Kaja kini resmi mendapatkan pembaruan (revamp) di server utama Mobile Legends: Bang Bang. Penyesuaian ini tidak sekadar mengubah mekanisme kontrol kerumunan (crowd control) miliknya, tetapi juga mengalihkan fokus perannya menjadi hero yang lebih berperan dalam pertempuran tim dibandingkan hanya berfokus menculik satu lawan. Lantas, apakah Kaja versi teranyar ini benar-benar lebih unggul dari sebelumnya? Simak ulasan lengkap mengenai seluruh perubahan skill, keunggulan, kelemahan, serta saran build yang dapat Anda terapkan.
Perubahan Pasif Kaja
Pembaruan perdana menyasar pada kemampuan pasifnya.
Dahulu, pasif Kaja memberikan tambahan Basic Attack serta bonus damage terhadap Minion dan Creep. Selain itu, efek Paralysis bisa ditumpuk sampai enam lapis yang berguna menurunkan damage lawan hingga 15%.
Kini mekanisme tersebut telah dirombak.
Detail perubahan pasif terbaru:
-
Bonus Basic Attack telah ditiadakan.
-
Tambahan damage terhadap Minion dan Creep telah dihapus.
-
Paralysis tidak lagi bersifat stackable.
-
Efek langsung mereduksi damage musuh sebesar 8%.
Sekalipun total pengurangan damage lebih kecil dari model lama, efeknya langsung bekerja segera setelah menyerang lawan. Hal ini justru lebih selaras dengan gaya permainan Kaja yang biasanya menyasar satu target penting sebelum pertarungan intens dimulai.
Skill 1 Memberikan Damage Lebih Besar
Skill pertama tidak menerima perubahan drastis.
Perbedaannya terletak pada penyeimbangan antara output damage dan ketahanan.
Detail perubahan Skill 1:
-
Damage meningkat.
Kemampuan regenerasi HP sedikit diturunkan.
Lewat perubahan ini, Kaja memiliki kapabilitas poke yang lebih tangguh, walaupun durabilitasnya saat menjaga jalur sedikit berkurang.
Skill 2 Mendapat Revamp Terbesar
Skill kedua menjadi aspek yang menerima peningkatan paling kentara.
Sebelumnya, skill ini hanya berupa dash lurus yang meninggalkan tiga bom petir.
Saat ini, Kaja memiliki berbagai kemampuan baru.
Fitur baru Skill 2:
-
Bisa menentukan area tujuan.
-
Memiliki kekebalan terhadap efek crowd control (Control Immunity) saat melompat.
-
Memberikan efek Knockback saat mendarat.
-
Memberikan efek Stun kepada musuh di sekitar.
-
Masuk ke mode Soaring setelah mendarat.
-
Mampu menembus tembok dan berbagai rintangan.
-
Memperoleh tambahan Movement Speed.
-
Basic Attack berubah menjadi serangan Area of Effect (AoE).
Selama mode Soaring aktif, durasi cooldown Skill 2 terpangkas menjadi sekitar empat detik, sehingga dapat digunakan kembali untuk berpindah posisi serta memberikan efek crowd control tambahan.
Durasi Soaring juga dapat diperpanjang jika serangan mengenai Hero atau Creep.
Perubahan ini membuat mobilitas Kaja meningkat drastis dibandingkan versi sebelumnya.
Ultimate Kini Bisa Mengunci Banyak Musuh
Ultimate menjadi perubahan signifikan kedua setelah Skill 2.
Dahulu, Divine Judgment hanya bisa diarahkan ke satu target dengan efek Suppress.
Sekarang, mekanismenya berubah menjadi area.
Ultimate versi terbaru memiliki kemampuan sebagai berikut:
-
Melemparkan Lightning Lasso ke area tertentu.
-
Memberikan efek Restrain selama kurang lebih 2,5 detik.
-
Mampu menjerat beberapa Hero sekaligus.
-
Kaja tetap bisa bergerak saat menarik musuh.
-
Area jangkauan perlahan mengecil.
Namun, ada satu kelemahan krusial.
Efek Restrain tidak sama dengan Suppress. Musuh yang terkena Ultimate masih bisa melancarkan skill maupun serangan.
Oleh sebab itu, ketepatan waktu penggunaan Ultimate menjadi jauh lebih krusial dibandingkan sebelumnya.
Kelebihan Revamp Kaja
Pasca revamp, Kaja memiliki beberapa peningkatan yang cukup signifikan.
Beberapa keunggulannya mencakup:
-
Mobilitas yang jauh lebih tinggi.
-
Inisiasi yang lebih mudah dilakukan.
-
Mampu melompati tembok.
-
Efek crowd control yang lebih melimpah.
-
Ultimate yang efektif untuk pertempuran tim.
-
Sangat unggul untuk membuka pertempuran (war).
-
Lebih fleksibel dalam melakukan rotasi.
Jika dimainkan bersama tim yang solid, potensi Kaja akan meningkat secara signifikan.
Kekurangan Revamp Kaja
Meskipun menerima banyak buff, Kaja juga memiliki kelemahan baru.
Beberapa di antaranya:
-
Damage personal menjadi lebih rendah.
-
Sangat bergantung pada koordinasi rekan tim.
-
Ultimate memiliki jeda aktivasi.
-
Hero dengan mobilitas tinggi lebih mudah menghindar.

Leave a Reply