Indotify.com – Di tengah derasnya tren livestream game kompetitif, kisah seorang nenek gamer bernama GrannyGamingz justru menyentuh perhatian banyak orang di internet. Bukan sekadar mengejar kemenangan di game Valorant atau menaikkan rank dari Gold ke Platinum, perempuan lanjut usia ini memiliki alasan emosional di balik setiap siaran yang ia lakukan hampir setiap hari.
GrannyGamingz diketahui aktif melakukan livestream Valorant di kanal YouTube miliknya yang kini telah memiliki lebih dari 3.000 pelanggan. Kanal tersebut dipenuhi ratusan video, mayoritas berupa sesi bermain berdurasi panjang yang menampilkan perjuangannya menembus rank lebih tinggi di game FPS populer besutan Riot Games tersebut. Namun di balik gameplay santai dan interaksinya dengan penonton, tersimpan cerita kehilangan yang mendalam.
Perhatian publik mulai tertuju pada GrannyGamingz setelah banyak penonton mengetahui alasan sebenarnya ia kembali aktif melakukan streaming. Melalui unggahan komunitas di YouTube, ia mengungkap bahwa putrinya, Brooke, merupakan sosok yang pertama kali mendorong dirinya terjun ke dunia livestream game.
Ia menceritakan bahwa Brooke percaya ibunya memiliki kepribadian unik yang mampu menarik perhatian penonton, bahkan di tengah kerasnya komunitas online. Awalnya, GrannyGamingz merasa ragu untuk tampil di depan publik internet. Namun dorongan sang putri akhirnya membuatnya mencoba, dan ia tidak menyangka banyak orang mulai menikmati kontennya.
Baca juga: Perluas Inventory Crimson Desert: Cara Mudah & Efektif
Kehidupan Brooke sendiri disebut penuh perjuangan. Ia mengalami masalah kesehatan serius selama bertahun-tahun dan sempat menjalani transplantasi ginjal kedua pada Oktober 2022. Setelah operasi tersebut, berbagai komplikasi kesehatan terus bermunculan hingga akhirnya Brooke didiagnosis menderita limfoma. Brooke meninggal dunia pada Juli 2023.
GrannyGamingz juga menyampaikan dugaan bahwa rumah sakit yang menangani putrinya terlambat mendeteksi kanker yang diderita Brooke. Meski demikian, tuduhan tersebut belum pernah mendapat verifikasi independen.
Setelah kehilangan putrinya, GrannyGamingz mengaku sempat merasa tidak akan pernah memainkan Valorant lagi tanpa sosok yang selama ini menjadi “teman bermainnya”. Namun pada November 2025, ia memutuskan kembali melakukan livestream dengan tujuan yang jauh lebih personal, yakni mengumpulkan dana untuk membeli batu nisan bagi Brooke.
Kini, setiap pertandingan yang dimainkan GrannyGamingz bukan hanya tentang mengejar kemenangan di dalam game, tetapi juga menjadi bentuk cinta dan penghormatan terakhir seorang ibu kepada putrinya yang telah tiada.

Leave a Reply