unik dan personal, fitur ini jelas menjadi nilai tambah yang signifikan.

Kehadiran fitur-fitur inklusif juga patut diapresiasi. Paralives menyediakan pilihan seperti alat bantu dengar, kaki prostetik, tanda pasca operasi top surgery, serta berbagai model rambut dengan tekstur yang realistis. Detail-detail kecil seperti cat kuku dan lapisan riasan wajah (layering makeup) semakin membuat sistem kustomisasi ini terasa hidup dan otentik.

Mode Membangun Paralives: Kebebasan Kreatif Tanpa Batas

Apakah Paralives Worth Dibeli di Early Access? Review Singkat Game Mirip The Sims

Apakah Paralives Layak Dibeli di Early Access? Tinjauan Singkat Game Pesaing The Sims

Bagi Anda yang lebih menikmati proses membangun rumah impian daripada menjalani alur cerita keluarga, Paralives kemungkinan besar akan menjadi pilihan yang sangat tepat. Mode membangun (build mode) dalam game ini terasa sangat fleksibel karena tidak sepenuhnya bergantung pada sistem grid yang umum ditemui di game simulasi lain.

Pemain dapat dengan leluasa menciptakan dinding melengkung, mengatur kontur tanah (terrain), memperbesar atau memutar objek tanpa perlu menggunakan kode cheat, bahkan menempatkan barang-barang secara bebas di mana saja. Sistem dekorasi yang canggih memungkinkan pemain untuk merancang rumah dengan desain yang lebih natural dan unik.

Fitur pemisah ruangan (separator) juga menjadi daya tarik tersendiri. Fitur ini memungkinkan pemain untuk menciptakan area-area terpisah tanpa harus membangun tembok fisik. Dengan demikian, desain rumah dengan konsep ruang terbuka (open space) dapat diciptakan dengan tatanan yang jauh lebih rapi dan terorganisir.

Meskipun demikian, mode membangun ini masih memiliki beberapa area yang perlu ditingkatkan. Saat ini, belum ada alat khusus untuk membuat ruang bawah tanah (basement tool), sehingga proses pembangunan ruangan di bawah tanah terasa cukup rumit. Selain itu, beberapa pemain juga melaporkan adanya bug yang terkadang memaksa mereka harus mengulang proses pembangunan dari awal.

Gameplay Paralives: Potensi Besar yang Menjanjikan

Apakah Paralives Worth Dibeli di Early Access? Review Singkat Game Mirip The Sims

Apakah Paralives Layak Dibeli di Early Access? Tinjauan Singkat Game Pesaing The Sims

Paralives mengadopsi sistem Storyteller yang berfungsi untuk menentukan tingkat kesulitan permainan. Pemain dapat memilih mode permainan yang mudah, normal, atau sulit, serta mengatur berbagai aspek seperti sistem penuaan karakter, kehamilan, ekonomi rumah tangga, dan tingkat pendapatan keluarga.

Fitur kartu cerita (story cards) juga memberikan bantuan yang cukup berarti dengan menyajikan tujuan harian dalam bentuk daftar periksa (checklist). Hal ini sangat cocok bagi pemain yang sering merasa bingung harus melakukan apa dalam sebuah game simulasi kehidupan.

Dunia dalam Paralives terasa cukup hidup berkat kehadiran karakter non-pemain (NPC) dengan berbagai emosi, toko-toko, restoran, dan beragam area yang bisa dikunjungi. Selain itu, terdapat papan pengumuman (bulletin board) yang berisi permintaan dari para warga kota, membuat alur permainan terasa lebih dinamis dan aktif.

Namun, sayangnya, beberapa sistem interaksi sosial dalam game ini masih terasa dangkal. Interaksi negatif antar karakter belum terasa begitu kuat, kecuali jika karakter sedang dalam kondisi suasana hati yang buruk (bad mood). Acara-acara dalam game juga masih terasa kurang berkesan karena belum memiliki hadiah atau aktivitas yang benar-benar menarik.

Bug: Tantangan Utama yang Masih Menghantui Paralives

Mengingat statusnya yang masih dalam tahap Early Access, bug memang menjadi salah satu masalah yang paling sering ditemukan oleh para pemain. Beberapa bug yang cukup mengganggu meliputi karakter yang berjalan menembus satu sama lain, kelambatan saat memuat area (loading area lag), serta masalah pada bayi yang sering mengalami glitch atau melayang.

Selain itu, fitur urungkan (undo) di Paramaker terkadang dapat menyebabkan tampilan karakter menjadi rusak total. Ada kasus di mana bentuk wajah berubah secara aneh atau warna kulit tiba-tiba berubah setelah pemain menggunakan fitur tersebut.

Meskipun cukup mengganggu, sebagian besar bug ini masih dapat dimaklumi mengingat pengembang game masih aktif dalam proses pengembangan. Dukungan dan perbaikan yang berkelanjutan diharapkan dapat mengatasi masalah-masalah ini di masa mendatang.

Kesimpulan: Membeli Sekarang atau Menunggu?

Apakah Paralives Worth Dibeli di Early Access? Review Singkat Game Mirip The Sims

Apakah Paralives Layak Dibeli di Early Access? Tinjauan Singkat Game Pesaing The Sims

Jika Anda adalah tipe pemain yang gemar menciptakan karakter secara mendetail, merancang rumah impian, dan menikmati proses perkembangan sebuah game dari awal, Paralives sangat layak untuk dibeli saat ini. Fondasi gameplay yang ditawarkan sudah sangat menjanjikan, dan banyak fitur baru yang terasa menyegarkan untuk genre simulasi kehidupan.

Selain itu, harga saat tahap Early Access kemungkinan besar akan mengalami kenaikan saat versi penuhnya dirilis nanti. Oleh karena itu, membeli lebih awal bisa menjadi pilihan menarik bagi pemain yang memang tertarik untuk mengikuti perkembangan game ini secara langsung.

Namun, jika Anda lebih menyukai pengalaman bermain game yang sudah matang, minim bug, dan memiliki kedalaman interaksi sosial yang lebih kaya, mungkin lebih baik untuk menunggu beberapa pembaruan besar berikutnya. Kesabaran mungkin akan berbuah manis dengan pengalaman bermain yang lebih mulus dan kaya fitur.

Baca juga: Skin Street Fighter Mobile Legends: Wajib Beli Mulai 200 Ribuan!

Sebagai sebuah game simulasi kehidupan independen, Paralives berhasil memberikan kesan pertama yang sangat positif. Meskipun masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki, potensinya sangat besar dan dapat menjadi salah satu pesaing terkuat The Sims di masa depan.

Artikel menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *